Tag Archives: NTT

Pasar Katemak Pameran dan Bazar Mengumpulkan Para Komunitas Kreatif Di Pulau Timor Nusa Tenggara Timur (Market Exhibition and Bazaar for Gathering Creative Communities in Timor Island East Of Nusa Tenggara)


Kupang 21/22 Juli 2019 – “PIKUL” melalui program Young Female Farmers (YFF) didukung oleh OXFAM @oxfamdiindonesia membuat sebuah acara yang diberi nama PASAR KATEMAK II yakni Pameran dan Bazar untuk komunitas – komunitas di Nusa Tenggara Timur dan acara ini adalah yang kedua kalinya serta diharapkan akan terus menerus diselenggarakan untuk membuka wadah bagi siapa saja yang kreatif didalam menghasilkan produk-produk lokal yang kreatif baik makanan, minuman serta kerajinan tangan khas Nusa Tenggara Timur. “Haunukh Nasufan” (Bahasa Timor) yang memiliki arti bahwa sebuah pertanda bahwa bunga- bunga di Tanah Timor yang saat musim dingin mulai bersemi. Bahasa inilah yang ditetapkan sebagai tema acara dan diibaratkan seperti musim indah ini maka program ini diharapkan dapat menggelorakan semangat mencintai produk lokal serta kampanye bebas sampah plastik dalam mengemas produk-produk lokal yang ada.

Kupang 21/22 July 2019 – “PIKUL” through the Young Female Farmers (YFF) program supported by OXFAM @oxfamdiindonesia made an event called PASAR KATEMAK II such an Exhibition and Bazaar for communities in East of Nusa Tenggara and this event was the second one and hopefully will be continued in order to open a space for anyone who is creatively in producing local products both food and beverages and handicrafts which is typical of East Nusa Tenggara. “Haunukh Nasufan” (Timorese) which means that it is a sign that on winter then flowers on the Land of Timor will began to blossom. This is set as theme of the event and is likened to this beautiful season so this program is expected to boost the spirit of loving local products as well as a plastic waste-free campaign in packaging existing local products.

Acara ini diadakan di Taman Kota Kupang Taman Nostalgia dan murni kreatifitas dari para relawan Pikul dengan menggabungkan komunitas-komunitas kreatif yang ada. PASAR KATEMAK II ini telah berhasil mempertemukan 22 komunitas kreatif dengan lapak jualan produk masing-masing yang tentunya unik. Komuitas-komunitas ini terdiri dari Anggota YFF (Young Female Foundation) dari Desa, dan UKM (Usaha Kecil Menengah) serta komunitas kreatif lainnya yang ada di Kota Kupang Kupang pada 21/22 Juli 2019.

The event was held at Taman Nostalgia city park of Kupang and one hundred per sen initiated by Pikul volunteers creativity by combining creative communities. PASAR KATEMAK II has succeeded in bringing together 22 creative communities through their own creative stalls to sell their respective products which were certainly in unique ways. These communities consist of YFF (Young Female Farmers) Members which are coming from various Village, and UKM (Small and Medium Enterprises) and other creative communities in Kupang City on 21/22 July 2019.

Acara ini digadang menjadi harapan besar bagi masyarakat sebagai sebuah masukan dan upaya bersama pemerintah dalam pemberian ruang pamer, pentas sekaligus hiburan kesenian dan kebudayaan. Acara ini diselenggarakan tanpa memungut biaya kepada pengunjung dan semua peserta menggunakan kain-kain tradisional NTT serta disertai acara-acara hiburan tari-tarian rakyat yang ditarikan oleh semua komunitas dan bahkan para pengunjung ikut menikmati suasana di Taman Kota. Acara ini harus ditumbuhkembangkan secara terus menerus sekaligus mengkampanyekan “cintai budaya sendiri yakni budaya Nusa Tenggara Timur” di semua kalangan termasuk generasi milenial saat ini.

The event was held to be a great hope for community as a recommendation and joint effort to government in providing showrooms, performances as well as arts and cultural entertainment. The event was held without charging fees to visitors and all participants were wearing traditional NTT fabrics and accompanied by entertainment programs of folk dances which were danced by all communities and even the visitors took part in enjoying the atmosphere in the City Park. This program must be continuously developed while campaigning on “loving own culture of East Nusa Tenggara” in all circles including the current millennial generation.


  • Article by Ketut Rudi
  • Photos by Molina Olivia
  • Banner taken from Relawan Pikul’s Facebook account


Menyimpan Kenangan Indah Keluarga Di Era Digital (Saving Family’s Beautiful Memories in the Digital Age)


“Rambutmu Tetap Indah Meski Tak Hitam Lagi”. Saya mencoba menuliskan beberapa acara-acara keluarga dalam sebuah blog dengan selogan ini. Banyak orang mampu menulis, tapi sedikit orang yang memiliki waktu untuk mengungkapkan segala moment-moment yang indah tersebut, dan banyak orang yang bisa memotret, tapi jarang yang bisa membuat foto tersebut  bercerita. Fotografi adalah salah satu media untuk bercerita yang sangat baik. Seringkali, fotografi yang baik dapat menggugah perasaan dibandingkan dengan tulisan semata. Nusa Tenggara Timur adalah Salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki beraneka ragam budaya dan sungguh indah jika ditampilkan bersama-sama dalam sebuah tulisan kenangan indah yang dapat dibagikan ke handai tolan sekaligus menjaga budaya tetap lestari. Acara keluarga seperti sambut baru, Pembaptisan, Khitanan, Ulang Tahun sampai pernikahan atau bahkan sampai kepada acara pernikahan emas di usia lanjut merupakan momen  berharga yang harus diabadikan dalam lembaran indah bukan saja pada album foto yang akan usang oleh waktu.

“Your hair is still beautiful even though it’s not colorful anymore”. I try to write down some family events in a blog with above quote. Many people are able to write, but few people have time to express all of their beautiful moments, and many people can take pictures, but rarely they could make it a story tell. Photography is one kind of media which could tell a very good story. Often, good photography can arouse feelings compared to mere writing. East of Nusa Tenggara is one of many provinces in Indonesia that has a wide variety of cultures and is truly beautiful when displayed together in a beautiful memoir that can be shared with the whole family while keeping the culture sustainable. Family events such as welcoming new, Baptism, Circumcision, Birthdays to weddings or even to golden weddings in old age are precious moments that must be captured in beautiful sheets not only on photo albums that will be obsolete by time.

“Tulisanku Akan Dikenang Selamanya Namun Tidak Tubuhku”, Inilah kata mutiara pada blog pribadi saya yang saya buat untuk mengenang segala tempat yang pernah dikunjungi atau hanya sekedar melampiaskan kesukaan saya akan karya sastra. Rumah Online ini adalah rumah bebas berekspresi. Terimakasih kepada segenap pengunjung dan pembaca yang telah mampir dan menikmati karya saya meski ditampilkan sangat sederhana.

“My writing will be remembered forever but not my body”, this is a pearl of wisdom on my personal blog that I made to commemorate all places that have been visited or just vent my favorite literature. This Online Home is a free house of expression. Thank you to all visitors and readers who have stopped by and enjoyed my work even though it was displayed in very simply one.

https://ketutrudi.blogspot.com/p/home.html

“Cara Mengabadikan Keindahan Hanyalah Melalui Sebuah Foto”. Jangan dibuang foto-foto yang pernah anda ambil. Saat bertamasya, saat mengunjungi keluarga atau sahabat, atau lainnya. Dan sekarang semua pasti memegang kamera dan tidak diperlukan lagi kamera-kamera yang canggih atau masih diperlukan untuk tingkat yang lebih profesional. Tapi lupakanlah itu semua, yang penting hasilnya bisa kita nikmati baik hanya untuk sekedar melepas lelah dan mengingat kembali masa-masa itu. ya…semuanya bisa dilakukan lewat foto. Foto akan bercerita kembali. Ini gallery saya dan para sahabat. Foto anda luar biasa….Salam

“How To Capture Beauty Just Through A Photo”. Don’t throw away photos you’ve taken. When sightseeing, when visiting family or friends, or others. And on this era of course all people have and holding a camera and no more sophisticated cameras needed or may still needed for professional level. But forget it all, the important thing is we can enjoy the result as well just to unwind and remember those times. yes … everything can be done through photos. The photo will tell again. This is my gallery and friends. Your photos are amazing …. Greetings

Sebuah blog yang sedikit komersial, blog ini berisikan kumpulan artikel baik mengenai kegiatan usaha sebagai rekanan Perusahaan Listrik Negara PLN dan Unit – unit kerja pemerintah maupun swasta, serta artikel – artikel lainnya sebagai hiburan dan tentunya bermanfaat. Semoga Indonesia Maju Cerdas seperti moto kami “Pembangunan Menerangi Dan Mencerdaskan” sampai ke pelosok Tanah Air yang indah. Kami bangga menjadi bagian pembangunan Indonesia. Blog untuk mencerdaskan.

A blog bit commercial, this blog contains a collection of articles both about business activities as partners of the State Electricity Company PLN and government and also for private work units, as well as other articles as entertainment and of course useful. Hopefully Indonesia is Moving Smarter like our motto “Development Illuminates and Educates” up to the remote parts of the beautiful country. We are proud to be part of Indonesia’s development. Blog to educate.

Lagi pusing ngga ada kerjaan, duit ngga punya tapi di android data ada.  Lagi pusing dimarahi bos, kerjaan jenuh istirahat saja dulu di depan  komputer. Disini solusinya. Meski belum lengkap yah mudah-mudahan  bermanfaat. Namun jangan nyanyi-nyanyi sendirian ya….mending blog ini  digunakan untuk rayu pacar, ada acara tinggal colok ke speaker dan slide  dan bagoyang….Enak toh….lanjuuut

Bit boring, there is no work to do, no money, but there is data on your android. Bit sad and being scolded by your boss, saturated then just rested for a while at the front of your computer. Here is the solution. Even though it’s not complete one, hopefully it will be useful. But don’t sing alone like crazy … it’s better when this blog will help you to seduce
a boy or girlfriend, and when there’s an event, just plug into the speakers and slide and shuffle …. It’s good … let’s go

Tulisan pada media sosial dapat memberikan dampak bagi kehidupan sosial. Ayo berlomba-lomba membuat karya untuk mendukung era milenial ini dimana semua serba bebas mengekspresikan segala sesuatu secara online. Semegah apapun rumahmu di dunia, maka sungguh tidak berarti jika berada di dunia yang sama. Dunia ini rumah kita bersama dan sekarang banyak yang menyebutkan bahwa dunia ini sebuah panggung sandiwara. Dunia yang indah dan harmonis tempat para malaikat bermain dan belajar kasih sayang dari segala mahluk hidup yang ada sebagai mahluk ciptaan Tuhan. 

