Tag Archives: photo story

Review Jasa Pengeboran Sumur Air Tanah Sumur Bor Di NTT (Review on Groundwater Well Drilling Services in NTT)


Melanjutkan tulisan pertama  tentang Cara menentukan lokasi titik air sumber dengan mengunakan GEO DETECK , maka kali ini kita akan membicarakan tentang proses pengeboran air sumur dalam yang baik dan benar.  Semua langkah langkah tersebut harus dilakukan untuk mendapatkan kualitas dan hasil yang bagus.

Continuing on earlier article about How to decide site of  water source points using advance tool called GEO DETECT, so this time we will discuss about the process of drilling deep ground water in a proper way. All these steps  carried out to get good quality and results.

Adapun langkah langkahnya adalah sebagai berikut :

  • Survey lapangan, geo deteck untuk menentukan lokasi yang tepat (lebih lengkap click disini )
  • Persiapan alat dan mobilisasi ke lokasi
  • Alat dan personil harus komplit dan professional
  • Mendirikan menara bor, dan proses setting mesin bor
  • Bikin bak lumpur (sirkulasi)
  • Mulai Pilot hole (Percobaan pemboran), dengan dicermati tiap kedalaman dan kandungan batuannya (litologi batuan tiap meter perlapisan).dan dicatat waktu kecepatan pengeboranya.
  • Loggingtest (untuk mengetahui lapisan air tanah /aquifer)
  • Ramming (pembesaran lobang bor)
  • Konstruksi pipa dan screen (saringan)
  • Gravelling, Isi bagian annulus dengan gravel, supaya bening airnya.
  • Pembersihan sumur
  • Pumping test, pengetesan pompa
  • Finishing, membuat konstruksi pondasi pada lubang atas sumur bor disekeliling pipa casing
  • Pengetesan air, bila ingin hasil dari kwalitas airnya maka dibawa kelaboratorium
  • Proses selesai … btw … tiap lokasi belum tentu sama kwalitas airnya

Untuk informasi lebih lanjut hubungi kami di Call / Wa  0821 4525 1950 ( Sumur Bor, Bor Pile, Jasa Pengeboran, Grounding, Deteksi Air, wilayah Kupang – NTT dan seluruh Indonesia )

The steps as follows :

  • Field survey, Geo detect to decide the exact location (more complete article clickhere!) 
  • Tool preparation and mobilization to the exact location 
  • Tools and staff must be well prepared and professional 
  • Erecting drill machine  tower, and setting the drilling process
  • Make a mud tub (for best mud circulation during drill process so mud does not extend to certain areas) 
  • Starting pilot hole (drilling test), with a careful look at each depth and rock content (rock literary of each coating in meter of dept) and recording the drilling speed time. 
  • Logging-test (to find out the groundwater / aquifer) 
  • Ramming (enlargement of drilled holes) 
  • Pipe and screen construction 
  • Graveling, Fill the annulus with gravel, so the water is clear. 
  • Cleaning wells 
  • Pumping test,  testing on installed pump
  • Finishing, by making Taft concrete construction in top of the well of well around the casing pipe 
  • Water testing, when you need to declare the results on quality of underground water, then sample of water shall be proposed  laboratory so need more cost for laboratory testing.
  • The process is complete … by the way … each scene is having different water quality

For more information contact us at Call / Wa 0821 4525 1950 (Well,  Pile, and Drilling Services, drill for electricity Grounding, Water Detection, for Kupang area – NTT, and outside Area needs discussion )

Photo gallery :

Survey

Preparation

Drilling Process

Our Drilling Machine

Drilling Pipe

teamwork

The result

Usaha Memajukan Olah Raga Catur Di Kota Kupang Nusa Tenggara Timur (An Effort To Promote Chess Sports In Kupang City, East Of Nusa Tenggara)


Masih ingatkah anda tentang olah raga catur?, mungkin anda bisa, mungkin anda mengerti, tetapi karena kesibukan anda sekarang ini maka mungkin saja anda melupakan olah raga satu ini. Kita pastinya menganggap bahwa catur adalah olah raga yang biasa akan tetapi ternyata olah raga ini memiliki efek positif yang banyak.

Do you still remember about chess sports ?, maybe you are expert on it, maybe you are understood about, but due to your busy day now then you might forget about this kind of sport. We certainly assume that chess is an ordinary kind of sport but actually it turns out that  has many positive effects.

 

Setiap ada acara pernikahan, kematian serta acara adat lainnya di NTT, maka pada malam harinya khususnya pada saat persiapan sampai hari terakhir acara banyak keluarga kerabat begadang atau dalam bahasa kupang disebut “mete”. Nah dari sinilah banyak dijumpai warga mengisi waktu dengan bermain catur atau permainan lainnya seperti main kartu seperti main poker atau domino agar suasana tetap ramai sepanjang waktu sesekali diisi dengan diskusi-diskusi ringan dan obrolan santai. Sungguh mengesankan ternyata dijumpai banyak warga baik muda – mudi bahkan sampai orang tua yang antusias bahkan berbakat pada dunia olah raga yang satu ini yakni catur.

In every  wedding, death and other traditional and ceremonial  events in NTT,  in the evening time, especially during preparation until the last day of the event, many families of relatives staying up late or in the language of Kupang called “mete”. Well, this is where many people passing the time  by playing chess or other games such as playing cards such as playing poker or dominoes to keep the atmosphere stays crowded all the time, and include to light discussions and casual chat. It is impressive thing that there is many young and old people so enthusiastic and even talented on playing this one kind of world sport, chess.

Permainan ini tidak semua orang bisa memainkannya dengan baik bahkan sekarang melupakannya. Ada tingkatan level yang menunjukkan keterampilan dalam bermain  catur di dunia percaturan Internasional. Dan sungguh baik dalam acara-acara adat di NTT ada yang mengisi waktu bermain catur. Usaha –usaha ini perlu ditingkatkan bahkan disupport agar generasi muda terus diisi aktifitas – aktifitas positif minimal melalui kegiatan yang sangat sederhana. Terus berkarya.

