Tag Archives: postady

Desa-Desa Di Nusa Tenggara Timur Memerlukan Tenaga Pendidik Dan Sarana Prasarana Pendidikan (Villages in East Of Nusa Tenggara Require Educators and Educational Infrastructure)


Liputan Kunjungan Solmet Literasi NTT: Perpustakaan Keliling NTT (Special Edition On Solmet NTT Literacy Club activities Monitoring : Mobile Library Roadshow to villages)

Ada yang menarik dari kegiatan Solidaritas Merah Putih salah satu perwakilan organisasi masyarakat  di Nusa Tenggara Timur (Solmet Literasi NTT) saat membuat kampanye penyadaran publik lewat perpustakaan jalanan di Desa Retrain Amarasi Selatan, Sabtu (15/9/2018).

There was an interesting thing done by the Red and White Solidarity activity one of the representatives of community organizations in East of Nusa Tenggara (Solmet Literacy Club of NTT) when making public awareness campaign on reading through their street library in Retrain South of Amarasi, Saturday (09/15/2018).

Roadshow to Amarasi 1

Hal yang menarik itu adalah anggota Solmet Literasi ini adalah mahasiswa dari Universitas Nusa Cendana Kupang dan mereka adalah Anak-anak muda yang masih mengenyam pendidikan semester V namun mereka memiliki visi dan misi untuk kegiatan sosial dan kemanusiaan buktinya mereka mau mengisi waktu di luar perkuliahan dengan bergabung di Solmet Literasi.

The interesting thing is that the members of Literacy Club of NTT are students from Nusa Cendana University and they are young people who are still in their fifth semester of education but they have such great vision and mission for social and humanitarian and as a proof is they want to fill their time outside of college by joining Solmet Literacy .

roadshow to Amarasi 2

Mereka para mahasiswa bersama relawan lainnya membaur mengumpulkan buku-buku bekas layak pakai berbagai genre buku di bidang pendidikan dasar melalui penggalangan donasi buku di kota Kupang. Setelah buku-buku didapatkan kemudian mereka mendesign metode pelaksanaannya yakni dengan penggabungan cara menumbuhkan minat baca minimal 30 menit, dan para pembaca diharapkan mengetahui apa yang mereka baca serta digabung dengan game dan aktifitas menarik sehingga selain memotivasi anak-anak untuk gemar membaca sekaligus memberikan ide-ide kreatif cara mendidik bagi para guru yang ada didesa.

The students together with other volunteers mingled to collect worthy of used books in various book genres in the field of basic education through raising book donations in the city of Kupang. After the books were obtained, they designed the method of implementation, such combining ways to foster a reading interest of at least 30 minutes, and the readers were expected to know what they were reading and combined with interesting games and activities so as to motivate children to love reading while giving ideas to educators on how to educate children in the village.

roadshow to Amarasi 3

Pendidikan merupakan wadah penting yang menjadi titik awal pembentukan karakter, mental, spiritual dan intelektual generasi penerus bangsa Indonesia. Membahas tentang pendidikan di Indonesia memang tak pernah ada habisnya. Mulai dari prestasi-prestasi anak bangsa yang membanggakan hingga rendahnya kualitas pendidikan di Indonesia. Kualitas pendidikan di Indonesia masih terbilang belum cakap dibadingkan Negara-negara lain terutama kualitas pendidikan di daerah terpencil. Salah satu penyebab rendahnya kualitas pendidikan di daerah terpencil adalah kurangnya tenaga pendidik yang mau mengabdi di daerah terpencil. Di Retrain sebagai contohnya, terdapat tenaga pendidik yang kurang banyak dan para pendidik di desa berharap kegiatan seperti ini dilakukan lebih banyak lagi. Bukan hanya ketersediaan bukunya saja tapi ketersediaan buku dan alat peraga juga tidak bisa disepelekan. Di Retrain gedung sekolah dalam tahap finishing pembangunan yang mana merupakan sumbangan dari Astra Foundation dan bekerja sama bersama pemerintah setempat.