Writing on social media can have an impact on social life. Let’s compete to make works to support this millennial era where all are free to express everything online. No matter how grand is your home in this world, then it really doesn’t have mean when built in the same world. This world is our home and now many say that the world is a stage. A beautiful and harmonious world where angels play and learn compassion from all living things that exist as creatures created by God.

Ketut Rudi @2019

UTIPRO ( Universal Taekwondo Indonesia Profesional ) NTT


UTIPRO (Universal Taekwondo Indonesia Profesional) adalah sebuah yayasan yang didirikan oleh Grand Master Lioe Nam Khiong sejak tahun 2011 silam. Sampai saat ini telah banyak yang diperbuat untuk Indonesia khususnya untuk memajukan aktifitas olah raga para generasi muda. Prestasi yang membanggakan adalah salah satunya telah berhasil mencetak olahragawan yang handal dan tidak sampai disini saja bahkan telah mengirim wasit ke Olimpiade Rio De Janeiro, Brasil, 2014 lalu. Hal yang tentu saja membawa harum Merah Putih bahwa taekwondo Indonesia bisa berperan di dunia internasional. Lantas bagaimanakah aktifitas di Nusa Tenggara Timur Indonesia?, yuk simak sebuah photo story dari Sahabat saya Master Fuad Sauqi bersama Team UTIPRO NTT dengan penuh semangat mengharumkan nama Nusa Tenggara Timur di kancah internasional khususnya di dunia olah raga Taekwondo.

UTIPRO (Universal Taekwondo Indonesia Professional) is a foundation founded by Grand Master Lioe Nam Khiong since 2011 ago. Until now there has been a lot of work done for Indonesia specifically to advance the sports activities for younger generation. A proud achievement is that one of them has succeeded in producing a best sportsman who is reliable even more sent the referee to the 2014 Rio De Jeneiro Olympics, in Brazil. This of course brings proud of The Red and White Flag for Indonesian taekwondo also able to play a role in the international world. Then what are the activities in East of Nusa Tenggara Indonesia ?, let’s take a look at a photo story from my friend Master Fuad Sauqi and the entire team at UTIPRO NTT which enthusiastically also made the name of East of Nusa Tenggara on the international scene especially in the world of Taekwondo sports.

Untuk di NTT, UTIPRO diKetuai oleh Bapak Jefry Riwukore ( Walikota Kupang ). Kegiatan telah banyak diselenggarakan dan yang terbaru adalah pada tanggal 17 Februari 2019, UTIPRO Kabupaten Ngada di Flores mengadakan Ujian kenaikan tingkat periode I 2019, yang diikuti sebanyak 30 Taekwondoin dari Dojang Ratu Damai, SMAK Regina Pacis Bajawa, sebagai pengujinya Sabeum Nim Fuad Sauqi dari UTIPRO Propinsi NTT ( DAN V Kukkiwon ).

In NTT, The UTIPRO is chaired by Mr. Jefry Riwukore (Mayor of Kupang). Many activities have been carried out and the most recent is on February 17, 2019, The UTIPRO Ngada Regency in Flores held level upgrade test period I in 2019, which was attended by 30 Taekwondoin from Dojang Ratu Damai, Senior High School of Regina Pacis Bajawa, and as examiners on the event was Sabeum Nim Fuad Sauqi from UTIPRO NTT Province (Black Belt V of Kukkiwon).

Foto-foto diatas adalah kegiatan latihan Taekwondo anak-anak SMAK Regina Pacis Bajawa di Lapangan Kartini Bajawa dan kegiatan Ujian kenaikan tingkat di Bajawa. Sabeum Nim Fuad Sauqi selain menjadi seorang master dalam olah raga bela diri, sahabat saya ini juga menyukai kegiatan travelling dan memiliki club motor dan tentunya sebagai sahabat dari semua anak-anak didiknya.

The photos above are Taekwondo training activities for student in Senior High School of Regina Pacis Bajawa which taken at Bajawa Kartini Field and Level-up Exam activities in Bajawa. Sabeum Nim Fuad Sauqi besides being a master in martial arts, my best friend also loves traveling and has a motorbike club and of course he as a friend of all of his students.

Kegiatan-kegiatan UTIPRO secara garis besar ditujukan untuk membentuk fisik dan mental anak-anak sebagai generasi penerus bangsa sehingga terbentuk karakter dan disiplin yang baik setelah mereka dilatih dan mengisi waktu luang mereka dengan kegiatan-kegiatan positif seperti kegiatan olah raga yang sangat bermanfaat. Latihan-latihan Taekwondo itu menyehatkan dan Master Fuad bersama team membuat olahraga menjadi hal yang menyenangkan selain menjadikan tubuh semakin kuat namun tidak sombong akan kekuatan yang dimiliki. Menanamkan sikap disiplin, tanggung jawab dan rasa kesetia kawanan sosial.

UTIPRO activities in general are intended to shape the physical and mental of children as the next nation’s generation so that their character and discipline are formed through a positive activity and trained well. Taekwondo exercises are a healthy activity to do and Master Fuad and his team have made this kind of sport to become an interesting fun activity which loved by students besides making their body stronger but then not arrogant about the strength they have. Instill the discipline, responsibility and a sense of loyalty to social herd.

Article by Ketut Rudi

Photos and References By Master Fuad Sauqi

Terima kasih kepada : Bapak Hendrianto Ndiwa ( Wakasek kesiswaaan) di SMAK Regina Pacis Bajawa dan Sabeum Yoan Siga ( Pelatih Taekwondo di SMAK Regina Pacis Bajawa )

Sabeum Nim itu sebutan untuk Taekwondo yang sudah Sabuk Hitam DAN 5, kalau sabeum itu sebutan untuk Taekwondo yang DAN 3 kebawah ( DAN 1, 2 dan 3)” Sabeum Nim is the name for Taekwondoin who already gain Black Belt Level 5 above, and Sabeum is the name for Taekwondoin who already gain black belt level 3 down ( 1, 2 and 3)

Pantai Ling Al Alor Barat Daya (Ling Al Beach South West Of Alor Island)


Pulau Alor di Nusa Tenggara Timur Indonesia memiliki banyak pantai – pantai indah dan bahkan belum dijamah orang. Belum dijamah orang dan ya mungkin saja karena fasilitas jalan belum terbangun terutama ke berbagai desa-desa pedalaman yang jauh letaknya dari kota. Salah satu pantai indah ini yang kata penduduk di kota menyebutkan pernah dikunjungi Presiden Jokowidodo adalah Pantai Ling Al di Alor Barat Daya. 

Alor Island in East of Nusa Tenggara Indonesia has many beautiful beaches and has not even been touched by people. People have not come and it is possible because of the road facilities have not been built yet, especially in various rural villages far from the city. One of these beautiful beaches that residents in the city says that President Jokowidodo have ever visited is Ling AL Beach in South West Of Alor.

Pembangunan sekarang semasa pemerintahan Presiden Jokowidodo sedang gencar-gencarnya ke berbagai plosok di negri ini. Negri ini memiliki banyak potensi yang belum digarap secara maksimal dan salah satunya adalah obyek wisata pantai yang belum memiliki akses jalan yang baik. Kebetulan saya sedang terlibat dalam salah satu pembangunan kelistrikan di pulau alor dan meski pantai indah ini adalah bagian dari Pulau Alor, tetapi  letaknya jauh dari ibukota Alor yakni Kota Kalabahi yang membutuhkan waktu tempuh yang cukup lama.  Transportasi yang bisa digunakan untuk menuju pantai Ling’al bisa menggunakan jalur laut atau jalur darat. perjalanan darat, akan memakan waktu lebih dari 5 jam dengan kondisi jalan yang cukup ekstrim sehingga saya sarankan jika mau berkunjung ke pantai ini tepatnya saat musim kemarau saja. Namun bagi penyuka off road, maka rute darat memberikan pengalaman tersendiri. Hanya mobil 4×4 dan motor trail yang disarankan melewati jalur ini.

Current development during the administration of President Jokowidodo is being intensified to various parts of the country. This country has a lot of potential thing that has not been developed maximally and one of them is a coastal tourism object that does not have good road access. Incidentally, I was involved in one of electrical developments on the island of Alor and although this beautiful beach is part of Alor Island, it is located far from the capital city of Alor Kalabahi which requires a long travel time. Transportation that can be used to get to Ling’aL beach can travel by sea or land. Land travel, will take more than 5 hours through out a quite extreme road conditions so I suggest if you want to visit this beach please do it on the dry season. But for off road enthusiasts, the land route provides its own experience. Only 4×4 cars and trail bikes are suggested to pass this route.

Saat memilih jalur laut, maka dibutuhkan waktu kurang lebih 3 jam perjalanan dari beberapa pelabuhan di Kalabahi. Ada banyak jasa penyewaan kapal atau carter kapal di Kalabahi. Dalam ilustrasi dibawah ini, saya menggunakan kapal pribadi yang sebenarnya difungsikan untuk mengangkut material ke lokasi pekerjaan yang letaknya tidak jauh dari pantai ini. 

When choosing a sea lane, it takes approximately 3 hours of travel from several ports in Kalabahi. There are many boat rental services or chartered ships in Kalabahi. In the illustration below, I traveled by  private boat which is actually used to transport material to a work location that is not far from this beach.

Sembari melepas lelah dalam pembangunan ini, saya dan team menikmati untuk pertama kali pantai indah ini sebelum dikenal oleh banyak orang. Inilah senangnya dapat terlibat dalam pembangunan negri. Dan terima kasih Bapak Jokowi telah membuka dan membangun potensi-potensi yang dimiliki oleh pulau-pulau yang dulunya jarang diperhatikan. Semoga kepulauan Alor terus dibangun bekerja bersama pemerintah daerah. 

While taking a break from this tiring development, me and my team have enjoyed this beautiful beach for the first time before being crowded by many people. This is a pleasure of being able to be involved in the development of the country. And thank you, Mr. Jokowi, for opening and developing the potentials owned by islands which were rarely noticed. Hopefully the Alor islands will continue to be developed working with the regional government.

ika Anda pecinta wisata pantai, tak lengkap rasanya bila tidak memasukkan Pulau Alor kedalam agenda wisata Anda. Sebab, di Pulau Alor ini terdapat beberapa pantai yang memesona karena keindahan alamnya. Saya juga belum mengunjunginya satu persatu dan salah satunya adalah Pantai Ling’al ini. Pantai ini juga terkenal dengan keindahan bawah lautnya selain memiliki pasir pantai yang berwarna putih nan cantik. Tak salah jika pantai ini menjadi salah satu ikon kebanggaan masyarakat Alor.  Pantai Ling’al ini berada di kawasan Desa Halerman, Kecamatan Alor Barat Daya, Kabupaten Alor.