This game now relatively not everyone can play it well even  forget it. There are levels that show skills in playing chess in the international world of chess. And really well in traditional events in NTT there are those who fill the time to play chess. These efforts need improvement even supported by many parties so that the younger generation continues to form by positive activities – minimally through a very simple activities. Keep working well.

 

Article by Ketut Rudi

Photos by Jemmy Talan

Para Contributor : Molina Olivia, Edward Wijaya, Patrick Mikael

Kota Piru Di Pulau Seram Maluku Indonesia (Piru City Seram Island, Moluccas Indonesia)


147 a

Tahun 2000 saya bekerja di salah satu maskapai penerbangan Indonesia di bandara Patimura di Ambon dan sekarang sudah sekian lama saya kembali mendapatkan kiriman foto-foto indah dari seorang teman “Heidy” yang sekarang tinggal disebuah daerah di Maluku yakni Kota Piru.  Untuk menuju ke kota Piru sampai saat ini masih menggunakan moda transportasi laut yakni ferry ASDP dari pelabuhan Liang di Tulehu menuju Waipirit, kemudian harus menempuh perjalanan sekitar 1,5 jam. Kota Piru adalah ibu kota kabupaten Seram Bagian Barat ( SBB ). Sungguh berbeda saat saya berkunjung ke tempat ini dulu yang mana jalan raya masih lengang dan sempit serta ditumbuhi rumput yang tinggi. Sekarang tampak pembangunan semakin baik dan jalan tampak terbangun dengan baik.

In the year of 2000 I was working on one of  Indonesian airlines at Patimura airport in Ambon and now for a long time passed by then again I received beautiful photos from a friend  “Heidy” who now lives in an area in Moluccas, called Piru City. Going to Piru city, until now, is still using sea transportation mode, the ASDP ferry from the port of Liang in Tulehu to Waipirit, then it has to travel around 1.5 hours via land. Piru City is the capital of the West Seram District (SBB). It was really different when I visited this place, when the road was still deserted and narrow and  tall grass overgrown. Now it seems that development is getting better and the road seems to be well built.

Piru Maluku

Piru Maluku

Dulu saat saya berkunjung meski penuh keraguan mengingat konflik yang terjadi di Ambon pada tahun 2000, saya tiba dipelabuhan Waipirit yang mana saat itu saya melakukan perjalanan bersama teman-teman anggota Polisi yang bertugas disana. Sebuah perjalanan  yang sangat mengesankan.  Jalanya memang beraspal mulus namun masih sempit dan sepi pengendara dan di sisi kanan kirinya terdapat rumput yang tinggi seperti menembus sebuah lorong dan persis disebelah kanan terdapat hamparan hutan yang masih alami. Maka tidak hiran jika sewaktu-waktu terkejut melihat kadal atau ular besar melintas menyebrang jalan raya. Sampai kepada mengunjungi Teluk Piru yang indah. Kami juga melewati daerah transmigrasi bernama  Pelita jaya, dan melewati kota kecamatan yakni Kota Gemba yang masih lengang. Jadi kami menyusururi pinggiran pulau Seram sisi barat untuk menuju ibukota kabupaten terbarat di Pulau Seram ini.

In the past when I visited that place, even though I was full of doubts, pointing on the conflict that occurred in Ambon in 2000, I arrived at the port of Waipirit, which at that time I traveled with friends who works as policeman there. A very memorable trip. The road was paved smoothly but still in narrow and deserted, and on the left and right of the road was a tall grass like penetrating a passageway and just to the right side of the road there was an expanse of unspoiled forest. So it was not desirable  at any time surprised by a large lizard or snake crossing across the street. Up to visiting the beautiful Piru Bay. We were also passing the transmigration area called Pelita Jaya, and through the subdistrict town of Gemba which was still deserted. So we traveled along the western edge of Seram Island to get to the westernmost capital of Seram Island.

piru Ambon 1

Saat ini tampak sungguh berbeda. Jalan yang lebar dan bersih dan sebuah gerbang yang berdiri kokoh memberikan nuansa tersendiri dalam pembangunan. Dan sangat disayangkan saat dulu saya tidak mengambil foto daerah ini satupun sehingga tampak perbedaannya setelah sekian lama.

Now it looks really different. The road is wide and clean and a gate that stands firm gives its own nuances in development. And unfortunately I did not take a single photo of this area long time ago in order to show the differences to present time.

piru ambon 2

Namun yang masih tampak sama adalah hutan yang masih terjaga dihiasi oleh langit biru dan formasi awan yang indah serta kebersihan halaman rumah-rumah masyarakat di Maluku yang masih terjaga.

But what still look the same are the forest that is still preserved well decorated by blue sky and beautiful cloud formations and also the cleanliness of the courtyard of people’s houses in Moluccas that still well maintained.

piru ambon 3

“Dari ujung Halmahera Sampai tenggara jau katong samua basudara satu nama satu gandong satu suku maluku manise, .. Sio maluku tampa beta putus pusa e paser putih aluse gunung deng tanjong beta seng lupa e….seperti lirik lagu Ambon maka sungguh indah jika semua tetap basudara sampai selama-lamanya di Indonesia”

(Moluccas Language )”From the end of Halmahera to the far of southeast, all of us is one family ..one name, brotherhood, one tribe,  Sweet Moluccas, …O Moluccas a place where I was born, white sand and beautiful mountainous land and bay, I will never forget …….Just like The Ambon song lyrics, it’s really beautiful when all remain unity in diversity forever in Indonesia “

Piru Ambon 4

Heidy Lestuni Photos Contributor

Article by Ketut Rudi

Pesona TTS: “KONA BA’U” Goa Kelelawar (Enchantment of TTS: “KONA BA’U” Bat Cave)


147 a

Satu lagi tempat indah yang dijelajahi oleh seorang sahabat Elgyzel Glen Ndjukambani di Kabupaten Timor Tengah Selatan Nusa Tenggara Timur. Ya tempat ini bernama “KONA BA’U” (Goa Kelelawar) yang berada di Desa Boti, Kecamatan KiE, Kabupaten TTS – NTT.

