Tag Archives: Electricity

PT. PLN Area Kupang Mulai Menggunakan Tiang Beton Di Kota Kupang (State Electrical Company PT. PLN Kupang Area Starts Using Concrete Pole In Kupang City)


PT PLN (Persero) Area Kupang, kembali melaksanakan  progam KHS (Kesepakatan Harga Satuan) untuk beberapa paket proyek pekerjaan khusus Jasa Konstruksi dan Pemeliharaan Jaringan Distribusi serta pelayanan penyambungan terhadap pelanggan baru yang akan dikerjakan sampai tahun 2017 mendatang . Pekerjaan berada di wilayah kerja Area Kupang yang dibagi menjadi beberapa Zona termasuk Pulau  Rote, Kalabahi, Semau dan Sabu.

PT PLN (Persero) Area Kupang, re-implement the  KHS (agreement On Unit Price) program for some their special work projects of Construction and Maintenance on Distribution Network as well as building new network for new customers that will be run until the year 2017. The project scope is in Kupang Area which divided into several zones, including the island of Rote, Kalabahi, Semau and Sabu.

tiang-beton6

Dalam proyek tahun ini, satu hal  baru untuk pertama kalinya dilakukan di kota Kupang yakni penggunaan Tiang Beton untuk setiap pembangunan Jaringan Baru. Meski dari beberapa survey dan analisa oleh rekanan menyatakan bahwa Tiang Beton tergolong berat untuk direalisasikan, akan tetapi beberapa lokasi telah berhasil dibangun menggunakan Tiang Beton.

In this year project, a new thing for the first time conducted in Kupang is the usage of Concrete pole for any New Network development. Despite of some surveys and analyzes by vendors mentioning that the  Concrete Poles usage is a heavy thing to realize, but some locations have  built successfully using Concrete Pole.

tiang-beton5

Kondisi tanah berkarang adalah kendala utama keterlambatan proses pendirian tiang beton yang memiliki bobot lebih dari 1 ton ini. Disamping itu kendala akses jalan yang sempit juga menjadi faktor penghambat untuk mobilisasi ke tempat pendirian. Begitu pula kendala dalam pengadaan material lainnya selain Tiang diperlukan waktu untuk pengiriman menuju ke Kupang via expedisi laut. Hampir semua material dibeli dari Surabaya atau Jakarta.

Rocky soil conditions are major constraints which causing delay in the process of erecting concrete poles that weighs more than 1 ton. Besides, the narrow access of roads are also becoming a problem for mobilization to the place of set up. Similarly, to  material other than poles for its procurement process which needed time on its delivery to Kupang shipping via sea expedition. Almost all  material purchased from Surabaya or Jakarta.

tiang-beton4

Keterbatasan sarana dan prasarana yang tersedia memaksa para pekerja di dunia kelistrikan sebagai mitra kerja PLN di kupang untuk lebih jeli dalam membuat kerjasama kepada pihak-pihak yang mampu  untuk bekerja bersama-sama menyelesaikan program ini. Disisi lainnya PLN menerapkan peraturan perundang-undangan yang baru yakni melayani semua pelanggan yang telah dinyatakan layak instalasinya oleh Lembaga Inspeksi Teknis dengan menunjukan Sertifikat Layak Operasi yang juga sedang dirancang dan disosialisasikan ke semua pelanggan baik melalui asosiasi, lembaga inspeksi teknis dan PLN.

Limited facilities and infrastructure then forcing all parties in electrical world in Kupang as partners of PLN to be more observant in making coöperation to the other parties who are able to work together to complete this program. On the other hand, PLN has implemented their operation to comply with legislation that serves all of  new electrical customers who have declared worthy on their installation by  Technical Inspection agencies through Eligible operations Certificate which also being designed and disseminated to all customers through associations, technical inspection agencies and PLN.

tiang-beton3

Tingginya permintaan pasang baru di Kota Kupang merupakan sebuah indikasi bahwa Kota Kupang sedang mengalami pertumbuhan. Seiring dengan pertumbuhan ini diharapkan sejalan dengan penerapan program keselamatan kerja dan ketepatan waktu pelayanan pelanggan. Sebuah tantangan berat yang sedang dihadapi baik medan yang rumit serta tanah karang yang sangat susah di gali namun program ini setidaknya sudah berjalan sama halnya dengan daerah lainnya di Indonesia.