If you are a beach lover, it’s not complete if you don’t enter Alor Island into your travel agenda. Because, on Alor Island there are several charming beaches because of their natural beauty. I also haven’t visited them one by one and one of them is Ling aL Beach. This beach is also famous for its underwater beauty besides having beautiful white sandy beaches. It is not wrong then this beach becomes one of the icons of Alor community’s pride. This Ling aL Beach is in the Halerman Village area, South West Of Alor District, Alor Regency.



Article by Ketut Rudi
traveled by Land and Photographed by Sugiharto
traveled by Sea and Photographed by Ketut rudi

Pohon-Pohon Indah Di Ladang Penggembalaan Tanjung Toda Sulamu (Beautiful Trees in Pasture Field Of Tanjung Toda Sulamu)


Tanjung Toda terletak di Sulamu Kabupaten Kupang dan jika ditempuh melalui perjalanan darat kurang lebih ditempuh dalam waktu tiga jam menggunakan kendaraan dari kota kupang.Tanjung Toda adalah sebuah kawasan penggembalaan ternak sapi atau kambing setelah melewati perkampungan Nelayan di Sulamu. Tempat ini bukan merupakan obyek wisata namun memang pantas saya juluki Sumbanya Pulau Timor. Namun meskipun tidak seluas Pulau Sumba, ternyata diujung barat pulau Timur terdapat surga kecil bagi kami pencinta Photography. Banyak pohon indah ditempat ini dan indah memberikan suasana liburan kami menjadi tak terlupakan. 

Tanjung Toda is located in Sulamu, Kupang Regency, and when traveled by land, it is more or less reached within three hours by vehicle from the city of Kupang. Tanjung Toda is a grazing area for cattle or goats after passing through the fisherman village in Sulamu. This place is not a tourist attraction but it deserves to be nicknamed the Sumba Island of Timor. But even though it is not as wide as Sumba Island, it turns out that in the western tip of Timor island, there is a small paradise for us Photography lovers. Many beautiful trees in this place and so beautiful that gave our holiday an unforgettable atmosphere.

Setelah melewati perkampungan Nelayan, maka kita memasuki sebuah jalan yang belum diaspal namun cukup lebar dan tidak ada masalah malahan tampak indah. Tidak ada perumahan namun yang ada adalah gubuk-gubuk para penjaga ternak. Sebuah ladang penggembalaan dimana ternak-ternak dilepas bebas oleh pemiliknya. Ternak yang kami jumpai adalah Sapi dan Kambing selain kami juga menjumpai beberapa Kuda. Dan kami berjumpa dengan para penjaga yang sedang bekerja di tempat ini. Mereka kebanyakan adalah warga yang berasal dari suku Rote namun telah menetap di Tanjung Toda dan Suku Bajo yang tinggal di kampung Nelayan Sulamu. Dari bibir pantai tampak matahari masih tinggi dan cuaca berawan sebab saat kunjungan ini adalah musim hujan. Tempat ini juga dapat memberikan pesona matahari tenggelam yang akan saya lihat lagi nanti saat kemarau. Warga tampak ramah dan saling menyapa disepanjang jalan tanah di Tanjung Toda. 

After passing the Fisherman’s village, then we entered a wide enough road that has not been paved yet but actually it is not a problem and it looks beautiful. There is no housing but only huts of the cattle keepers. A grazing field where animals are released freely by their owners. The animals that we met are Cows and Goats besides we also met a few Horses. And we met the guards who were working at this place. They are mostly residents originally from the Rote tribe but have settled for long time in Tanjung Toda and the Bajo people who live in the Sulamu Fishermen’s village. From the shoreline observed like the sun was still high and the weather was cloudy because this visit is on rainy season. This place can also provide the charm of sunset which I will see again later in the dry season. Residents were friendly and greeted each other along the unpaved road in Tanjung Toda.

Kami menemukan suasana Pulau Sumba di ujung barat Pulau Timur. Tempat lapang dan tampak hijau serta dikejauhan tampak pohon-pohon duri dan pohon kom sebagai ciri khas Pulau Timor. Tampak pula gunung batu kecil dikelilingi oleh ternak warga yang menarik perhatian kami untuk segera membidik foto-foto yang indah dan tentunya anti mainstream. 

We found the atmosphere of Sumba Island on the western tip of Timor Island. The place is spacious and green and in the distance are thorn trees and kom trees as distinctive features of Timor Island. There was also a small rock mountain surrounded by livestock that attracted our attention to immediately aim for beautiful and certainly anti-mainstream photos.

Yang menarik di tempat ini justru bukan pantainya atau ternak ternak yang ada seperti di Pulau Sumba, namun bentuk-bentuk pohon yang sangat memukau bahkan boleh dikatakan lebih indah dari Pulau Sumba. Dibeberapa tempat saat kami lewat, kami pun disambut gerombolan burung puyuh dan burung perkutut. Semoga warga disini tidak memburu burung-burung ini sebab mereka memberikan suasana alam yang indah. Laut, padang rumput yang luas, ada gunung-gunung batu kecil dan hewan peliharaan serta burung-burung adalah tanda keasrian alam nan indah ditepi sebuah pantai berpasir putih dan berkarang. 

What’s interesting in this place is not the beach or livestock that exist like on the island of Sumba, but the shapes of trees were very stunning and even can be said to be more beautiful than Sumba Island. In some places when we passed, we were welcomed by a group of quails and turtles birds. Hopefully the people here don’t hunt these birds because they provide a beautiful natural atmosphere. The sea, vast grasslands, small rock mountains and pets and birds are a sign of beautiful natural beauty on the edge of a white sandy beach.

Meski belum melihat indahnya sunset, kami merasa senang dan ingin rasanya kembali lagi meski jarak yang jauh kami tempuh dari Kupang. Tulisan ini kami share bahwa suasana Pulau Sumba kami rasakan disini di Tanjung Toda. Jadi untuk melihat ladang penggembalaan yang luas dan memukau selain pergi ke Pulau Sumba juga bisa dilakukan dengan pergi ke Tanjung Toda di Sulamu Pulau Timor. 

Even though we haven’t seen the beauty of sunset, we felt happy and want to come back again even though have to travel a long distance from Kupang. We share this article because we felt the atmosphere of Sumba Island here at Tanjung Toda. So to see the vast and fascinating grazing fields besides going to Sumba Island, we can also make it happens by visiting Tanjung Toda in Sulamu on the island of Timor.

Tanjung Toda ini adalah lahan penggembalaan, jadi diharapkan untuk berhati-hati memasuki kawasan ini sebab banyak ternak yang berkeliaran bebas dan janganlah membuang sampah sembarangan sebab di pantai tampak banyak sampah plastik yang menurut warga terbawa arus dari Kota Kupang yang tampak diseberang lautan dari Tanjung Toda Sulamu. 


Tanjung Toda is a grazing area, so it is expected to be careful in entering this area because many animals roam freely and do not dispose of litter because on the beach there seems to be a lot of plastic waste which according to residents is carried from the city of Kupang across the sea from tanjung Toda Sulamu .

Article By Ketut Rudi

Menyusuri Jalur Utara Sumba Timur Sampai Sumba Barat Daya Dibulan Januari (Along North Route Of East To South West Of Sumba Island in January)


Pulau Sumba di Nusa Tenggara Timur Indonesia menyimpan beragam budaya adat istiadat dan mendapat julukan pulau dengan hamparan Padang Rumput yang terluas di Indonesia. Tidak cukup waktu untuk mengelilinginya dan kunjungan saat ini, photo story melakukan perjalanan menyusuri jalan utara Pulau Sumba. Dari Waingapu melewati desa-desa sebagai berikut : Desa hambapraing, Desa rambangaru, Desa kapunduk, Desa kadahang, Desa pahar, Desa lenang, Desa watu asa., dan Kec Mamboro. Mungkin ada beberapa nama desa yang terlewatkan namun orang di Sumba menyebutnya jalur Lenang – Mamboro. Dan banyak orang menyebutkan bahwa jalur utara Pulau Sumba kondisi jalannya tidak baik, tapi saya telah melewatinya bersama istri dan sahabat untuk bersama-sama berlibur di Pulau Sumba saat musim hujan sehingga dapat diketahui perbedaan antara musim hujan dan musim kemarau di Pulau Sumba. Dan meski jalan sudah ada di jalur utara, namun kondisinya masih sempit. Selalu berhati-hati di jalan. Selamat berlibur. Let’s cek it out!

Sumba Island in East of Nusa Tenggara Indonesia holds a variety of cultural customs and nicknamed the island with the widest expanse of Grassland in Indonesia. There is not enough time to travel around it and the current visit, photo story traveled along the northern road of Sumba Island. From Waingapu it passes through some villages as follows: Hambapraing village, Rambangaru village, Kapunduk village, Kadahang village, Pahar village, Lenang village, Watu asa village, and Mamboro district. Maybe there are some village being missed here but people in Sumba call this rute the Lenang – Mamboro route. And many people say that the northern  of Sumba Island route is not in good condition, but I have passed it with my wife and friend to go on vacation on Sumba Island during the rainy season so that we can also sure the difference between the rainy season and the dry season on Sumba Island. And even though the road is already built in the northern lane, the condition is still narrow. Always be careful on the road. Have a good vacation. Let’s check it out!

Sebagai pulau yang menyandang predikat hamparan rumput yang terluas, maka disepanjang perjalanan sudah pasti disambut hamparan rumput yang sangat luas dan belum pernah dilihat sebelumnya. Saat musim hujan, maka hamparan rumput ini kurang lebih mirip dengan lapangan golf. Hijau dan kadang datar dan kadangkala berbukit. Warna hijau tampak seperti permadani yang sangat indah dan mengagumkan. Namun mesti hati-hati berada di ruang terbuka saat musim hujan. Dibalik indahnya rumput berhembus angin kencang dan memang saya tidak menjumpai adanya petir, namun sewaktu-waktu mungkin saja bisa terjadi.

As an island that holds the title of the widest stretch of grass, then along the way it’s definitely welcomed by a vast expanse of grass that has never been seen before. During the rainy season, this stretch of grass is more or less similar to a golf course. Green and sometimes flat and sometimes hilly. The green color looks like a very beautiful and awesome rug. But you must be careful in the open space during the rainy season. Behind the beauty of the grass blows high winds and indeed I did not find any lightning, but at any time it might happen.