Another beautiful place explored by a friend of mine “Elgyzel Glen Ndjukambani” in Timor Tengah Selatan District, East of Nusa Tenggara. Yes, reaching “KONA BA’U” (Bat Cave) in Boti Village, KiE District, TTS  – NTT.

Mungkin Anda mendengar atau mengetahui rekan Anda dan penuh rasa bangga dengan kegiatan mereka dalam mendaki gunung seperti misal gunung Bromo dan pendakian dilakukan untuk melihat view sempurna pegunungan Tengger. Atau di waktu tertentu Anda mendapatkan tugas dari senior Anda untuk melakukan tugas hiking selama berhari-hari lamanya camping di hutan dengan tujuan membuat jalur baru ke gunung.

Perhaps you have heard or known your colleague and were full of pride in their activities in climbing mountains such as Mount Bromo and climbing is done just to see the perfect view of the Tengger mountains. Or at certain times you got a task by your seniors to do hiking tasks and doing  camping for days in the forest with the aim of making a new path to the mountain.

Hiking atau tracking atau sebutan lainnya menjelajah alam adalah salah satu kegiatan outdoor dimana pelakunya melakukan aktivitas berjalan kaki sebagai kegiatan rekreatif dan olahraga. Biasanya tempat yang dituju adalah lokasi yang memiliki panorama indah, dengan jalur yang sudah dibuat. Namun sahabat saya melakukan hal yang sama di dataran Timor bersama dengan sahabat-sahabatnya yang memiliki hobi yang sama. Namun dibalik semua itu, teman saya bersama team yang telah dibentuk berhasil menapaki jalur-jalur yang baru belum pernah atau mungkin belum biasa dilakukan oleh kebanyakan group pencinta alam. Sebuah misi penting dan melahirkan pesan yang penuh makna kepada dunia.

Hiking or tracking or other names to explore nature is one of the outdoor activities where groups of people performs walking activities as a recreational and sports activity. Usually destination to walk through is a scene that has a beautiful panorama, with a path that made by other before. But my best friend did the same thing on the island of Timor together with his friends who share the same hobby. But behind all of that, my friend and  formed team successfully rocking the new paths that have never been or may not be used by most nature lover groups. An important mission and successfully creating  a meaningful message to the world.

Pesan yang disampaikan oleh sahabat saya beserta group yang melakukan penjelajahan menjelajah indahnya bumi Timor Tengah selatan adalah mengajak segenap pihak untuk lebih menyayangi dan mencintai alam. Sesuai pesan singkatnya yang diupload pada account FBnya adalah “Nikmati indahnya tanpa merusak/mengotorinya.Jaga Alam = Jaga Masa Depan!”. Selamat bung dan saya membantu menuliskan dengan kata-kata sederhana sebab tidak ada kata lain yang bisa terucap untuk kegiatan ini. Luar Biasa.

The message conveyed by my friend and the group exploring the beauty of  South Central Timor is to invite all parties to care and love nature more. Just like short message uploaded on his FB account is “Enjoy the beauty without damaging / polluting it. Keeping Nature = (equal to) Taking Care Future!”. Congratulations, brother, and what I done is helping you in writing a simple words because there is no other word that can be said for this activity. Extraordinary.

 

Klik  ini untuk melihat video perjalanan mereka !
Click here to watch their tracking movie !

Artikel By Ketut Rudi
Photos and Video by Bastel Photography
Special thanks To Elgyzel Glen Ndjukambani and Bastel Team
May God Bless You and team

Mengenal Kemiri Salah Satu Komoditas Unggulan Di Alor (Knowing Pecan One of the Leading Commodities in Alor)


147 a
Masyarakat di Kabupaten Alor sampai sekarang masih mengandalkan komoditi kemiri selain kenari, cengkeh dan fanili untuk dipasarkan dan menjadi penghasilan utama untuk menopang kehidupan. Usaha ini sudah berlangsung lama. Dan Pohon Kemiri ini tumbuh dengan baik di Alor. Kesempatan kali ini dalam perjalanan wisata saya ke alor yuk kita bahas tentang Kemiri seperti apa pohon dan buahnya. 
 
The people in Alor Regency still rely on candle nut commodities as well as walnuts, cloves and vanilla  marketed and become the main income to sustain life. This business has run for a long time. And this Pecan Tree grows well in Alor. On this edition as a result to what I found during my tour to Alor, let’s discuss about Pecan such what the tree and fruit are.
Kemiri (leurites moluccana Willd.) berasal dari Kepulauan Maluku. Atas dasar itu maka spesies ini disebut moluccana berasal dari kata moluccas yang artinya Maluku. Tanaman kemiri Alor yang ber-umur lebih dari 80 tahun berbentuk payung berbatang besar dan rimbun, dan ditemukan hampir di setiap lokasi tersebar di Alor. Tanaman yang berumur sekitar 15 tahun berben-tuk piramid dan umumnya tumbuhdi areal terbuka.
Pecan (leurites moluccana Willd.) Comes from  Maluku Islands. On that basis, this species called moluccana which comes from the word Moluccas, which means Maluku. Alor candle nut plants that are over 80 years old have large and lush umbrellas, and are found in almost every place scattered in Alor. Plants that are around 15 years old are such pyramids and generally grow in open areas.
Ukuran daun bukan merupakan ciri suatu aksesi kemiri, karena ukuran daun lebih dipengaruhi oleh keadaan lingkungan, seperti kesuburan tanah dan musim. Pada lahan marginal di musim kemarau, ukuran daun relatif kecil dengan warna agak kuning. Pada musim hujan, daun berukuran agak besar dengan warna lebih hijau.
Leaf size is not a characteristic of candle nut accession, because leaf size is more influenced by environmental conditions, such as soil fertility and season. In small land in the dry season, the size of the leaves is relatively small with a slightly yellow color. In the rainy season, the leaves are rather large with greener colors.
Buah kemiri Alor mudah dikenali karena jika ditelungkupkan bentuknya menyerupai kura-kura. Pangkal buahnya mirip pangkal tempurung kura-kura.
Alor pecan fruit is easily to recognize because when lying its face down it resembles a turtle. The base of the fruit is like the base of a tortoise-shell.