Education is an important role as starting point on formatting character, mental, spiritual and intellectual of the next generation of Indonesian people. Discussing about education in Indonesia is never endless. Starting from the great achievements of the nation’s children up to the low quality of education in Indonesia. The education quality in Indonesia is relatively still in an inadequate compared to other countries, especially the education in remote areas. One causes of the low quality of education in remote areas is the lack of educators who want to serve in remote areas. In Retrain village as an example, there are less educators and educators in the village hope that this kind of activity will be carried out even more. Not only the availability of the book but in other hand the availability of books and props cannot be underestimated. At Retrain, the school building is in the finishing stage of development which is a contribution from the Astra Foundation and cooperates with the local government.

roadshow to Amarasi 4

“Kami tidak hanya sekedar  Organisasi masyarakat yang tujuan didirikan untuk menjaga Pancasila, merawat Kebhinekaan, dan mendukung pemerintah akan tetapi kami ingin memperkuat akar rumput dalam hal ini masyarakat agar kembali pada budaya disamping menuju ke arah modernisasi  (Solmet NTT)

“We are not just a community organization whose goal is maintaining Pancasila, caring on diversity, and supporting government but we also want to strengthen the grassroots in this case the community to return to Indonesian culture while heading towards modernization (Solmet NTT)

 

 

 

Ketut Rudi Utama

Retrain South Amarasi East Of Nusa Tenggara

Books donation just send to Jln Gereja Moria RT25 RW06 Kelurahan Liliba Kupang Nusa Tenggara Timur…Used Educational books in Bahasa is more preferred

May God Bless Us All

Many Thanks for Astra Foundation

Komunitas Jeep Willys Edisi Menapaki Jalan di Sumatra Barat (Exploring West Sumatra’s Road by Willys Jeep Community)


Sumatera Barat adalah salah satu provinsi di Indonesia yang terletak di pulau Sumatera dengan Padang sebagai ibu kotanya. Sesuai dengan namanya, wilayah provinsi ini menempati sepanjang pesisir barat Sumatera bagian tengah dan sejumlah pulau di lepas pantainya seperti Kepulauan Mentawai. Dari utara ke selatan, provinsi dengan wilayah seluas 42.297,30 km² ini berbatasan dengan empat provinsi, yakni Sumatera Utara, Riau, Jambi, dan Bengkulu. Sumatera Barat adalah rumah bagi etnis Minangkabau, walaupun wilayah adat Minangkabau sendiri lebih luas dari wilayah administratif Provinsi Sumatera Barat saat ini. Provinsi ini berpenduduk sebanyak 4.846.909 jiwa. Dan yang unik adalah melintasi jalan raya di propinsi ini yang tentunya memiliki panorama indah dan tentunya memberikan sebuah kepuasan tersendiri bagi para pencinta dunia otomotif dan travelling. (Sumber : Wikipedia)

West Sumatra is one  provinces in Indonesia, on the island of Sumatra and Padang as its capital. As the name implies, this province occupies the area along the west coast of central Sumatra and the islands offshore such as the Mentawai Islands. From north to south, the province with an area of 42.297,30 sq km bordered by four provinces, are North Sumatra, Riau, Jambi, and Bengkulu. West Sumatra is home for  Minangkabau ethnic, even Minangkabau territory broader than the administrative region of West Sumatra province today. The province has population of as many as 4,846,909 people. And the uniqueness is crossing the roads in this province which certainly has a beautiful panorama and certainly gives a certain satisfaction for the lovers of automotive world and traveling. (Source: Wikipedia)

Willys on the road1

Passing Moko-Moko a road approaching To Kerinci Mountain West Sumatra, Photo story By Wendy Portnoy

Willys on the road3

West Sumatra Trips, Photo  By Wendy Portnoy

Willys on the road5

Old Car Parade, photo  by Wendy Portnoy

Willys on the road6

Andarmuji Aan on action in West Sumatra, Photo by Wendy Portnoy

Andarmuji Aan pria asal Jakarta bersama teman-temannya  tergabung dalam komunitas Jeep Willys dan Mobil Antik, punya alasan khusus mengapa rutin menyelenggarakan kegiatan turing keluar kota dan bahkan akan mengelilingi nusantara indah ini jika memungkinkan. “Kita ingin campaign ke masyarakat bagaimana berkendara dengan baik dan menunjukan kepada dunia keindahan Indonesia” kata Aan sapaan  untuk Andarmuji Aan. Mulai dari menaati peraturan lalu lintas sampai menghormati sesama pengguna jalan. Namun satu hal penting Aan mengingatkan bahwa mobil Willys kesayangannya adalah mobil tangguh dan sudah dibuktikan selama ini bersama sahabat-sahabatnya sesama pencinta mobil tua yang elegan.