Pagar hidup di beberapa lahan penggembalaan ternak cukup indah dan menghiasi perjalanan kami. Masing-masing lahan dibatasi oleh pagar hidup ini dan saat musim hujan maka tampak daun-daunnya yang rindang berwarna hijau dan berjejer rapi.  Di perkotaan memang sudah dibangun pagar rumah yang terbuat dari  besi dan beton atau batu karang yang disusun menjulang dan memang akan menjadikan rumah atau halaman semakin kokoh dan modern, namum  jika rumah atau halaman di kota akan terlihat lebih natural jika diberi pagar tanaman hidup ini.  Selain ramah lingkungan, tanaman hidup juga akan memberikan ruang yang lebih lapang, segar dan tidak sesak. Bukan hanya itu, dengan menggunakan pagar tanaman hidup, sudah dipastikan tidak akan patah, retak apalagi berkarat. Tentu saja, karena pagar ini asli buatan alam. Satu lagi, yang pastinya lebih ekonomis.

Hedgerows on some livestock grazing grounds which were observed quite beautiful and decorating our trip. Each land is bordered by this living fence and during the rainy season it appears green leaves and neatly lined. In urban areas, house fences made of iron and concrete or coral that are arranged towering and indeed will make the house or yard more sturdy and modern, but if the house or yard in the city will look more natural when given a living plant fence. In addition to being environmentally friendly, living plants will also provide a space that is more spacious, fresh and looked not crowded. Not only that, by using live hedges, it is certain that it will not break, crack or even rust. Of course, because this fence is made by nature. One more, which is certainly more economic.

Beruntung hujan tidak terus menerus mengguyur bumi saat perjalanan kami, hujan reda kembali dan memberikan warna yang luar biasa. Tanaman tampaknya bergembira akan suasana musim hujan ini. Semua tampak hijau. Meski langit berwarna kelam, warna hijau ini memberikan suasana tersendiri. Namun menjengkelkan tatkala hujan turun, kamipun harus menutup jendela mobil dan tidak dapat melihat apa-apa kecuali rela berbasah ria. Don’t worry be happy.

Lucky the rain does not continually flush the earth during our trip, the rain sometimes subsides and gives extraordinary color. Plants seem to be excited about the atmosphere of this rainy season. Everything looks green. Although the sky was dark in color, this green color provided its own atmosphere. But it was annoying when rains, we also have to close the car’s window and cannot see anything except willing to wet. Don’t worry be happy.

Pulau Sumba adalah tempat ribuan ekor ternak hidup bebas di padang sabana luas dan juga menjadi jantung kehidupan bagi pulau ini. Kuda Sumba yang dikenal dengan sebutan Kuda Sandalwood (kayu cendana) sudah dikenal dunia sejak ratusan tahun silam. Bahkan sejak abad 16, orang Portugis, Inggris, Arab, dan Cina telah datang ke Sumba untuk mencari ternak dan kayu cendana. Tak jarang kita menjumpai kerbau bermain asyik di dalam kubangan.

visit my photo gallery : Click here


Sumba is where thousands of livestock live freely in the vast Savannah and is also the heart of life for this island. Sumba horse known as Sandalwood Horse (sandalwood) has been known in the world since hundreds of years ago. Even from the 16th century, Portuguese, English, Arabs and Chinese had come to Sumba to look for [horse] cattle and sandalwood. Infrequently we also found buffaloes playing in a puddle.

Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki banyak sekali pantai cantik yang tersebar dari Sabang hingga Merauke. Tak perlu jauh-jauh liburan hingga ke luar negeri untuk menikmati pantai berpasir putih dengan air laut bening dan berwarna biru karena Indonesia juga punya banyak pantai-pantai seperti itu. Salah satu daerah di Indonesia yang jadi surganya pantai-pantai cantik adalah Pulau Sumba di Nusa Tenggara Timur. Pantai-pantai di Sumba masih banyak yang perawan alias belum ramai dikunjungi wisatawan.Dan saya lihat dibeberapa daerah di utara Pulau Sumba ini. 

As an archipelago, Indonesia has many beautiful beaches that spread from Sabang to Merauke. There is no need to go far away abroad just to enjoy white sandy beaches with clear and blue sea, Indonesia also has many beaches like that. One area in Indonesia that is a paradise for beautiful beaches is Sumba Island in East of Nusa Tenggara. There are still many beaches on Sumba which are virgin or not crowded by visitors and tourists. And I saw it in some areas in north of Sumba Island.

Sungai-sungai besar juga dilewati yang menandakan bahwa di Pulau Sumba terdapat air yang melimpah. Sungai-sungai ini tampak telah dimanfaatkan warga untuk bercocok tanam. Namun saat musim kemarau aliran Sungai akan mengecil karena debit air pada sumbernya akan berkurang. Warga menuturkan bahwa ada buaya yang hidup di beberapa sungai, oleh sebab itu kalau belum ahli jangan bermain main di sungai yang belum kita kenal. cukup menikmati keindahannya saja sembari melepas lelah.

Large rivers were also passed which indicates that there is abundant water on Sumba Island. These rivers appeared  been used by residents to grow crops. But during dry season the river flow will decrease because the water flow at the source will decrease. Residents said that there are crocodiles that live in several rivers, so if not experts don’t play on rivers that we don’t know. just enjoying its beauty while unwind.

Melewati Mamboro, tampak hamparan sawah yang indah. Tampak perumahan warga yang menyatu dengan sawah-sawah yang ada. Sawah terluas pernah saya jumpai di bagian selatan Pulau Sumba yakni di Wanokaka. Sawah dan ternak ini menghentikan perjalanan kami untuk mengambil foto dan menikmati alam persawahan.

Passing through Mamboro, there is a beautiful stretch of rice fields. It appeared that residents’ housing blends with existing fields. The widest paddy field I have ever met in the southern part of Sumba Island is in Wanokaka. These rice fields and livestock stopped our trip to take photos and enjoy the rice fields.

Saat musim hujan, maka diatas pulau Sumba tampak langit yang cukup indah. Beraneka rupa formasi awan dan warna-warna memukau akan tampak dari hamparan tanah luas dan kosong. Sejenak kami melupakan alam hijau nan indah tapi pandangan mata tertuju kepada lukisan alam yang indah di angkasa. Hamparan luas menyebabkan kita dapat melihat keindahan ini. Kadang kami berteriak “Hei lihat ada naga diangkasa”, dan kami pun bersama melihat keangkasa. 

During rainy season, then above the island of Sumba the sky shown pretty beautiful. A variety of cloud formations and stunning colors appeared from a vast expanse  and empty land. For a moment we forgot the beautiful green grass and nature but our eyes were fixed on beautiful natural paintings in space. A wide expanse causes us able to see this sky beauty. Sometimes we shout “Hey look there is a dragon in the sky”, and we together looked at the sky.


Sebenarnya jarak tempuh dari Sumba Timur menggunakan jalur utara Pulau Sumba menuju ke Sumba Barat Daya adalah lebih pendek namun karena banyak berhentinya maka tak terasa sang surya akan pergi meninggalkan kami. Namun sebelumnya tampak warna kuning dan sangat memukau dan seperti sebuah alaram mengingatkan kami bahwa senja di Pulau Sumba memberikan hiburan dan pemandangan yang cukup menarik. Kami pun bergegas menangkap cahaya-cahaya matahari ini sebelum hujan kembali turun. 


Actually the distance from East Sumba when following the northern road of Sumba Island to Southwest Sumba is shorter than other route, but due to many stops, so the sun would love to leave us behind. But before the time comes, it appeared yellow in the sky and was very stunning and just like an alarm reminded us that the twilight on Sumba Island provided entertainment and quite interesting scenery. We rushed to catch the sunlight before it rain again.

Seperti yang kita tahu, jalanan di Tanah Air tidak sepenuhnya halus tanpa hambatan. Begitu pula di Pulau Sumba ini. Terkadang kita menemui jalanan yang tidak dalam kondisi baik seperti berlubang atau masih dalam kondisi tanah. Namun di Sumba rata-rata jalan telah diaspal namun masih sempit dan ada yang rusak berlubang dan erosi. Mobil yang sip dan bahan bakar yang cukup merupakan ceklist persiapan yang tepat. Hal yang patut dipertimbangkan lainnya adalah kapasitas penumpang yang dimiliki. Rata-rata Mobil yang diperlukan adalah yang luas dan mampu membawa banyak penumpang dan juga barang. Dengan begitu bepergian dengan keluarga atau bersama teman sudah tidak menjadi isapan jempol belaka. Touring dengan sepeda motor atau sepeda pastinya memiliki ceklist persiapan yang sama. 


As we know, roads in the country are not completely smooth without obstacles. Similarly, on Sumba Island. Sometimes we met roads that are not in good condition such as holes or still in soil conditions. However, on Sumba the average road has been paved but is still in narrow conditions and some are damaged such holes and erosion. Best cars and enough fuel are the right preparation checklist. Another thing that should be considered is the capacity of passengers owned by car. The average car needed is broad and capable of carrying many passengers and goods. So traveling with family or with friends is not a mere figment. Touring on a motorcycle or bicycle certainly has the same preparation checklist.

Banyak hal baru dan unik bisa dijumpai di sepanjang perjalanan. Salah satunya adalah kambing-kambing warga pada berteduh di bawah atap sebuah sekolah yang tampak sepi. Mungkin saja anak-anak sekolah sedang libur atau sudah selesai belajar atau ternak – ternak itu adalah milik murid-murid disana, sebab murid-murid didesa selain belajar juga rajin membantu orang tua untuk memelihara ternak mereka. Unik dan pasti tidak akan dijumpai di kota-kota besar. 


Many new and unique things can be found throughout the trip. One of them is the residents’ goats sheltering under the roof of a school that looked quite and deserted. It may be that school children was on holiday or have finished learning by the day or that the goats are belong to the students there, for information that students in the village besides learning are also diligent in helping parents to raise their livestock. Unique and certain will not be found in big cities.