 

 

 

“Kemiri Alor diperkirakan telah berkembang di Kabupaten Alor lebih dari  80 tahun. Tetuanya diduga berasal dari Maluku. Kemiri Alor memiliki ciri khas tempurungnya tipis sehingga mudah dipecahkan.
Kadar minyaknya sekitar 52%. Bentuk gelondongnya mirip kura-kura, bagian punggung agak bulat dan ujungnya runcing, Bagian
perut agak
datar, warnanya coklat kehitaman, dan permukaannya tidak rata. Daging bijinya berwarna krem mengkilap. Di pasaran, kemiri Alor termasuk kualitas nomor satu”. (Sumber :
Warta Penelitian dan Pengembangan Pertanian)
“Alor candle nut estimated to grow larger in Alor regency for more than 80 years. And of course have originated from Maluku. Alor candle nut (Kemiri) has a thin shell characteristic so it is easy to break. The oil content is around 52%. pointed, the abdomen is rather flat, the color is blackish brown, and the surface is uneven.The meat is shiny creamy color, on the market, Alor pecan is number one in quality “. (Source: News of Agricultural Research and Development)

 

 

Article and Photos by Ketut Rudi

Mulut Seribu Dan Laut Mati Sebuah Keajaiban Di Rote Timur (Thousand Mouth And Dead Sea A Miracle In East Of Roti Island)


147 a

Kepulauan Rote terdiri atas 96 pulau, 6 di antaranya berpenghuni. Wilayah ini beriklim kering yang dipengaruhi angin muson dan musim hujan relatif pendek (3-4 bulan). Bagian utara dan selatan berupa pantai dengan dataran rendah, sementara bagian tengah merupakan lembah dan perbukitan. pulau ini dapat dikelilingi dalam jangka waktu yang relatif singkat (Wikipedia). Disebelah timur Pulau ini terdapat dua tempat yang sangat menakjubkan dan sebuah keajaiban yang ada di Rote Nusa Tenggara Timur yakni Teluk Mulut Seribu dan Laut Mati. Yuk simak perjalanan seorang teman Bapak Fuad Sauqi mengendarai sepeda motor kesayangannya bersama rekan-rekan satu club mengelilingi Nusa Tenggara Timur dan salah satunya menuju Rote Timur.

The Roti Islands consist of 96 islands, 6 of which  inhabited. This region has a dry climate which is affected by monsoon winds and the rainy season is relatively short (3-4 months). The north and south are low-lying beaches, while the middle is a valley and hills. this island can be surrounded in a relatively short period (Wikipedia). To the east of this island there are two most amazing places and such a miracle that exist in Roti island, East of Nusa Tenggara, are Thousand mouth bay and the Dead Sea. Let’s take a look to my friend’s journey, Mr. Fuad Sauqi riding his favorite motorcycle with his club colleagues around East of Nusa Tenggara and one of them is the journey to East of Roti Island.

Teluk Mulut Seribu Rote Timur (Thousand Mouth Bay East Of Roti Island)

Mulut Seribu berada di sebelah Timur Pulau Rote dan  masyarakat setempat memberikan nama ini untuk sebuah teluk dengan air yang tenang berwana hijau jernih dan dikelililngi pulau-pulau berukuran kecil yang ditumbuhi tanaman bakau. Pulau -pulau kecil ini terbentuk dikarenakan oleh desakan arus laut yang kuat. Untuk mengelilingi Pulau-pulau kecil yang tersebar di teluk Mulut Seribu ini diwajibkan menggunakan perahu setempat dan pemandu wisata yang telah mengenal arah masuk dan keluar area mulut seribu ini. Diibaratkan seperti bermain labirin di taman bunga di Eropa bisa tersesat jika tidak mengetahui rutenya. Dan pada cuaca tertentu saat cuaca tidak mendukung maka tidak diijinkan untuk berpetualang di mulut seribu ini,

Mulut Seribu (Thousand Mouth Bay)  located in the east of Rote Island and the local community gives this name to a bay with calm water all together with clear green underwater color and surrounded by small islands overgrown with mangroves. These small islands were formed due to strong ocean currents. To surround the small islands which scattered in the Gulf of thousand Mouth  required to use local boats and tour guides who having ability on direction of entering and exiting the thousand mouth area. Similar to playing a maze in a flower garden in Europe than definitely you can get lost if you do not know the route. And in certain weather when the weather does not support it, it is not permitted to take an adventure in the mouth of this thousand island,

Berikut foto-foto koleksi Fuad Sauqi (Here are Fuad Sauqi’s photos collection) :

Laut Mati Rote Timur (The Dead Sea Of East Roti Island)

Laut Mati, ya tatkala kita cari dimana saja terdapat laut mati maka jawabannya adalah di dua tempat di muka bumi ini yakni danau laut mati di Timur Tengah yang terletak di perbatasan Israel, Yordania dan Palestina serta di timur Pulau Rote Indonesia. Letak laut mati ini berada di Dusun Sipuk, Desa Sotimori, Kecamatan Rote Timur, Kabupaten Rote Ndao. Namun ada perbedaan pada dua tempat yang berjauhan ini yakni menurut penuturan beberapa warga menyebutkan bahwa laut mati di pulau rote ada ikan yang hidup didalamnya. Perlu dibuktikan kebenarannya. Laut mati memiliki kadar garam yang cukup tinggi sehingga semua benda tidak tenggelam dalam air. Dan seperti namanya maka disekeliling danau tampak sepi dan hening.