The high demand for electrical in Kupang is a sign that city of Kupang is growing. Along with this growth expected in line with  implementation of safety programs and the timeliness of customer service. A formidable challenge facing by all parties in electrical both complex terrain and  coral ground, which very difficult to dig but  at least this program has run as well as other regions in Indonesia.

tiang-beton2

Tentu masih banyak kendala yang dihadapi di lapangan. Namun patut disyukuri meski kondisi tanah berkarang, kami Cv Ariston Kupang masih sanggup mengerjakan program ini demi terpenuhinya kebutuhan listrik dengan memberikan sumbangsih berupa pencapaian upaya efektifitas pembangunan, dalam hal ini adalah meringankan biaya pemeliharaan kedepannya mengingat penggunaan tiang besi akan menambah beban pemeliharaan dikemudian hari dikarenakan oleh mudahnya tiang besi mengalami kropos oleh hawa laut sebagai karakter semua pulau di NTT.

Of course there are still many obstacles met in the field. But thankful despite the condition of rocky soil, we Cv Ariston Kupang are still having ability in working on this program for the sake of answering on requirement of electricity and to give  the effort of effectiveness in terms of maintenance,  in this case is the ease of future maintenance costs because the usage of iron pole will add future maintenance cost higher due to the ease of iron pole experiencing weaker porous by sea as the character of all  islands in NTT.

tiang-beton1

Pelaksanaan Program KHS tahun 2016 memang masih ditemukan banyak kekurangan, dan belajar dari pengalaman ini diharapkan agar tahun 2017, implementasi program ini bisa berjalan lebih baik lagi. Oleh sebab itu diperlukan sebuah system yang baik dan tidak saling menyalahkan namun saling memudahkan.

KHS Program Implementation in 2016 still found many shortcomings, and learning from this experience then expected that by 2017, implementation of this program could be run better. Therefore, we need a better system and not to blame each other but help each other.

 

 

 

Ketut Rudi

Photos by Simon Banamtuan

Supported by KTS (Concrete Pole Manufacturer), Trafindo (Transformer Manufacturer), And Merindo (Cable Manufacturer)

Mengenal Salah Satu Pabrik Travo Di Indonesia (Knowing One Transformer Factory in Indonesia)


PT. Trafoindo Prima Perkasa didirikan pada tahun 1982 sebagai Perusahaan produsen transformator. Sejak awal, perusahaan ini fokus pada pembuatan trafo distribusi dengan peredam tegangan menggunakan minyak-tegangan menengah. Dalam tahun-tahun berikutnya, perusahaan ini secara bertahap diperluas dan dikembangkan lingkup produksinya dan usaha untuk memenuhi kebutuhan peralatan listrik tegangan menengah lainnya yang terus meningkat.

Saat ini, Material Trafoindo ini diproduksi meliputi :

  • Medium voltage oil-immersed distribution transformers
  • Medium voltage dry cast resin distribution transformers
  • High voltage power transformers
  • Medium voltage instrument transformers (indoor and outdoor type current and potential transformers)
  • Special transformers (scott transformers, auto transformers, dan lain sebagainya).

TRAFO
Trafoindo sekarang telah menjadi salah satu produsen terbesar transformator di Indonesia. Untuk mengatasi kebutuhan global yang semakin meningkat yang mengutamakan standar kualitas, dan mereka terus meningkatkan manajemen mutu dan perusahaan ini telah terakreditasi ISO 9001: 2000, ISO 14001: 2004, OHSAS 18001: 1999, serta sertifikasi oleh SAI Global Terdaftar pada tahun 2003 . Produk Trafoindo ini, memiliki kinerja kualitas yang sangat baik dan terutama pada kehandalannya, bersama-sama dengan mengutamakan pengiriman dan pelayanan pelanggan yang cepat , sekarang perusahaan ini telah memenangkan kepercayaan dari dalam negeri dan juga luar negeri sebagai pengguna produknya.

trafindo

sejarah-pabrik-travo-di-indonesia

sejarah-pabrik-travo-di-indonesia

 

Sources :

travindo

Gunakan Penutup Telinga Jika Bekerja Pada Ruangan Yang Bising (Use Ears Plug When Working In A Noisy Room )