Saat tahun lalu, berkunjung ke pulau Sumba dan berkunjung ke berbagai tempat maka semuanya tampak coklat kering dan panas tentunya. Namun satu hal yang perlu digarisbawahi adalah jangan lupa persiapan yang baik terutama minuman dan makanan yang akan menemani perjalanan kita. Meski di beberapa desa sudah mulai ada kios – kios makanan dan minuman ringan. Persiapan kendaraan dengan baik karena bengkel hampir tidak ada dan jangan celaka sebab rumah sakit jauh letaknya. Landscape Sumba adalah sebuah pulau seluas 11.000 hektare yang terletak di gugusan Kepulauan NTT. Pulau ini terbagi atas tiga kabupaten, yaitu Sumba Barat dengan ibu kotanya Waikabubak, Sumba Barat daya dengan ibu kotanya Waitabulah dan Sumba Timur dengan ibu kotanya Waingapu. Kedepan Anakalang juga akan bertumbuh pesat. Alam Sumba bervariatif. berbukit-bukit di sebelah barat dan dataran rendah dengan hamparan padang sabana terbuka di timur. Iklimnya panas dan kering dengan musim hujan yang relatif lebih pendek.


Last year, I was visiting the island of Sumba and also visiting various places, everything seemed to be dry and hot, of course. But one thing that needs to be underlined is don’t forget to make good preparation especially mineral water and food that will always accompany our journey. Although in some villages now there are available stalls of food and soft drinks in some villages. Preparation of vehicle is also put on checklist because the workshop is almost not available in the middle of savanna and don’t get accident because the hospital is far away. Sumba Landscape is an island of 11,000 hectares land located in the NTT Islands cluster. The island is divided into three districts, West Sumba with its capital Waikabubak, Southwest Sumba with its capital Waitabulah and East Sumba with its capital Waingapu. In the future Anakalang will also grow rapidly. Sumba Nature varies. hilly on the west and low land with a stretch of open Savannah in the east. The climate is hot and dry with a relatively shorter rainy season.

Berkunjung ke Pulau Sumba, kapanpun baik musim hujan atau musim kemarau ternyata sama saja yakni menampilkan pesona alam dan budaya yang luar biasa. Salam Nusantara dan nantikan kisah kami selanjutnya. 


Visiting Sumba Island, whenever the rainy or dry season, it turns out to be the same as showing extraordinary natural and cultural charm. Regards Nusantara and look forward to our next story.




Article and Photos by Ketut Rudi
Team : Molina Olivia Odja, Yafet Horo and Nomenson Wetangmau

Danau Weekuri Di Sumba Barat Daya 2019 (Weekuri Lake South West Of Sumba 2019)


Danau Weekuri Terletak di Desa Kalenarogo, Kecamatan Kodi Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Danau Weekuri ini ramai diupload di media masa seperti di Facebook, Instagram dan Twiter sehingga mulai ramai dikunjungi oleh para wisatawan terutama wisatawan lokal  belakangan ini. Danau Weekuri yang berwarna hijau kebiru-biruan ini merupakan danau yang tergolong unik jika dibandingkan dengan danau-danau yang ada pada umumnya di Indonesia. Warna ini dihasilkan dari bercampurnya air tawar dan air laut sehingga airnya menjadi payau. 

Weekuri Lake Located in Kalenarogo Village, North Kodi District, South West of Sumba Regency, East of Nusa Tenggara Province, Indonesia. Weekuri Lake is being viral  uploaded in mass media such as Facebook, Instagram and Twitter then it starts to be crowded by tourists, especially domestic tourists. Lake of Weekuri, where is bluish green in color, is a unique lake compared to other lakes in general in Indonesia. This color is produced by mixing fresh water and sea water so that the water becomes brackish.

Dinas Pariwisata Kabupaten Sumba Barat Daya telah membangun jembatan-jembatan kayu yang mengelilingi obyek wisata ini. Pada pelataran luar terdapat bangunan pendopo untuk pengunjung beristirahat. Usaha yang sangat baik sehingga sekarang warga bebas berlibur dan berenang bak dikolam renang alami nan indah. Namun ada satu kekurangan saat saya berkunjung sempat bingung mencari jalan menuju danau dan sangat perlu dipasangi rambu penunjuk jalan menuju danau ini dari kota Waetabulah atau mungkin saja sudah dipasangi tapi hilang dengan alasan yang tidak jelas. Tapi tidak menjadi masalah sebab warga akan menunjukan arah menuju ke danau saat ditanyai mengenai lokasi danau ini.

The South West Sumba District Tourism Board has built wooden bridges that installed to surround of this tourist attraction. On the outer yard there is a pavilion building for visitors to rest. Very good effort so that now residents are free to enjoy vacation and swim like free swim in a beautiful natural swimming pool. But there is one drawback when I visited the place, I was confused to find a road to guide me to the lake and really need to be fitted with signs to this lake from the city of Waetabulah or maybe it has been installed but lost for unclear reasons. But it is not a big problem because residents will show directions to the lake when asked about the location of the lake.

Selain  bermain air ataupun berenang, pengunjung juga dapat menikmati dan menjelajahi keindahannya dari ketinggian karena pemerintah telah membangun jembatan-jembatan kayu melingkari danau. Berjalan kaki menyusuri jalan setapak untuk mengikuti bunyi deru ombak, dan pengunjung dapat menaiki bukit karang yang menjorok ke lautan lepas. Dari atas beberapa puncak bukit karang ini, maka pengunjung akan merasakan sensasi berbeda. Batas antara danau dan lautan lepas juga sudah terdapat jembatan kayu yang aman sehingga dapat menikmati indahnya lautan biru dengan ombaknya yang menghantam gugusan karang yang mengelilingi danau ini. Danau Weekuri ini pun terlihat seperti kolam biru apabila dilihat dari ketinggian dan ramai pengunjung saat weekend sehingga foto saat ini sangat berbeda dengan foto-foto yang telah dimuat oleh beberapa bloger lainnya yang diambil dahulu sebelum ramai pengunjung.

In addition to playing water or swimming, visitors can also enjoy and explore its beauty from a height because the government has built wooden bridges encircling the lake. Walk along the path to follow the sound of the roar of the waves, and visitors can climb the cliff that juts into the open sea. From the top of some of the cliff tops, visitors will feel a different sensation. The boundary between the lake and the open sea also has a safe wooden bridge so that visitors can enjoy the beauty of the blue ocean with its waves that hit a cluster of coral that surrounding this lake. Weekuri lake also looks like a blue pond when viewed from a height and crowded with visitors during weekends so that the current photo is very different from the photos that have been uploaded by several other bloggers that were taken before the visitors came to many.

Sebelum memasuki obyek wisata danau Weekuri, disambut para pedagang kain dan parang Sumba sebagai souvenir telah berkunjung ke Weekuri. Dan terdapat penjual kelapa muda dengan harga yang terjangkau. Persis seperti obyek-obyek wisata lainnya di Indonesia maka para pedagang souvenir sebagai pintu gerbangnya sebuah obyek wisata. Bisa berbelanja langsung atau nanti saat mau pulang.

Before entering the Lake of Weekuri tourism object, we welcomed by cloth traders and Sumba machetes as souvenirs for visiting Weekuri. And there are young coconut sellers at affordable prices. Just like other tourist objects in Indonesia, souvenir traders as the gate of a tourist attraction. We could shop directly or later when go home.

Sungguh indah kain-kain yang bermotif khas Sumba Barat Daya, dan menurut saya, danau ini menyediakan obyek wisata kolam renang alami nan indah jadi lebih baik kalau ada yang menjual celana pendek dan baju kaos motif Sumba Barat Daya yang unik untuk mereka yang lupa membawanya, Dan perlu disiapkan ruang ganti yang memadai. Tempat ini sekarang masih gratis tidak dipungut biaya masuk dan tentunya sangat baik. Perlu diberikan pelatihan bagi para penjual souvenir agar tidak berebutan dalam menjual barang dagangannya atau lebih baik dibuat sebuah koperasi jadi semua pelaku usaha mendapatkan hasil yang sama dengan pelayanan yang baik.

It’s really beautiful fabrics with typical South West Sumba motifs, and in my opinion, this lake provides beautiful natural swimming pool tourism objects so it’s better if someone sells shorts and T-shirts decorated by Southwest Sumba motif that are unique to those who forget to bring them for swim, And an adequate changing room needs to be prepared. This place is still  free of charge now and certainly very good for visitors. Training needs for souvenir sellers so that they don’t compete in selling their merchandise or it is better to make a cooperation so that all sellers in cooperation will get the same results with of course a good service.

Ketut Rudi

Kodi Sumba Barat Daya Indonesia (Kodi South West Of Sumba Island Indonesia )


Kabupaten Sumba Barat Daya adalah salah satu kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Timur Indonesia dengan ibukotanya Tambolaka yang telah memiliki bandara yang memadai sehingga mudah untuk berkunjung ke kabupaten ini dari pulau-pulau lainnya di Indonesia yang telah menjadi gerbang internasional seperti dari Bali atau Surabaya dan Jakarta. Sumba barat daya memiliki pantai-pantai cantik nan indah, air terjun dan obyek wisata lainnya yang layak untuk anda kunjungi dan nikmati dan obyek-obyek wisata di Sumba Barat Daya masih sangat asri, pantai berpasir putih dengan air laut yang jernih sehingga sangat cocok buat Anda beristirahat dan menenangkan diri dari hingar bingarnya kota besar. Namun sebelum ke pantai penting untuk kita ketahui bersama adat istiadat di Sumba Barat Daya salah satunya adalah Kecamatan Kodi yang menyimpan sejuta pesona wisata budaya. Yuk simak artikel ini semoga bermanfaat dan menambah wawasan nusantara dan belajar kembali dari budaya yang diwariskan oleh nenek moyang kita yakni sebuah kesederhanaan.

Sumba Barat Daya Regency is one districts in East of Nusa Tenggara Province of Indonesia with its capital is Tambolaka which has an adequate airport so it is easy to visit this district from other islands in Indonesia which have become international gateways such as from Bali or Surabaya and Jakarta. Southwest Sumba has beautiful beaches, waterfalls and other attractions that you deserve to visit and enjoy and tourism objects in Southwest Sumba are still very beautiful, white sandy beaches with clear sea water are very suitable for your rest and calm down from the frenzied big city. But before going to the beach it is important for us to know about customs in South West of Sumba, one of them is in Kodi District, where holds a million cultural tourism charms. Let’s read this article hopefully useful and add knowledge about Indonesia archipelago and underlining some important point from the culture inherited by our ancestors, which is called a simplicity.

Ada banyak kampung adat di Sumba Barat Daya, seperti saat saya mengunjungi salah satu kampung adat yakni “Kampung adat Bahewa” dan “Kampung adat Rangga Baki” yang terletak di Desa Wula Homba Kecamatan Kodi Sumba Barat Daya. Kampung-kampung adat letaknya saling berdekatan seperti Kampung adat Rangga Baki yang berdekatan dengan beberapa kampung adat lainnya yakni : Kampung adat Pakari, Rategaro, Ngahu watu, Parona Baroro, Rada Kapal, Malongge, Kabota dan Kampung adat Mehang Mata.