The Dead Sea, yes when we are looking for a place anywhere about the existence of a dead sea, then the answer is in two places on this earth, there are the Dead Sea Lake in the Middle East on the borders of Israel, Jordan and Palestine and on the east of Roti Island, Indonesia. Location of the dead sea is in Sipuk, Sotimori Village, East of Roti island, Rote Ndao District. But there are differences in these two far places, according to some residents say that the dead sea on the island of Roti Island has fish that live in it. Need to prove the truth. Dead sea has a high salt content so that all objects are not submerged in water. And as the name implies, around the lake looks quiet and silent.

Inilah beberapa  ulasan dari perjalanan teman saya ke ujung timur Pulau Rote dan tunggu petualangan selanjutnya. Terima kasih

Here are some reviews from my friend’s trip to the eastern end of Roti Island and wait for his next adventure. thank you

Article by Ketut Rudi

Photos by Fuad Sauqi and one photo taken from Instagram.com/savedrone

Mengunjungi Patung Jendral Soedirman Maritaing Alor Timur (Visiting General Soedirman Statue In Maritaing East of Alor)


Terletak di ujung timur provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), terdapat gugusan pulau-pulau cantik yang masih belum banyak dikunjungi oleh para wisatawan bahkan warga Indonesia sendiri. Padahal kepulauan Alor menyimpan sejuta keindahan yang ada di dalamnya dan sangat luar biasa tidak dapat dijumpai didaerah lainnya. Selain kaya akan budaya dan sejarah, Kepulauan Alor mempunyai banyak keunikan yang membuatnya berbeda dari pulau-pulau lainnya yang terdapat baik di NTT atau provinsi lainnya. Pulau Alor begitu cantik, tapi rasanya tidak akan bisa puas kalau hanya mendengar apa kata orang, dan mendatanginya secara langsung merupakan pilihan yang tepat. Selagi musim panas, saya langsung memesan tiket pesawat dari Kupang menuju Kalabahi, ibukota kepulauan Alor yang berada Pulau Alor.

Located in the eastern end of the province of East Nusa Tenggara (NTT), there are clusters of beautiful islands where still not much visited by tourists and even Indonesians. Whereas the Alor archipelago keeps million of beauty in it and  very unusual to be found in other areas. Besides rich in culture and history, Alor Islands have a lot of uniqueness that makes it different from other islands in NTT or other provinces. Alor Island is so beautiful, but it won’t be satisfied if you only hear what people say, and shall coming directly is the right choice. While in the summer, I immediately booked a plane ticket from Kupang to Kalabahi, the capital of Alor Islands which is in Alor Island.

Ke Alor Timur

Edisi kali ini, saya melakukan perjalanan darat menuju timur Pulau Alor yakni ke Maritaing untuk melihat patung Jendral Soedirman yang dibangun di Maritaing yang berbatasan laut dengan Timur Leste dan tempat ini merupakan Stasiun Pasang Surut Telemetri Angkatan Laut Republik Indonesia. Indonesia memiliki salah satu jenderal perang terbaik sepanjang sejarah. Ia adalah Jenderal Soedirman yang bahkan Presiden Soekarno pun sangat menghormatinya. Bahkan dijadikan tangan kanannya dalam berjuang menyelamatkan negeri ini dari Belanda yang ingin kembali menjajah dibantu dengan para tentara sekutu. Jenderal Soedirman berjuang mati-matian untuk membuat Indonesia terus merdeka dan diakui dunia internasional. Disepanjang perjalanan sampai desa Moukuru menyisiri pinggir pulau disambut panorama laut utara yang memukau namun derasnya gelombang juga membuat beberapa badan jalan rusak tergerus gelombang.

This edition, I traveled overland to the east of Alor Island to Maritaing in order to see the statue of Gendral Soedirman built at Maritaing borders to East Timor and in this place is Republic of Indonesia Navy’s Telemetry Tidal Station. Indonesia has one of the best war general in history. He was General Soedirman who even President Soekarno respected on him. Even chosen him as his right hand in every fight to save this country from the Dutch who want to return to colonize assisted by allied soldiers. General Soedirman struggled to make Indonesia continue to be independent and internationally recognized. Along the way to the village of Moukuru, the edge of the island was greeted by a stunning panorama of the north sea, but the hard swift of waves also damaged several road.

Moukuru 2

Moukuru 1

Keindahan kepulauan Alor Nusa Tenggara Timur tidak hanya dari pantai dan perairannya. Tetapi pegunungan yang terdapat di Alor juga tidak kalah menakjubkan seperti salah satunya panorama yang di temukan di area pendakian gunung Koya-koya. Pendakian di gunung ini dapat di mulai dari desa kobra tracking ke puncak dapat di lakukan kurang lebih di tempuh selama 8 jam. Disepanjang perjalanan mata kita disambut oleh indahnya hamparan hutan kayu putih dan mungkin merupakan area hutan kayu putih terluas yang pernah saya jumpai.

The beauty of Alor East of Nusa Tenggara is not only observing from the coast and its waters. But the mountains available in Alor are also amazing as one of the panoramas found in the Koya-koya mountain climbing area. Climbing on this mountain can be started from the cobra tracking village to the top can be done more or less for 8 hours. Along the way we were greeted by the beautiful expanse of eucalyptus forest and perhaps the largest area of eucalyptus forest I have ever encountered.