Seberapa Keras Suara Keras itu “How Load Is To Load

“kebisingan yang menyebabkan kerusakan pendengaran adalah berhubungan dengan durasi dan besarnya volume suara. Penelitian dari pemerintah menyarankan batas aman durasi mendengarkan suara  adalah 85 desibel selama 8 jam . (Pada ilustrasi dibawah diibaratkan sebuah volume 85 desibel)

how load is to load

Kadang mendengarkan music saja selama 8 jam lebih, kita akan merasakan pusing. Nah apalagi mendengarkan suara mesin genset, atau suara mesin lainnya diatas 85 desibel selama 8 jam maka sangat berbahaya. Gunakan penutup telingamu agar tidak tuli!

Sometimes when listening to music just for 8 hours, then definitely we feel dizzy. Moreover on listening to the generator engine sound , or other engine sound above 85 decibel for 8 hours then it is very dangerous. Use your ears plug to avoid deaf!

Ketut Rudi

Illustration : Highlander Generator Set

Marine Vessel Power Plant (MVPP)


P.T PLN (Persero) Menyewa 5 buah Pembangkit litrik apung atau Marine Vessel Power Plant (MVVP) dengan nama Karadeniz Powerships Zeynep Sultan yang dipesan dari Karadeniz Powership, Perusahaan asal Turki dengan kapasitas 120 MegaWatt (MW).

mvvp1

Marine Vessel Power Plant (MVPP), Karadenis Powership Zeynep Sultan

Genset besar tersebut dipesan Oleh Presiden Repulik Indonesia, Joko Widodo melalui PLN dalam langkah awal Proyek 35.000 MW demi upaya memperkuat pasokan listrik di beberapa lokasi di Indonesia. Mengingat Indonesia merupakan negara kepulauan, yang terdiri dari lebih dari 17.000 pulau, maka pembangkit listrik diatas kapal merupakan pilihan yang paling tepat.

Kapal buatan tahun 2014 ini disewa selama lima tahun, dengan titik awal koneksi di Amurang, Minahasa selatan, Sulawesi Utara. Selanjutnya PLN akan mendatangkan kapal serupa untuk beberapa lokasi antara lain, Sumatra bagian utara (240 MW), Kupang (60 MW), Ambon (60 MW) dan Lombok (60 MW).

mvvp2

Lokasi terakhir MVVP di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta

Untuk provinsi Nusa Tenggara Timur, khususnya di Ibukota kupang mengalami Defisit daya sebesar 18 MW sampai 20MW pada malam hari. Ditargetkan pada April 2016, 1 (satu) unit MVPP dengan daya 60 MW akan bersandar di perairan bolok, dermaga PLTU Bolok, kupang untuk memperkuat pasokan listrik di wilayah kota Kupang. Listrik dari Pembangkit listrik apung akan diinjeksi melalui Gardu Induk (GI) Bolok dan selanjutnya di salurkan melalui Transmisi 70 kV menuju GI Maufala.

Berikut Spesifikasi dari Marine Vessel Power Plant (MVVP) :

Name: Karadeniz Powership Zeynep Sultan
IMO: 8116051
Flag: Liberia
MMSI: 636015325
Callsign: A8ZZ9
Former name(s):
– Explorer (Until 2011 Jul)
– Smit Explorer (Until 2003 Nov)
– Pavel Antokolskiy (Until 1999 Jun)
Technical Data
Vessel type: Power Station Vessel
Gross tonnage: 19,453 tons
Summer DWT: 8,638 tons
Length: 159 m
Beam: 31 m
Draught: 4.5 m
Engine Specification
Engine type : Medium Speed Engine
Turbine : Steam
Engine : 6 x MAN 18 V 51/60 DF
Fuel: Heavy Fuel Oil (HFO) / Gas

Untuk saat ini dihimbau bagi pelanggan PLN di wilayah – wilayah yang masih mengalami defisit ketersediaan daya untuk dapat memulai lagi program hemat listrik, yaitu dengan mematikan atau mengurangi pengguanaan lampu dan peralatan listrik pada jam 18:00 – 22:00.

PLN Wilayah NTT, khususnya PLN Area kupang optimis dengan tambahan pasokan menjadi 90 MW di tahun 2016 maka masalah ketersedian listrik akan teratasi dan  keluhan masyarakat menyangkut pemadaman listrik jelas akan dapat dihadapi.