“Andarmuji Aan” a man from Jakarta with his friends joined on Willy’s Jeep community and Antique Car, has a special reason regularly organizes touring out-of-town and even will travel around this beautiful archipelago if possible. “We want to campaign to everybody on how to drive properly and show to the world the beauty of Indonesia,” said Ann nick name of Andarmuji Aan. Starting from obeying traffic laws to respect fellow road users. But one important thing Aan reminded that his favorite car is a tough car  and has been proven so far with his friends fellow lover of elegant old car.

 

Article by Ketut Rudi

Photos by Wendy Portnoy

Special thanks to Andarmuji Aan contact him for next expedition on Jakarta American Jeep Willys and Elegant Old Car Comunity

Indonesia Gudangnya Ikan (Indonesia Is Fish Warehouse)


Seperti memilih pakaian, makanan yang kita konsumsi setiap harinya membutuhkan variasi dari jenis makanan ini sesuai dengan mood kita setiap harinya. Hari ini saya sangat ingin mencicipi lezatnya ikan laut yang segar di daerah Kupang ini yang terkenal sebagai penghasil ikan laut, sehingga yang ada dibenak saya adalah bergegas menuju ke sebuah rumah makan ikan laut.

Such as choosing clothes, the food we eat every day requires a variety type of foods according to our daily mood. Today I really want to taste a delicious fresh sea fish of Kupang where so famous of fish producer, so In my mind just filled by the effort to go to one of seafood restaurant immediately .

pedagang ikan2

Namun ditengah perjalanan saya terhenti oleh sederet penjual ikan tradisional dengan cara menjajakan ikan layaknya pasar tradisional yang ada yaitu menjajakan dengan apa adanya dilengkapi lampu penerangan yang cukup.

But in the middle of my rush trip I stopped by a row of traditional fish sellers in a way like what other fish peddling traditional markets did that peddle with simple way equipped by sufficient lighting.

pedagang ikan3

Ada beraneka ragam jenis ikan yang ditawarkan oleh para penjual. Mulai dari yang berukuran kecil sampai berukuran besar. Namun pasar ini hanya melayani penjualan ikan mentah saja. Namun untuk langsung dinikmati ditempat ini, para penjual menawarkan jasa memanggang ikan yang telah kita beli dan pembuatan bumbu namun pelengkap lainnya seperti nasi putih harus saya beli ditempat lainnya.

There are a wide variety of fish offered by the seller. Ranging from small to large size. However, this market only serve raw fish sales only. However, to be enjoyed in this place, vendors offer grilling fish services and buy spice in additional price also for other complementary such as white rice should be bought in another place.

pedagang ikan4

Cukup unik pengalaman ini, makan ikan bakar ditepi pantai yang mana tempatnya belum tertata rapi seperti dibeberapa pantai yang ada di Bali. Memang Bali adalah daerah yang sangat terkenal dan dikunjungi oleh wisatawan dari segala penjuru dunia sehingga pantai dan penjual ikan bakarnya sangat tertata dengan rapi.

This is quite a unique experience, enjoying grilled fish on the edge of the beach where it was not neat like some beaches in Bali. Indeed, Bali is a very well known and visited by tourists from all over the world so that the beach and the grilled fish seller  arranged very neatly.

pedagang ikan5

Hal lainnya yang dapat dilihat disini adalah cara pengawetan ikan yang dijual disepanjang jalan ini dengan metode yang sangat sederhana. Seperti menggunakan es untuk dibekukan, disirami air laut atau digarami agar tetap segar dan diasapi diawetkan dengan cara pengasapan seperti yang dilakukan di negara-negara tropik lainnya. Seperti halnya dengan metode-metode pengawetan tradisional yang ada, asal mula penemuan pengawetan ikan dengan cara pengasapan mungkin secara kebetulan aja di mana sewaktu ikan dikeringkan di atas nyala api yang berasap ternyata selain menjadi lebih awet ikan juga mempunyai rasa dan aroma yang sedap.