Lopo Koya Koya

 

 

Hamparan Kayuputih Koya koya 3

Hamparan Kayuputih Koya koya 1

Hamparan Kayuputih Koya koya 4

Hamparan Kayuputih Koya koya 6

Hamparan Kayuputih Koya koya 5

Saat tiba di Maritaing kembali kita disambut oleh hamparan warna biru laut perbatasan Timor leste Indonesia yakni di Pulau Alor. Pantai berbatu dan sebagai tempat beristirahat sementara namun tidak dijumpai restoran disini oleh sebab itu bekal makanan dan minuman hendaknya dibawa dari Kalabahi.

When we arrived at Maritaing, we were welcomed by a stretch of blue sea of the Indonesian Timor Leste border, is in eastern of Alor Island. The rocky beach and as a temporary resting place but no restaurant found here therefore the food and drinks should be brought from Kalabahi.

east alor 1

east alor 3

east alor 2

Seperti inilah perjuangan Jendral Soedirman dalam memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia dan saya bangga sekaligus senang berhasil menempuh perjalanan yang cukup jauh dan melelahkan. Dan rute ini sangat baik bagi anda pencinta alam untuk ditapaki bersama team anda.

This is the struggle of General Soedirman in fighting for independence of the Republic of Indonesia and I am proud and happy to be able on traveling a long and tiring journey. And this route is very good for you as nature lovers to explore with your team.

Patung Jendral Sudirman 1

Patung Jendral Sudirman 2

Patung Jendral Sudirman 5

Patung Jendral Sudirman 4

Sekarang Indonesia sedang berduka. Di Palu Sulawesi Tenggara sedang diterjang malapetaka gempa bumi dan tsunami. Jumlah korban tewas gempa dan tsunami di Sulteng terus bertambah. Saya terus berdoa agar Indonesia dibebaskan dari malapetaka ini dan ini adalah pelajaran buat semua orang agar lebih mencintai alam ini. Namun saya tidak akan pernah berhenti menyusuri pantai pantai indah Indonesia.

Now Indonesia is grieving. In Palu, Southeast of Sulawesi was hit by catastrophic earthquakes and tsunamis. The number of victims of the earthquake and tsunami in Central Sulawesi continues to grow. I continue to pray for Indonesia to be freed from this disaster and this is a lesson for everyone to love nature more. But I will never stop explore along the beautiful coast of Indonesia.

 

Article and photos by Ketut Rudi

Nongkrong Makan Nasi Goreng Pinggir Jalan Menjadi Pilihan Melewati Malam Dikota Kupang (Hang Out And Having Fried Rice Of Street Food Stall Becomes the Choice In Passing the Night in Kupang City)


Dari sekian banyak makanan Indonesia,  salah satu makanan khas Indonesia yang paling banyak dijumpai di penjual makanan cepat saji jalanan adalah nasi goring. Nasi goreng telah berubah menjadi  salah satu makanan kesukaan masyarakat Indonesia dan berhasil membuat banyak kalangan menjual nasi goreng dengan berbagai variasi. Tidak hanya restoran tetapi juga banyak penjual nasi goreng di pinggir jalan yang menyajikan nasi goreng dengan variasi yang unik.

Of the many Indonesian foods, one of the most common Indonesian foods found in street fast food sellers is fried rice. Fried rice has turned into one  favorite foods of Indonesian people and managed to make many people sell fried rice in various variations and way. Not only restaurants but also many street vendors selling fried rice by serving it with unique variations.

Penjual Nasi Goreng 1

Saat malam tiba dan rasa Lapar menyelimuti suasana para pelajar yang sedang berdiskusi di kamar kos, ingin memasak sendiri makanan tapi waktu sepertinya tidak ada lagi untuk memasak sendiri makanan, nah warung nasi goreng adalah jawabannya sembari melewati malam dan menikmati hidangan nasi goreng yang memiliki harga yang sesuai dengan keadaan keuangan para pelajar yang merantau di Kupang untuk pendidikan. Bahkan kejadian ini bukan saja terjadi kepada para pelajar bahkan sampai kepada masyarakat umum. Sebenarnya Nasi goreng adalah makanan yang mudah dalam pembuatannya.

When night comes and hungry is enveloping the atmosphere of students who are discussing on something in a boarding room, initiate to cook their own food but it seems there is no more time to cook their own food, then the fried rice stalls are the answer while passing the night and enjoying fried rice which having a price in accordance to the students financial situation who live in Kupang for study. This incident not only happened to students but also to public. Actually fried rice is an easy food on its process.

penjual nasi goreng 2

Bahan dasar nasi goreng ini juga tergolong mudah didapatkan dan cepat dalam proses pembuatannya sehingga menjadi pilihan warga yang mengalami suasana seperti ilustrasi diatas.

The basic ingredients of fried rice are also relatively easy to obtain and fast in the cooking process so it becomes the choice of residents who experienced such the above illustration.

penjual nasi goreng 6

penjual nasi goreng 5

Penjual Nasi Goreng 3

Kebanyakan para penjual nasi goreng di Kota Kupang berasal dari Pulau Jawa dan mereka merintis usaha ini dengan memanfaatkan lahan-lahan di pinggir jalan dan kebanyakan mulai berjualan saat senja menuju malam hari. Bahkan berhasil membuka lapangan pekerjaan buat warga sekitar di Kota Kupang yang berasal dari desa-desa menuju kota untuk mengadu nasib mendapatkan penghasilan untuk hidup.