Artikel : Angga Afrian Nelar (Dari berbagai sumber)

Foto:   http://www.milliyet.com.tr/aysegul-ve-zeynep-sultan-yola-cikti/ekonomi/detay/2140504/default.htm

Black Out Pada Jaringan Listrik Dan Penyebabnya


banner iklan 2

Perkenalkan nama saya Angga Afrian Nelar, senang rasanya bisa sharing pengalaman karena ini merupakan tulisan pertama saya di Blog ini.

Mati listrik atau sering disebut “mati lampu” merupakan hal yang tidak menyenangkan bagi banyak orang, terlebih lagi bagi para pelaku bisnis dan industri, atau dalam istilah kelistrikan disebut Black Out. Kenapa Black Out dapat terjadi? apa yang menyebabkan Black Out?

lampu-pijar

Black Out atau padam total adalah keadaan dimana hilangnya seluruh sumber tenaga pada suatu sistem tenaga listrik. Karena proses bisnis PLN yang kompleks dari hulu ke hilir, antara lain dibagi menjadi 3 bagian, yaitu Pembangkitan, Transmisi dan Distribusi, maka kehandalan tiap – tiap sistem harus dipertahankan dan dijaga, agar kontinuitas penyaluran tidak terganggu  dan terhindar dari padam total (Black Out).

Dari pengalaman saya bekerja selama 2 (dua) tahun di Bidang Distribusi PLN, maka saya ingin berbagi agar para pembaca  mengetahui apa saja penyebab – penyebab yang dapat mengakibatkan terjadinya Black Out.

you-tube

Sisi hulu (Pembangkitan dan Transmisi)

              Ketidaksiapan pembangkit merupakan salah satu penyebab padam listrik dari sisi hulu. Pada sistim Pembangkit Interkoneksi atau pembangkit yang saling terhubung satu sama lain, jika ada salah satu pembangkit jatuh maka pembangkit yang lain harus memikul beban pembangkit yang jatuh tersebut. Karena beban yang berlebih maka pembangkit lainnya juga ikut jatuh. Seperti halnya jika ada 2 (dua) orang yang mendayung satu sampan, jika satu orang tidak ikut mendayung maka yang lainnya akan merasa kelelahan akibat beban yang terlalu berat dan akhirnya sampan terbalik dihantam gelombang.

          Untuk memulihkan sistim yang jatuh tadi juga memerlukan waktu, jadi kenapa jika saat terjadi mati listrik diharapkan pelanggan agar dapat bersabar. Contohnya untuk PLTM (Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro) tidak bisa serta merta setelah mati dapat langsung dihidupkan begitu saja setelah terjadi Black Out, oleh karena itu pembaca patut mengetahui suatu PLTM membutuhkan listrik dari pembangkit lain untuk memompa oli, membuka valve, menyalakan instrumen elektronik, dan sebagainya. Biasanya PLTM memerlukan pembangkit yang dapat melakukan Black Start atau pembangkit yang berfungsi sebagai penggerak mula (Prime Movers). Black start dilakukan oleh Generator yang digerakan oleh mesin Diesel yang notabanenya hanya memerlukan accu atau angin untuk melakukan start engine, yang kita kenal sebagai PLTD (Pembangkit Listrik Tenaga Diesel). Kemudian setelah PLTD beroperasi dan menghasilkan listrik, lalu dapat mensupply ke PLTM barulah sistem Interkoneksi dapat berjalan lagi. Selanjutnya tahap penormalan dilakukan agar supply energi listrik dapat tersalurkan sampai ke sisi pelanggan.

Sisi hilir (Distribusi) 

Kehandalan sistim Distribusi sama pentingnya dengan sistim pembangkitan, bak mata uang yang memiliki 2 sisi, keduanya harus berjalan saling mengisi. Motto dari bidang Distribusi yang selalu kami pegang adalah ” pantang padam, jika padam jangan lama, jika sudah menyala jangan padam lagi”.

Melokalisir gangguan agar tidak meluasnya pemadaman adalah tugas bidang Distribusi. Gangguan pada Jaringan Distribusi dapat diakibatkan oleh faktor Eksternal dan Internal.