There are many customary villages in Southwest Sumba, such as when I visited one of the traditional villages name “Bahewa traditional village” and “Rangga Baki traditional village” which is located in Wula Homba Village, Kodi South West Sumba District. Traditional villages are located near between one to another for example the Rangga Baki traditional village where is adjacent to several other traditional villages, name: Pakari, Rategaro, Ngahu watu, Parona Baroro, Rada Kapal, Malongge, Kabota and Mehang Mata traditional village.

Kampung adat Rangga Baki merupakan salah satu dari sekian banyak kampung adat yang memiliki warna budaya tersendiri di Sumba Barat Daya. Sebuah daerah yang memiliki banyak perkebunan Jambu mente, kelapa dan jagung. Saya bertemu langsung dengan Bapak Pelipus Horo dan ibu serta rumpun keluarga yang ramah mengantar berkeliling dan menjelaskan salah satu rumah adat yang ada. Rumah adat dalam bahasa Kodi disebut dengan Umma dan Umma Ramba adalah rumah adat keluarga besar Horo serta bergabung dalam satu kampung adat Rangga Baki yang terdiri dari rumah adat masing-masing keluarga besar lainnya.

Rangga Baki traditional village is one of many indigenous villages that have it’s own cultural colors in Southwest Sumba. An area that has many cashew, coconut and corn plantations. I met directly to Mr. Pelipus Horo and his wife also friendly families who drove around and explained one of the traditional houses. The traditional house in the Kodi language is called “Umma” and Umma Ramba is a traditional house of the large Horo family and joins one traditional village of Rangga Baki which is consisting of many traditional house of each other large family.

Kampung adat Rangga Baki dikelilingi batu karang sebagai pagar kampung dan halaman depan kampung terdapat kuburan-kuburan keluarga dan juga didalam perkampungan keluarga besar dalam kampung adat terdapat beberapa kuburan yang melingkari sebuah altar atau dalam bahasa Kodi disebut dengan “Natar ” sebagai tempat penyemblihan hewan saat ada pesta atau acara-acara adat. Sehingga tampak disetiap teras rumah tengkorak kerbau yang sangat unik sebagai tanda acara-acara yang diadakan setiap tahunnya. Di Kodi terdapat 6 “Kabisu” yang mana masing-masing kabisu terdiri dari kumpulan beberapa kampung adat yang dalam bahasa Kodi disebut “Parona”. Seperti sebuah kecamatan kemudian desa dan RT RW didalamnya kalau diterjenmahkan ke struktur organisasi di negara Indonesia.

Rangga Baki traditional village surrounded by rocks as a village fence and the front yard of the village there are family graves and also inside yard of large family members in this traditional village there are also several graves encircling an altar or in the Kodi language called “Natar” as a place to slaughter animals when there traditional parties or events conducted. So that it appears on each terrace of the house welcoming by a very unique buffalo skull as a sign of events held annually. In Kodi contains of 6 “Kabisu”, each of which consists of a collection of several traditional villages that in Kodi called “Parona”. Like a sub-district then a village and a neighborhood  if it is transferred to an organizational structure in the country of Indonesia.

Alat musik di Kodi yang mana digunakan dalam acara-acara adat yakni  Ndungga  alat musik yang menyerupai gitar yang hanya menggunakan 4 buah senar untuk mengiringi tarian dibarengi dengan alat musik lainnya seperti gong dalam bahasa kodi disebut dengan Tala dan Tambur atau Mbedu. Souvenir yang dijual oleh warga setempat saat saya berkunjung adalah kain motif Sumba Barat Daya sebagai ikat kepala, parang sumba dan Mamoli atau Hamoli yang merupakan hiasan yang digunakan dalam acara pernikahan yang mana aslinya terbuat dari emas namun diduplikasi menggunakan bahan dasar tanduk kerbau. Tarian Pasola adalah tarian masal di Kodi yang sudah cukup terkenal di publik yang pernah atau bahkan belum pernah berkunjung ke Sumba. Pasola berasal dari kata “sola” atau “hola”, yang berarti sejenis lembing kayu yang dipakai untuk saling melempar dari atas kuda yang sedang dipacu kencang oleh dua kelompok yang berlawanan.Setelah mendapat imbuhan `pa’ (pa-sola, pa-hola), artinya menjadi permainan. Jadi pasola atau pahola berarti permainan ketangkasan saling melempar lembing kayu dari atas punggung kuda yang sedang dipacu kencang antara dua kelompok yang berlawanan.Pasola merupakan bagian dari serangkaian upacara tradisional yang dilakukan oleh orang Sumba yang masih menganut agama asli yang disebut Marapu (agama lokal masyarakat sumba).Permainan pasola diadakan pada empat kampung di kabupaten Sumba Barat.Keempat kampung tersebut antara lain Kodi, Lamboya, Wonokaka, dan Gaura. Pelaksanaan pasola di keempat kampung ini dilakukan secara bergiliran, yaitu antara bulan Februari hingga Maret setiap tahunnya.

The musical instrument in Kodi which is used in traditional events is “Ndungga”, a musical instrument that resembles a guitar that only uses 4 strings to accompany dances accompanied by other instruments such as gongs in Kodi language called Tala and Tambur or Mbedu. Souvenirs sold by local residents during my visit are Cloth of South West Sumba motifs as headbands, sumbanese machetes and Mamoli or Hamoli which are decorations used in weddings which are originally made of gold but are duplicated using buffalo horn base material. The Pasola dance is a mass dance in Kodi that is already quite well-known in the public who have or have never visited Sumba. Pasola comes from the word “sola” or “hola”, which means a type of wooden javelin that is used to throw each other from the horse which is being driven fast by two opposing groups. After receiving the `pa ‘(pa-sola, pa-hola) , meaning to just a game. So pasola or pahola means the game of dexterity throwing wooden javelins from on horseback which is being spurred between two opposing groups. Pasola is part of a series of traditional ceremonies carried out by Sumba people who still adhere to the original religion called Marapu (local sumba community religion). ). Pasola games were held in four villages in West Sumba district. The four villages included Kodi, Lamboya, Wonokaka, and Gaura. The implementation of the pasola in the four villages is carried out in turns, between February and March each year.

Struktur rumah adat di Sumba Barat Daya yakni rata-rata terbuat dari bambu bulat (Onggol) dengan atap alang (Ngingo) dengan tali pengikat menggunakan tali dari pohon -pohon di hutan yang disebut dengan tali hutan. Rumah adat ini terdiri dari 4 tiang utama yang cukup besar ukurannya yakni jenis kayu Bayam (orang Kodi menyebutnya kayu kanimbil) yang sudah cukup tua sehingga kuat dan berdiri kokoh. Terdapat teras depan dan belakang yang disebut dengan katendeng. Ruangan paling atas dan luas ukurannya adalah tempat bermusyawarah serta persis ditengah-tengah terdapat tempat makan bersama disertai tempat untuk menyimpan bahan makanan disertai tungku pengasapan dibawahnya. Kurang lebih seperti kulkas di era modern ini. Terdapat kamar-kamar tidur dan penyimpanan barang-barang penting untuk kepentingan adat. Dan terdapat satu kamar utama yang hanya boleh didiami oleh para tetua adat atau yang paling dituakan di dalam sebuah rumpun keluarga. 

The structure of traditional houses in Southwest Sumba is on average made of round bamboo (Onggol) weed grass roof (Ngingo) tied up using ropes from specific trees in the forest called rope of forests. This traditional house consists of 4 main pillars which are quite large in size, the type of wood is Spinach trees (the Kodi call it kanimbil wood) which is old enough so that house will strong and stands firm. There is a front and back terrace called katendeng. The top and broadest size of the room is the place of discussion and exactly in the middle there is a shared dining area accompanied by a place to store food accompanied by a fuming furnace located below of food store. More or less like a refrigerator in this modern era. There are bedrooms and storage of important items for customary purposes. And there is one main room that can only be inhabited by traditional elders or the most elderly in a family member.

Pariwisata terbukti telah mengangkat kehidupan masyarakat, karena sektor ini mampu menggerakkan roda perekonomian di segala lapisan masyarakat dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat, sekaligus mampu mendorong pertumbuhan dan pengembangan wilayah. Seperti di daerah lainnya yang telah berhasil. Bali sebagai contohnya. Namun demikian, perlu disadari bahwa upaya-upaya pengembangan pariwisata yang dilaksanakan oleh pemerintah sangat membutuhkan dukungan penuh dan partisipasi aktif dari masyarakat. Ciptakan suasana pariwisata yang baik melalui gerakan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat agar siap untuk berperan sebagai tuan rumah (Host) dan memahami, mampu serta bersedia untuk mewujudkan SAPTA PESONA di lingkungannya yang meliputi unsur-unsur : Aman, Tertib, Bersih, Sejuk, Indah, Ramah, dan Kenangan.

Tourism has proven to lift people’s lives, because this sector is able to drive the economy in all side of life and has a direct impact on people’s welfare, while in other hand is also able to encourage regional growth and development. Like in other areas that have succeeded on this sector. Bali for example. However, it should be realized that tourism development efforts carried out by government desperately need full support and active participation from community. Create a good tourism atmosphere through movements to raise public awareness so that they are ready to act as Hosts and understand, are able and willing to realize the SAPTA PESONA  in their environment which includes elements: Safe, Orderly, Clean, Cool, Beautiful, Friendly , and Memories.

AMAN 

Suatu kondisi lingkungan di destinasi pariwisata atau daerah tujuan wisata yang memberikan rasa tenang, bebas dari rasa takut dan kecemasan bagi wisatawan dalam melakukan perjalanan atau kunjungan ke daerah tersebut. Bentuk aksi yang diwujudkan, antara lain:

a. Sikap tidak mengganggu kenyamanan wisatawan dalam kunjungannya.

b. Menolong dan melindungi wisatawan.

c. Menunjukkan rasa bersahabat terhadap wisatawan.

d. Memelihara keamanan lingkungan.

e. Membantu memberi informasi kepada wisatawan.

f. Menjaga lingkungan yang bebas dari bahaya penyakit menular.

g. Meminimalkan resiko kecelakaan dalam penggunaan fasilitas publik.

SECURE

An environmental condition in a tourism destination or tourist destination that gives a sense of calm, free from fear and anxiety for tourists in traveling or visiting the area. The form of action that shall be realized, among others:


a. The attitude does not disturb the comfort of tourists during their visit.
b. Helping and protecting tourists.
c. Shows a sense of friendliness towards tourists.
d. Maintain environmental security.
e. Help to provide adequate information to tourists.
f. Maintain an environment free from dangers of infectious diseases.
g. Minimizing the risk of accidents in the use of public facilities.