Most sellers of fried rice in the city of Kupang came from Java and they pioneered this business by utilizing land on the roadside and most of them started selling at dusk to night. Even succeeded in opening jobs for local residents in the city of Kupang who came from villages  to try their luck to earn money for life.

penjual nasi goreng 4

Saat ini perihal mendapatkan pekerjaan memang menjadi sebuah kompetisi bagi masyarakat.  Setiap orang berlomba-lomba mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan apa yang di idamkan namun tingginya jumlah pelamar kerja pada instansi pemerintah atau swasta bahkan jumlah lowongan pekerjaan lebih sedikit dibandingkan pencari kerjanya memaksa kebanyakan orang berusaha sendiri. Bagi beberapa orang yang sudah bekerja pun, terkadang tidak cukup hanya dengan mengandalkan gajinya saja. Usaha Jualan Makanan sampai kapanpun merupakan bisnis yang tidak akan pernah ada matinya. Karena tidak bisa di pungkiri bahwa makanan merupakan suatu kebutuhan pokok bagi setiap manusia. Untuk dapat melangsungkan dan bertahan hidup di dunia. Maka jangan merasa heran jika dimanapun tempatnya usaha berjualan makanan ini tetap selalu akan tumbuh sesuai dengan populasi kehidupan masyarakat di sekitarnya. Meskipun demikian musti dijaga kualitas kesehatan bahan – bahan yang digunakan sebab kompetisi selalu ada dan ada saja yang menggunakan segala macam cara hanya untuk meraup keuntungan. Saat ini sangat ramai di kota dipenuhi oleh para penjual makanan di pinggir jalan dan menjadi pilihan untuk melewati malam hari dikota Kupang.

At present the matter of getting a job is indeed a competition for community. Every person competing to get a job that is in accordance with what is desirable but the high number of job applicants in government or private agencies even the number of job vacancies is less than the job seekers forcing most people to try self bus sines. For some people who have worked, sometimes it’s not enough just to rely on their salary. Food Sales Business is a business that will never die. Because undeniable that food is a basic need for every human being. To be able to continue and survive in the world. So do not be surprised  wherever the place of selling food business will always going to grow in accordance with the living population of the surrounding community. Nevertheless, the quality of the ingredients used must be maintained because the competition is always there and there are those who use all kinds of methods just to make a profit. Nowadays it is very crowded in the city filled by food vendors on the roadside and is an option for passing the night in the city of Kupang.

 

 

Article and Photos by Ketut Rudi

Melihat Tanjung Margetha Dari Desa Halerman Alor Barat Daya (Seeing the Cape of Margetha from Halerman Village Southwest Of Alor)


Margetha merupakan salah satu desa yang ada di kecamatan Alor Barat Daya, kabupaten Alor, provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Desa ini merupakan satu dari 20 desa dan kelurahan yang berada di kecamatan Alor Barat Daya. Photo story edisi kali ini melakukan perjalanan menuju Tanjung Margetha yang berada di Barat Daya Pulau Alor menghadap langsung ke laut Sawu yang biru.

Margetha is one of the villages located in South West Of Alor, Alor Archipelago, East of Nusa Tenggara province, Indonesia. This village is one of 20 villages located in Alor sub-district. This edition of photo story was traveling to Margetha cape in the Southwest of Alor Island facing directly into the blue sea of Savu.

tanjung margetha 10

Perjalanan cukup melelahkan dikarenakan harus melewati jalan yang memiliki kondisi yang rusak parah. Perjalanan menggunakan kendaraan 4×4 sehingga mampu melewati ruas jalan yang rusak parah dan bersyukur perjalanan dilakukan saat musim kemarau.

The trip was quite tiring due to having to go through a road that had a severe damaged condition. Travel using 4×4 vehicles so that we were able to pass through off roads and were grateful that the trip is done during the dry season.

Tanjung Margetha Alor 4

Namun saat mencapai desa Halerman yang juga merupakan salah satu desa yang ada di kecamatan Alor Barat Daya, kami menjumpai pemandangan indah sebuah tanjung yang sangat memukau hati. Tanjung Margetha merupakan tanjung terpanjang yang ada di Kepulauan Alor.

But when we arrived at Halerman village which is also one of the villages in South West of Alor sub-district, we found a beautiful view of a cape and very fascinating one. Margetha Cape is the longest promontory in the Alor Islands.

Tanjung Margetha Alor 7

Tampak Jalan yang sudah dibenahi desa. Pembangunan jalan Rabat Beton dijumpai ada di beberapa ruas jalan di desa Halerman menuju Margetha namun belum mencakup semua jalan yang ada. Namun semuanya patut diapresiasi sebagai sebuah usaha pembangunan yang telah dilakukan didesa tersebut.

We observed roads that have been repaired by village official. Construction of Concrete rebate road was found on several roads in Halerman village towards to Margetha but did not cover all of the existing roads. But everything should be appreciated as a development effort that has been carried out in the village.

Tanjung Margetha Alor 6

tanjung margetha 9

Kami melewati beberapa sungai kecil yang ada dilembah-lembah pegunungan kering. Anak-anak disana yang menemani perjalanan kami tampak tidak ragu dan langsung meminum air yang ada. Air yang jernih namun memiliki debit yang kecil saat musim kemarau.

We passed several small rivers that existed in dry mountain valleys. The local children who accompanying our trip seemed without any doubt and immediately drank the water. Clear water but has a small discharge during the dry season.

Tanjung Margetha Alor 5

Saya sangat senang dapat berkunjung ke tempat ini dan semoga usaha pembangunan jaringan listrik dapat diselesaikan meski menghadapi tantangan yang cukup berat yakni akses jalan yang belum sempurna dan tentu saya bangga dapat berkontribusi dalam pembangunan di Alor Barat Daya. Berdasarkan pengamatan awal bahwa di desa – desa ini memiliki potensi sebagai penghasil hasil bumi seperti kenari, Asam, dan Jambu Mente ditandai dengan banyaknya pohon-pohon tersebut tumbuh di daerah ini dan tampak didalam teluk telah dibangun pertanian rumput laut dan mutiara. Saya belum mengetahui siapa yang mengelolanya namun hal ini menunjukan bahwa sebagian besar penduduknya bermatapencaharian sebagai petani dan nelayan.