Faktor Eksternal, antara lain :

  1. Petir
  2. Pepohonan
  3. Pekerjaan/sumber lain
  4. Binatang
  5. Penggalian

Faktor Internal :

  • Dapat diakibatkan oleh kondisi komponen dan peralatan yang terpasang di jaringan, baik karena usia maupun karena kesalahan pemasangan (human error).

Dari beberapa hal diatas, gangguan jaringan yang paling banyak terjadi adalah gangguan yang diakibatkan oleh pohon, mulai dari dahan pohon yang menyentuh jaringan sampai pohon yang tumbang, yang mengakibatkan robohnya jaringan.  Untuk itu selayaknya sebagai sesama pengguna listrik dan selebihnya sebagai insan PLN saya menghimbau agar para pembaca bersama – sama dapat menjaga jaringan listrik yang ada disekitar kita, yaitu dengan tidak menanam pohon dibawah jaringan dan tidak menebang pohon yang ada didekat jaringan tanpa pemberitahuan kepada petugas PLN.

Oleh karena itu pada saat mati listrik atau kalo’ kata orang “mati lampu” para pembaca dapat mengetahui bahwa dibalik semua itu ada orang – orang yang sedang berjuang dan berusaha.

Dari hulu sampai hilir,

Dari pembangkitan sampai Distribusi

Agar listrik dapat menyala kembali.

Artikel oleh Angga Afrian Nelar

dari berbagai sumber
Photo Credit by : MirandaPangestu@Flickr.com

aksesoris

Dokumentasi Pembangunan Jaringan Dan Gardu Distribusi Di Desa Weekero Sumba Barat


Berikut adalah dokumentasi pembangunan jaringan Tegangan Menengah dan Tegangan Rendah Serta Gardu Distribusi di Desa Weekero Sumba Barat. Pembangunan ini diselenggarakan dengan tujuan perluasan jaringan agar menjangkau seluruh penduduk dan mengatasi tegangan drop yang diakibatkan oleh bertumbuhnya penduduk dan pemakai listrik. Proyek yang diluncurkan oleh PT. PLN (Persero) Wilayah NTT Area Sumba rampung di awal bulan Desember tahun ini. Semoga bermanfaat. Berikut foto dokumentasinya:

pendirian tiang

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

pemasangan cross arm

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

pengerjaan12

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

pengerjaan8

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

pengerjaan3

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

pengerjaan6

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

LV Board

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

selesai

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

pengerjaan9

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

selesai2

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

gardu

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

the end3

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

the end9

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

the end1

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

the end12

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

the end16

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

Pengambilan

Photos By Simon Kune

Cinta Seperti Ingin Menjagamu Sepanjang Hari (Love Like want to take care Throughout the Day)


“Jika seseorang mencintai sesuatu, maka orang itu akan rela mengorbankan segalanya untuk memilikinya”. Mungkin selama ini banyak orang yang menganggap bahwa  rasa Suka, Sayang dan Cinta itu adalah tiga buah perasaan yang ketiga-tiganya tidak mempunyai perbedaan. Rasa suka dapat terjadi  dimanapun kita berada. Contohnya adalah ketika anda melihat makanan yang dianggap enak maka anda sangat ingin untuk membelinya. Nah, itulah sebuah perasaan suka. Selain cepat datang, rasa suka tersebut bisa saja cepat pergi. Dari rasa suka ini, bisa berubah atau berkembang menjadi rasa Sayang. Rasa sayang sendiri merupakan tahapan lanjutan dari perasaan suka. Rasa sayang sendiri bisa didefinisikan seperti sebuah perasaan ingin mempertahankan apa yang sudah di dapat. Contohnya mungkin bisa seperti benda kesayangan anda yang selalu ingin anda pertahankan dan anda rawat. Bukan hanya benda, rasa sayang tentunya bisa juga timbul pada seseorang yang anda sayangi seperti orang tua, pacar atau pasangan resmi anda. Kemudian rasa cinta adalah sebuah perasaan yang berbeda dari rasa suka dan rasa sayang. Bukan hanya sekedar suka, tertarik, menjaga dan merawat. Rasa cinta bisa dikatakan sebagai sebuah perasaan yang bisa datang tanpa sebab. Jika rasa suka dan sayang bisa datang karena seseorang tersebut mempunyai daya tarik dari segi penampilan, fisik dan harta.. Rasa cinta bisa datang kapan pun dan dimana pun tanpa alasan.