TERTIB

Suatu kondisi lingkungan dan pelayanan di destinasi pariwisata/ daerah tujuan wisata yang mencerminkan sikap disiplin yang tinggi serta kualitas fisik dan layanan yang konsisten dan teratur serta efisien sehingga memberikan rasa nyaman dan kepastian bagi wisatawan dalam melakukan perjalanan atau kunjungan ke daerah tersebut. Bentuk aksi yang diwujudkan, antara lain: 

a. Mewujudkan budaya antri.

b. Memelihara lingkungan dengan mentaati peraturan yang berlaku.

c. Disiplin waktu/ tepat waktu.

d. Serba jelas, teratur, rapi, dan lancar.

ORDERLY

An environmental condition and service in a tourism destination / tourist destination that reflects a high level of discipline and consistent and orderly and efficient physical quality and services so as to provide a sense of comfort and certainty for tourists to travel or visit the area. The form of action that shall be realized, among others:

a. Realizing a culture of queuing.
b. Maintain the environment by complying with applicable regulations.
c. On Time performance / timely discipline.
d. All clear, organized, neat, and smooth.

BERSIH

Suatu kondisi lingkungan serta kualitas produk dan pelayanan di destinasi pariwisata / daerah tujuan wisata yang mencerminkan keadaan yang sehat / hygienic sehingga memberikan rasa nyaman dan senang bagi wisatawan dalam melakukan perjalanan atau kunjungan ke daerah tersebut. Bentuk aksi yang diwujudkan, antara lain: 

a. Tidak membuang sampah / limbah sembarangan.

b. Menjaga kebersihan lingkungan objek dan daya tarik wisata serta sarana dan prasarana pendukungnya.

c. Menjaga lingkungan yang bebas dari polusi udara (akibat asap kendaraan atau rokok, bau lainnya).

d. Menyiapkan sajian makanan dan minuman yang higienis.

e. Menyiapkan perlengkapan penyajian makanan dan minuman yang bersih.

f. Pakaian dan penampilan petugas bersih dan rapi.

CLEAN

An environmental condition and the quality of products and services in a tourism destination / tourist destination that reflects a healthy / hygienic situation so as to provide a sense of comfort and pleasure for tourists to travel or visit the area. The form of action that is realized, among others:

a. Do not dispose of garbage / waste carelessly.
b. Maintain the cleanliness of the environment of objects and tourist attractions as well as supporting facilities and infrastructure.
c. Maintain an environment free of air pollution (due to vehicle or cigarette smoke, other odors).
d. Prepare hygienic foods and drinks.
e. Prepare clean food and beverage presentation equipment.
f. The clothes and appearance of the attendants are clean and neat.

SEJUK

Suatu kondisi lingkungan di destinasi pariwisata / daerah tujuan wisata yang mencerminkan keadaan yang sejuk dan teduh yang akan memberikan perasaan nyaman dan ”betah” bagi wisatawan dalam melakukan perjalanan atau kunjungan ke daerah tersebut. Bentuk aksi yang diwujudkan, antara lain: 

a. melaksanakan penghijauan dengan menanam pohon

b. memelihara penghijauan di lingkungan objek dan daya tarik wisata serta jalur wisata.

c. Menjaga kondisi sejuk dalam area publik / fasilitas umum, hotel, penginapan, restoran dan sarana prasarana dan komponen / fasilitas kepariwisataan lainnya.

COOL

An environmental condition in a tourism destination / tourist destination that reflects a cool and shady situation that will provide a feeling of comfort and “feel at home” for tourists to travel or visit the area. The form of action that is realized, among others:

a. Go green by planting trees
b. maintain reforestation in the environment of tourist objects and attractions and tourist routes.
c. Maintain cool conditions in public areas / public facilities, hotels, inns, restaurants and other infrastructure facilities and tourism components / facilities.

INDAH

Suatu kondisi lingkungan di destinasi pariwisata / daerah tujuan wisata yang mencerminkan keadaan yang indah dan menarik yang akan memberikan rasa kagum dan kesan yang mendalam begi wisatawan dalam melakukan perjalanan atau kunjungan ke daerah tersebut, sehingga mewujudkan potensi kunjungan ulang serta mendorong promosi ke pasar wisatawan yang lebih luas. Bentuk aksi yang diwujudkan, antara lain: 

a. Menjaga obyek dan daya tarik wisata dalam tatanan yang estetik, alami, dan harmoni.

b. Menata lingkugan dan tempat tinggal secara teratur dan serasi serta menjaga karakter kelokalan.

c. Menjaga keindahan vegetasi, tanaman hias dan peneduh sebagai elemen estetika lingkungan yang bersifat alami.

BEAUTIFUL

An environmental condition in a tourism destination / tourist destination that reflects beautiful and attractive conditions that will give a sense of awe and a deep impression of tourists in traveling or visiting the area, thus realizing the potential for repeat visits and encouraging more promotion to the tourist market large. The form of action that is realized, among others:

a. Maintain objects and tourist attractions in an aesthetic, natural and harmonious order.
b. Organize the environment and residence regularly and harmoniously and maintain the character of locality.
c. Maintain the beauty of vegetation, ornamental plants and shade as natural elements of environmental aesthetics.

RAMAH 

Suatu kondisi lingkungan yang bersumber dari sikap masyarakat di destinasi pariwisata / daerah tujuan wisata yang mencerminkan suasana yang akrab, terbuka dan pnerimaan yang tinggi yang akan memberikan perasaan nyaman, perasaan diterima dan ”betah” (seperti di rumah sendiri) bagi wisatawan dalam melakukan perjalanan atau kunjungan ke daerah tersebut. Bentuk aksi yang diwujudkan, antara lain: 

a. Bersikap sebagai tuan rumah yang baik dan rela serta selalu siap membantu wisatawan.

b. Memberi informasi tentang adat istiadat secara sopan.

c. Menunjukkan sikap menghargai dan toleransi terhadap wisatawan.

d. Menampilkan senyum yang tulus.

Makna yang terkandung dalam konsep SADAR WISATA adalah dukungan dan pertisipasi seluruh komponen masyarakat dalam mewujudkan iklim yang kondusif bagi tumbuh dan berkembangnya kepariwisataan di suatu wilayah. 

FRIENDLY

An environmental condition originating from the attitude of the community in a tourism destination / tourist destination that reflects an atmosphere that is intimate, open and high acceptance that will give a feeling of comfort, feeling accepted and “at home” (like at home) for tourists in traveling or visit to the area. The form of action that is realized, among others:

a. Being a good and willing host and always ready to help tourists.
b. Providing information about customs politely.
c. Demonstrate respect and tolerance for tourists.
d. Showing a sincere smile.

The meaning contained in the SADAR WISATA concept is the support and participation of all components of society in realizing a conducive climate for the growth and development of tourism in a region.

Hotel Sinar Tambolaka adalah salah satu hotel yang berada di Waetabulah ibukota Sumba Barat Daya dan letaknya dekat dengan bandara. Disamping itu hotel ini telah membangun fasilitas penunjang yang boleh dikatakan paling lengkap. Tersedia paket-paket wisata yang melayani setiap pengunjung datang ke Sumba Barat Daya. Bangunan hotel terlihat mengikuti budaya yang ada sehingga suasana menjadi tidak terlupakan. Sebuah usaha dalam rangka mewujudkan program sadar wisata dari pengusaha yang telah lama berkecimpung di dunia pariwisata di Sumba Barat Daya dan berhasil menyerap sumber daya manusia di Sumba. 

Sinar Tambolaka hotel is one of the hotels on Waetabulah, the capital of Sumba Barat Daya and  located so close to the airport. Besides that this hotel has built supporting facilities which can be said to be the most complete in South West Of Sumba. Tour packages are available that serve every visitor coming to South West of Sumba Island. The hotel building looks to follow the existing culture so the atmosphere becomes unforgettable. An effort in order to realize a tourism conscious program from entrepreneurs who have long been in the world of tourism in South West Of Sumba and managed to absorb human resources in Sumba Island.


“Didalam rumah tangga yang Baik Ada dekapan hangat Cinta kasih……”. Ketut Rudi Utama
“In a good family there is a warm cuddle of love ……”.
Ketut Rudi Utama






Article by Ketut Rudi
References by  Ishak P.B Horo (Many thanks for giving us beautiful experiences in Kodi)


Team :
Yafet Horo, Molina Olivia, Nomenson Wetangmau
Visit Beautiful and amazing Sumba Island Indonesia

Review Jasa Pengeboran Sumur Air Tanah Sumur Bor Di NTT (Review on Groundwater Well Drilling Services in NTT)


Melanjutkan tulisan pertama  tentang Cara menentukan lokasi titik air sumber dengan mengunakan GEO DETECK , maka kali ini kita akan membicarakan tentang proses pengeboran air sumur dalam yang baik dan benar.  Semua langkah langkah tersebut harus dilakukan untuk mendapatkan kualitas dan hasil yang bagus.

Continuing on earlier article about How to decide site of  water source points using advance tool called GEO DETECT, so this time we will discuss about the process of drilling deep ground water in a proper way. All these steps  carried out to get good quality and results.