Other things that can be seen here is a way of preserving fish are sold along this path with a very simple method. Such as the use of ice to be frozen, watered with sea water or salted to keep them fresh and smoked by curing fish such as done in other tropical countries. As well as the case with traditional preservation methods that exist, the origin of the discovery of fish preservation by evaporation might by chance just where when the fish is dried over smoky flame which turned out to be more durable in addition to fish also have taste and a pleasant aroma.

pedagang ikan6

Namun dalam persaingan bisnis pada jaman ini, sangat mungkin jenis pengawetan ikan menggunakan bahan – bahan kimia juga ada dilakukan oleh sekelompok orang yang hanya mementingkan pencarian keuntungan yang besar tanpa mempertimbangkan efek negatif yang akan timbul. Dibenak saya, mencari ikan yang segar paling baik dengan membeli langsung ke Nelayan dipantai, namun jaman sekarang ini, Nelayan sangat susah ditemui dipantai.

But in a business competition in this era, it is probably the type of fish preservation using – chemicals materials are also carried out by a group of people who are only concerned with finding big profits without considering the negative effects that will arise. I thought that the best way to find fresh fish is buying directly to the fisherman on the shore, but today is very difficult to judge a shore fisherman.

pedagang ikan8

Nelayan menjadi tulang punggung untuk keberhasilan dalam bidang perikanan nasional di masa depan, baik untuk memenuhi kebutuhan konsumsi dalam negeri maupun untuk ekspor. Di samping itu, biota-biota laut yang dibudidayakan merupakan komoditas bernilai jual tinggi di pasar internasional, sehingga tidak sulit menembus pasar ekspor. Kadang kala disaat musim tertentu harga ikan melonjak tinggi dan bahkan sangat sulit untuk didapatkan atau sebaliknya pada saat musim ikan yang banyak maka ikan dipasar tradisional berubah menjadi sangat murah dan bahkan terbuang-buang.

Fishermen become the key of success in the field of national fisheries in the future, both to meet the needs of domestic consumption and for export. In addition, cultivated marine goods which  having a high value commodities in international market, so it is not difficult to penetrate the export markets. Sometimes in a certain seasons when fish prices soaring and even very difficult to obtain or vice versa during the season then in traditional fish market will find it with very cheap prize and even wasted.

pedagang ikan7

Di antara biota laut yang memiliki nilai jual tinggi dan telah dibudidayakan oleh masyarakat lokal adalah biota laut baik ikan maupun bukan golongan ikan. Biota laut non ikan yang bernilai jual tinggi dan merupakan komoditas ekspor, di antaranya adalah udang, tiram mutiara, cumi – cumi, karang hias, kima, abalon, rajungan, lobster, kepiting bakau, teripang, dan rumput laut.

Among the marine life that have high sales value and has been cultivated by the local community is both fish and marine life which is not categorized to fish. Non-fish marine life which having a high value and export commodities, among which are shrimp, pearl oyster, squid, ornamental coral, clams, abalone, crab, lobster, mud crab, sea urchins, and seaweed.

pedagang ikan1

Selain untuk diekspor dan dinikmati oleh orang – orang luar negeri, ternyata komoditas ikan ini sangat penting nilainya untuk pertumbuhan ekonomi lokal dalam hal ini menciptakan lapangan pekerjaan yang baik untuk para nelayan dan pedagang ikan di pasar tradisional. Jika kita mengkonsumsi ikan secara berkesinambungan maka tentu kesehatan dan kecerdasan otak akan dihasilkan untuk masyarakat kita. Oleh sebab itu pernah Mentri Kelautan memberikan sangsi yang keras kepada kapal – kapal pencuri ikan di Indonesia. Indonesia adalah gudangnya ikan diperlukan penjaga – penjaga yang kuat. Selain itu perlu penataan dan manajemen yang lebih baik lagi untuk kesejahteraan masyarakat.

In addition to be exported and enjoyed by people overseas, it is very important that fish commodity are having value for improving the local economy in terms of creating a better job opportunity for the fishermen and fish traders in traditional markets. If we consume fish and marine product in sustainably then of course the health and intelligence will be generated to our society. Therefore, once the Minister of Maritime Affairs gave hard sanctions to ship and illegal fishing boats in Indonesia. Indonesia is a storehouse of fish that’s why requiring a strong guard. Besides structuring and well management need to be built for the welfare of society.

 

 

 

 

Article and Photos by Ketut Rudi Utama

Location: Pasir Panjang Street Kupang NTT