“If someone loves something, then that person will be willing to sacrifice everything to have it”. Maybe many people will think that the sense of Like, affection and love as a three feeling which have the same meaning. Liking to something can happen wherever we are. An example is when you see a delicious food that you really like to buy it. Well, that’s a feeling of like. In addition like is quickly come up, a sense of like can also quickly disappear. From this feeling of like, then it can change or evolve into a sense of pity. Affection is an advanced stage of feeling like. Affection itself can defined as a feeling to keep up what is already belonged. Examples might be like your favorite objects that always want to be kept, and care of. Not only for objects, affection can also occur to someone you care about such as parent, boyfriend or your official partner. Then finally love is a distinct feeling of like and affection. Not just like, interested, keep up and care for. This love can be regarded as a feeling that can come without cause. If a sense of like and affection rise because of a person has appeal in terms of appearance, physical and treasure .. Then love can come anytime and anywhere without a reason.

rudia6

Kalau dihubungkan dari teori diatas, maka saya merasakan cemas melihat anak saya bermain sendiri, saya merasa cemas melihat istri pergi sendiri tanpa saya dampingi. Hal ini terjadi antara saya dan keluarga yang saya miliki. Kemudian pada saat saya berjalan – jalan ke kota, saya melihat banyaknya fasilitas lampu jalan yang padam padahal sarana dan fasilitas ini baru saja dibangun dengan biaya yang cukup mahal. Apakah ini berarti tidak adanya rasa suka, sayang atau cinta dari warga kota ini terhadap kotanya?. Seharusnya seorang putra daerah apalagi diberikan kesempatan menjadi wakil rakyat harus memiliki ketiga rasa diatas terhadap kemajuan daerahnya. Sama halnya diriku ini mencintai keluargaku sehingga ingin menjaga mereka sepanjang hari.

If linked to the above theory, then I felt anxious to see my son playing alone, I felt anxious to see my wife walking alone without go with. This happened between me and my family. Later on when I walked down the road to town, I saw many street light facilities were extinguished even these facilities are newly constructed with a high cost. Does this mean that an absence of a sense of like, affection or love of its citizens ?. Supposed to a native person especially when luckily got the opportunity to become a representatives of the people, strictly should have all of third sense above. Similarly to myself, loving my family that  like to keep them all day.

 

Ketut Rudi Utama

Model: Molina And Rias

Diperlukan Alat Yang Tangguh (Need A Taft Machine)


Saya tidak bisa membayangkan betapa susahnya masyarakat dulu menjalani hidupnya. Untuk mendapatkan air harus berjalan kaki jauh menempuh jalan yang berbatu bahkan tanpa alas kaki.

I can not imagine how difficult was community of a village running their life. For example just to get water for daily need then they have to walk  a long distance and a rocky path even by barefoot.

Need A Taft Machine

Lantas pada era yang sudah canggih inipun masih dijumpai fasilitas umum dan petugas yang menjaga fasilitas itu dengan alat yang minim atau tidak canggih. Kekurangan petugas yang memelihara sebuah fasilitas umum bahkan tidak ada yang peduli akan keberadaan fasilitas umum yang telah terbangun juga banyak dijumpai di daerah pedalaman. Seorang petugas penjaga mesin pembangkit tenaga surya yang ditugaskan di sebuah pulau terpencil sebagai salah satu contohnya harus menggunakan air dari buangan Air Conditioner untuk membuat kopi setiap pagi dikarenakan air dipulau itu terasa asin atau payau.

Even in this advanced era, we still found the common facilities with staff who given responsibilities to take care that facility with minimal tools or unsophisticated one. Lack number of employee who keep up a public facility and in fact no one cares on the existence of public facilities that been built, most found in the countryside. An engine guard officer assigned for solar power plant on a remote island as one example have to use water from the waste of Air Conditioner to make a cup of coffee every morning because the island water is  salty or brackish.