Adapun langkah langkahnya adalah sebagai berikut :

  • Survey lapangan, geo deteck untuk menentukan lokasi yang tepat (lebih lengkap click disini )
  • Persiapan alat dan mobilisasi ke lokasi
  • Alat dan personil harus komplit dan professional
  • Mendirikan menara bor, dan proses setting mesin bor
  • Bikin bak lumpur (sirkulasi)
  • Mulai Pilot hole (Percobaan pemboran), dengan dicermati tiap kedalaman dan kandungan batuannya (litologi batuan tiap meter perlapisan).dan dicatat waktu kecepatan pengeboranya.
  • Loggingtest (untuk mengetahui lapisan air tanah /aquifer)
  • Ramming (pembesaran lobang bor)
  • Konstruksi pipa dan screen (saringan)
  • Gravelling, Isi bagian annulus dengan gravel, supaya bening airnya.
  • Pembersihan sumur
  • Pumping test, pengetesan pompa
  • Finishing, membuat konstruksi pondasi pada lubang atas sumur bor disekeliling pipa casing
  • Pengetesan air, bila ingin hasil dari kwalitas airnya maka dibawa kelaboratorium
  • Proses selesai … btw … tiap lokasi belum tentu sama kwalitas airnya

Untuk informasi lebih lanjut hubungi kami di Call / Wa  0821 4525 1950 ( Sumur Bor, Bor Pile, Jasa Pengeboran, Grounding, Deteksi Air, wilayah Kupang – NTT dan seluruh Indonesia )

The steps as follows :

  • Field survey, Geo detect to decide the exact location (more complete article clickhere!) 
  • Tool preparation and mobilization to the exact location 
  • Tools and staff must be well prepared and professional 
  • Erecting drill machine  tower, and setting the drilling process
  • Make a mud tub (for best mud circulation during drill process so mud does not extend to certain areas) 
  • Starting pilot hole (drilling test), with a careful look at each depth and rock content (rock literary of each coating in meter of dept) and recording the drilling speed time. 
  • Logging-test (to find out the groundwater / aquifer) 
  • Ramming (enlargement of drilled holes) 
  • Pipe and screen construction 
  • Graveling, Fill the annulus with gravel, so the water is clear. 
  • Cleaning wells 
  • Pumping test,  testing on installed pump
  • Finishing, by making Taft concrete construction in top of the well of well around the casing pipe 
  • Water testing, when you need to declare the results on quality of underground water, then sample of water shall be proposed  laboratory so need more cost for laboratory testing.
  • The process is complete … by the way … each scene is having different water quality

For more information contact us at Call / Wa 0821 4525 1950 (Well,  Pile, and Drilling Services, drill for electricity Grounding, Water Detection, for Kupang area – NTT, and outside Area needs discussion )

Photo gallery :

Survey

Preparation

Drilling Process

Our Drilling Machine

Drilling Pipe

teamwork

The result

Review Jasa Mendeteksi Sumber air tanah di NTT ( Review on Detecting Underground Water source Services in NTT )


Review Jasa Mendeteksi Sumber air tanah di NTT ( Review on Detecting Underground Water source Services in NTT )

Air bersih sangat menunjang semua aspek kehidupan sehari hari. Tanpa air semua jenis kehidupan akan mengalami kesulitan. Tak terkecuali kita manusia sangat membutuhkan air untuk melangsungkan kehidupan kita. Salah satu cara mendapatkan air bersih adalah dengan cara pengeboran, cara ini dipandang sebagai cara yang paling efektif dan efisien dalam menyelesaikan masalah kelangkaan air bersih di beberapa daerah di Indonesia khususnya di Nusa Tenggara Timur. Sumur bor adalah cara cepat dan tepat untuk menyediakan air yang sangat dibutuhkan oleh manusia.

Clean water greatly supports all aspects of daily life. Without water then all kinds of life will experience on difficulties. No exception including humans who really need water to sustain their lives. One method in order to get clean water is by drilling, this method is seen as the most effective and efficient way to solve the problem of scarcity of clean water in several regions in Indonesia, especially in East of Nusa Tenggara. Drill wells are a fast and appropriate way to provide water that is needed by humans.

Banyak perusahaan pengeboran yang menawarkan  jasa mereka untuk membuat sumur bor, akan tetapi banyak juga dari sekian banyak perusahaan itu yang tidak mengerti akan proses dan teknik pengeboran yang benar. Sehingga banyak yang gagal dalam proses pembuatan sebuah sumur bor. Kegagalan diawali dari deteksi keberadaan air tanah disebuah lokasi.

Many drilling companies offer their services to work drill wells, but many of them do not understand the correct drilling process and techniques. So many failed in the process of making a borehole. Failure begins with the detection of groundwater in a location.

eb8a7-sumur2bbor2b1

Dikarenakan hal tersebut maka kami terketuk untuk memberikan suatu solusi dan cara yang benar dalam proses pembuatan sebuah sumur bor mulai dari pendeteksian keberadaan air tanah yang tepat dan pasti. Secara simple akan kami buatkan ringkasan proses pembuatan sumur bor yang benar :

Pengecekan lahan sumur bor

Pengeboran

Instalasi

Langkah pengecekan ini diambil supaya kita tahu bahwa apakah memang ada sumber air ditanah yang akan kita bor. Langkah ini penting sekali supaya proses selanjutnya tidak sia sia. Banyak terjadi kegagalan dalam pengeboran karena salah posisi atapun salah prediksi dalam menentukan lokasi air didalam tanah yang akan kita bor.

The above statement, then we are engaged to provide service for better solution and work in a correct method in the process of making a borehole especially on detecting the water availability. We simply make a summary on the process of making the correct bore well:

  Checking the well bore land for water availability

    Drilling

    Installation

This checking step is taken so that we sure that there is indeed a source of water on the area mentioned that we will drill as the next step. This step is very important so that the next process will be not in vain. There are many failures in drilling because of the wrong position or wrong predictions in determining the location of water in the area stated.

Kami sebuah perusahaan yang mencoba memberikan kepada anda sebuah teknik terbaru dalam proses penentuan lokasi dan titik air. Perusahaan kami menggunakan sebuah alat yang kami sebut GEO DETECT yang mempunyai akurasi mendekati sempurna dalam proses penentuan lokasi titik air tanah. Banyak pihak yang telah menikmati kegunaan dan keakurasian alat kami dalam proses menemukan lokasi titik air didalam tanah. Kami memberi bukti bukan janji.

( Silahkan hubungi kami kirim pesan di WA/CALL  0821-4525-1950 Edward Wijaya  )

We are a company that tries to offer you the advances techniques in the process of determining locations and water points. Our company uses a device that we call “GEO DETECT” which is providing near perfect accuracy result for determining location of groundwater points. Many parties have enjoyed the usefulness and accuracy of our tools in the process of finding  location of water points underground. We give evidence not a promise.

(Please contact us send a message at WA 0821-4525-1950 Edward Wijaya)

Berikut sedikit ulasan tentang GEO DETECT (Here’s a little review of GEO DETECT):

Produk baru 2 Sistem plus perangkat dengan sistem geologi dan jarak jauh, pendeteksi pertama di dunia untuk mendeteksi air bawah tanah. Alat ini diciptakan untuk memberikan solusi kepada masyarakat petani yang membutuhkan suply air untuk usaha mereka sampai kepada para investor lahan pertanian. Para peneliti geologi dan penjelajah air tanah dan sumur bawah tanah menyebutkan bahwa perangkat ini sangat handal kemampuannya serta lebih advance. GEO DETECT memiliki spesifikasi teknologi terbaru di dunia pendeteksian geologi dengan resolusi tinggi, Kedalaman perangkat hingga 1200 meter di bawah tanah dan jangkauan depan 2.000 meter dengan kemungkinan pembacaan ketersediaan air yang sangat akurat dan mendalam serta jenis air yang terkandung didalamnya (segar – asin – alami) dengan kemampuan deteksi di empat jenis tanah yang berbeda (berpasir – lempung – berbatu – campur).

New products 2 systems plus devices to work on geological issues and long distance measuring system, the world’s first detectors to detect underground water. This tool was created to provide a solution for farming community who need water supply for their efforts up to investors of agricultural business. Geological researchers and explorers of groundwater and underground wells said that this device is very reliable in its capabilities and more advanced. GEO DETECT has the latest specifications in the world of high-resolution geological detection, device is able to detect in depth up to 1200 meters underground and 2,000 meters front range with the possibility value is very accurate and in-depth readings of water availability and types of water contained also able to detect such (fresh – salty – natural) with detection capabilities in four different types of soil (sand – clay – rocky – mixed).

  •     Sistem Pertama : Sistem Jarak Jauh

Sistem dan keunggulan yang sangat akurat ini menentukan lokasi air dari jarak jauh. Pengguna dapat menangkap target lokasi air horisontaly dalam jangkauan terjauh 2.000 meter sampai kepada area sempit seluas 1 meter persegi, dan dengan kemampuan untuk menentukan kisaran jarak depan perangkat mulai dari 500 meter atau 1000 atau 1500 atau 2000 meter dan kedalaman 1.200 meter di bawah tanah. Saat perangkat berjalan, Anda dapat memilih salah satu bahasa dan menentukan rentang depan. Saat menangkap target, perangkat akan mengarah ke target yang terdeteksi, pengguna dapat berjalan untuk mencapai target dan benar-benar terbatas di area yang tepat diatas sumber air. Alat ini mengidentifikasi kedalaman dengan satuan meter dan sentimeter.

  •     The First System: Remote System

This high accurate system and advantages in determining location of water from a distance. Users can capture the target location of water horizontally in  the furthest range of 2,000 meters to a narrow area of 1 square meter, and with the ability to determine the range of the front distance starting from 500 meters or 1000 or 1500 or 2000 meters and a depth of 1,200 meters underground. When the device is running, you can choose one language and specify the front range. When capturing a target, the device will point to the target detected, the user can run to reach the target and is really limited to the area right above the water source. This tool identifies depths in meters and centimeters.

  • Sistem Kedua : Sistem Geofisika

Pada alat ini ditambahkan teknologi baru yang inovatif. Sebuah sistem yang mampu memindai semua lapisan tanah hingga kedalaman 1.200 meter dan menunjukan hasil melalui warna layar yang semakin pekat. hal ini juga menunjukkan kepadatan air dan jenis air yang (segar – asin – Natural) selain kedalaman air dengan meter dan sentimeter. Perangkat ini lebih spesifik dicirikan dengan adanya sistem “ground balancing” secara otomatis agar dapat diatur jenis, sifat dan akurasi terhadap data tanah yang ada. Sistem inilah yang membuat perangkat ini menjadi sebuah alat spesialis untuk mendeteksi air di bawah tanah. Perangkat ini dapat bekerja pada medan yang berbeda.

  •     The second system : Geophysical System

On this equipment there is new innovative technologies are added. A system that is able to scan all soil layers to a depth of 1,200 meters and shows results through increasingly dense screen colors. this also shows the density of water and the type of water contained such (fresh – salted – Natural) in addition to the depth of water in meters or centimeters. This device specifically characterized by the existence of an automatic “ground balancing” system in order to set the type, nature and accuracy of existing soil data. This system made this device become a specialist tool for detecting underground water. This device can work on different fields.

Laporan Hasil Pencarian (Report On Serching Result)

Pengalaman Proyek di Oepoli Perbatasan NTT – Timor Leste (Our Experience on Oepoli Border to Timor leste Project)

4fe73-alat2bgeo2bdetect2b1

d8f97-alat2bgeo2bdetect2b2

e0e07-alat2bgeo2bdetect2b3

test survey air tanah 1

test survey air tanah 2

test survey air tanah 3

“Trust us to work”

Lihat Video Pengerjaan (Watch How we works) Click here Part 1

Lihat Video Pengerjaan (Watch How we works) Click here Part 2