I am very happy for being able to visit this place and hopefully the electricity network development effort can be resolved despite facing considerable challenges such lack of perfect road access and of course I am proud to contribute on development in South West of Alor. Based on preliminary observations found that in these villages is having potential as producers of crops such as walnuts, tamarind, and cashew nuts showing by the number of these trees grows in this area and in the bay far away has been built seaweed and pearl farming. I do not know who is managing it but this shows that most of the population are livelihoods as farmers and fishermen.

 

Article and Photos by Ketut Rudi

Budaya Nusantara Bentengi Efek Negatif Globalisasi (Nusantara Culture Strengthens Negative Effects of Globalization)


Globasisasi secara arafiah dapat diartikan sebagai sebuah pertemuan segala aspek kehidupan dunia yang tidak dapat dibendung lagi  karena adanya kemudahan dalam berinteraksi antar negara sehingga berpengaruh terhadap terjadinya akulturasi dan asimilasi budaya. Globalisasi diakibatkan oleh bertambah canggihnya teknologi informasi dan komunikasi serta transportasi dan kegiatan ekonomi yang sudah memasuki pasar dunia.

Globalization literally may be interpreted as a meeting of all aspects of world life that cannot be avoided due to ease of interaction between countries that affect the occurrence of cultural acculturation and assimilation. Globalization is caused by the increasing of sophisticated information and communication technology and transportation along with economic activities that have entered into the world market.

cantiknya keseimbangan 1

 

Setiap Negara memiliki tradisi dan budaya yang berbeda bahkan perbedaan yang significant antara satu bangsa dengan bangsa lainnya dan saling bertentangan. Seperti busana sebagai contohnya. Hidup di tengah masyarakat Indonesia banyak  hal yang dianggap tabu dalam hal busana, namun yang dianggap tabu oleh masyarakat Indonesia malah dianggap sebagai hal yang lumrah dibelahan bumi yang dibilang memiliki peradaban yang maju. Memang demikian adanya. Diluar negeri budaya berbikini adalah hal yang wajar saat menikmati hangatnya sinar matahari atau sedang berenang di kolam renang. Pemandangan wisatawan asing yang berjejer di pantai bukanlah hal yang aneh untuk masyarakat Indonesia yang telah lama hidup di Bali sebagai destinasi wisata sebagai contohnya. Itu pemandangan lumrah setiap musim panas sebagai wujud senang melihat matahari karena di negara mereka sering dilanda musim dingin yang extrim. Bahkan para wisatawan tidak hanya sekadar duduk atau tidur berjemur, mereka ada yang bermain permainan, olah raga dan pijat.

Every country has different traditions and cultures, even significant between one nation to another more over contradictory. Like clothing as an example. Living in the midst of Indonesian society many things are considered taboo in terms of clothing, but what is considered taboo by the people of Indonesia is even considered as a normal thing in the earth which is said to have advanced civilization. It really is. Western, bikinis are normal thing when enjoying the warmth of the sun or swimming in the pool. The sight of foreign tourists lined up on the beach is becoming an usual thing for Indonesian people who have long lived in Bali as a tourist destination for example. It’s a common sight every summer as a form of pleasure to see the sun because in their country it is often hit by extreme winter. Even tourists don’t just sit or sunbathe, they play games, sports and massage.

cantiknya keseimbangan 2

cantiknya keseimbangan 3

Akan hal ini lambat laun terjadi akulturasi dan asimilasi budaya khususnya pada gaya hidup dan gaya berbusana. Akulturasi  adalah proses sosial dimana budaya asing datang kepada masyarakat berbudaya tertentu. Budaya baru tersebut lambat laun diterima oleh masyarakat tanpa meninggalkan budaya lama.   Pada akulturasi masing-masing kebudayaan saling mempertahankan budayanya, sedangkan pada asimilasi keduanya melebur menjadi satu.  Akulturasi dan Asimilasi dalam kehidupan masyarakat Indonesia bisa berdampak positif maupun negatif. Berdampak positif apabila dapat menambah kerukunan, keragaman, dan peningkatan kualitas hidup.

By this then gradually acculturation and assimilation of culture happened, especially in lifestyle and style of dressing. Acculturation is a social process in which foreign culture comes to certain cultural communities. This new culture is slowly being accepted by society without leaving the old culture. In acculturation, each culture maintains its culture, while in assimilation, the two merge into one. Acculturation and assimilation in the lives of Indonesian people can have both positive and negative effects. Positive impact when it can increase harmony, unity in diversity and improvement in quality of life.

cantiknya keseimbangan 5

 

Efek globalisasi terus menerus dari waktu ke waktu mempengaruhi budaya luhur Indonesia. Pelestarian budaya Nusantara memiliki peran penting untuk menekan efek negatif globalisasi. “Kekayaan Nusantara ini harus dapat diwariskan secara turun temurun hingga ke generasi berikutnya, sehingga generasi berikutnya menjadi bagian dari kebudayaan Nusantara” (Quote oleh : Puan Maharani).  Kebudayaan Nusantara inilah menjadi magnet wisatawan untuk berkunjung ke Nusantara dan diharapkan budaya ini tetap dijaga ditengah ramainya kunjungan wisatawan dengan budaya dari masing-masing negara.

The effects of globalization continuously affect Indonesia’s noble culture over time. Preservation of Nusantara culture has an important role to reduce the negative effects of globalization. “This archipelago’s wealth must be passed down from generation to generation, so that the next generation becomes part of the Nusantara culture” (Quote by: Puan Maharani). This archipelago culture has become a magnet for tourists to visit the archipelago and it is hoped that this culture will be maintained amidst the heavy number of tourist visits with their  each culture.

 

 

Article by Ketut Rudi

Photos taken from Margaritha Gomang’s facebook account

Model : Margaritha Gomang