Need A Taft Machine2

Kemudian saya berpose didepan sebuah kendaraan yang saya gunakan untuk menjangkau daerah pedalaman itu bukan untuk menunjukan kesombongan diri, akan tetapi menunjukan bagaimana kekuatan mesin ini mengantar saya sampai disini, ditempat yang masih alami dan indah. Sangat diperlukan alat berat untuk sebuah pembangunan, akan tetapi sangat langka fasilitas itu ada di daerah pedalaman. Memang benar bahwa pada akhirnya sebuah pembangunan di pedalaman memerlukan biaya yang cukup tinggi. Namun dibalik ketangguhan alat – alat ini, akankah alam yang asri itu juga ditaklukannya?. Lalu saya akan berdosa jika itu terjadi, karena saya yang mengendarainya.

Then I posed in front of a vehicle that I used to reach the remote areas not to show my pride, but to show how great was the power of a machine drove me up here, in a place of unspoiled and beautiful. A Taft Machine is indispensable for a development, but it’s very rare on its availability  in rural areas. It is true that at the end of all, a rural development will need a high cost. But behind the toughness of that machine, is this beautiful natural would also conquered by?. Then I would be a guilty person if it happened, because I was driving it.

 

 

 

Ketut Rudi Utama

Photo by Simon Banamtuan

Models : Ketut Rudi, Arifin Koanak, Agus PLN Baun

Tiang Besi Adalah Jawaban Untuk Tanah Berkarang (Iron Pole is the answer For Rocky Land)


Nusa Tenggara Timur adalah salah satu daerah di Indonesia yang memiliki kontur tanah berbatu. Hampir semua tanah yang mengandung kapur sangat sulit untuk digali.

East Nusa Tenggara is one area in Indonesia that has the contour of the rocky soil. Almost all soil containing limestone very hard to dig.

DSCN3557

Menggali tanah untuk mencapai kedalaman 1/6 dari panjang tiang tidak mudah dilakukan. Penggunaan alat berat membutuhkan biaya yang sangat tinggi. Penggalian dilakukan secara manual dengan menggunakan linggis dan sekop tentu membutuhkan tenaga kerja yang banyak dan ahli dibidang ini dan melakukannya memerlukan waktu yang lama.

Digging the ground to reach a depth of 1/6 of the length of the pole is not easy to do. The use of heavy equipment requires a high cost. Excavations carried out manually using a pick and shovel is certainly  requiring a lot of labor and skilled to do it but need an extra time.

DSCN3556DSCN3551

Oleh karena itu, tiang besi sebagai jawaban terhadap masalah-masalah pembangunan jaringan listrik di Nusa Tenggara Timur. Penggunaan tiang besi hampir ditemukan di seluruh daerah propinsi ini, dan bukan hanya listrik, termasuk pembangunan fasilitas telekomunikasi.

Therefore, metal poles as an answer to the problems of grid development in East Nusa Tenggara.  The usage of an iron pole almost found in almost all the region, and not just for electricity, including  construction of telecommunications facilities.

DSCN3570

Tiang besi memiliki ukuran yang relatif kecil dan berat yang cukup untuk dipindahkan dengan kondisi infrastruktur jalan yang ada.

Iron pole has a relatively small size and weight enough to be moved through the existing road infrastructure.

DSCN3585

Akhirnya, dengan perjuangan yang cukup melelahkan, tiang besi itu sampai di tempat pembangunan dan berhasil akan didirikan dengan sempurna.

Finally, with a fairly exhausting struggle, the iron pole up on the scene and managed to be erected perfectly.

DSCN3599DSCN3604 DSCN3607

Kadang-kadang tidak ada jalan dilalui kendaraan dan kabel listrik yang hendak dibangun melintasi pegunungan, lembah dan hutan. Tiang besi dipindahkan secara manual menggunakan tenaga manusia. Disinilah letak keuntungan tiang besi yang beratnya tidak menjadi kendala dan mudah untuk dipindahkan secara manual.
Sometimes no impassable roads  for vehicles and power lines are built to cross the mountains , valleys and forests . The iron pole moved manually using human power . Therein lies the advantage of iron pole which is no problem for its weights  and easy to move .
DSCN3608
Dan hasilnya sebagai berikut :
And the result shown  as follows :
DSCN3672 DSCN3673 DSCN3676
By Ketut Rudi

 

Menerangi Lumbung Padi (Desa Compang Cibal dan Bangka Ara ) Bersama SATKER LISDES NTT Bagian II (Light The Island Of Granary Compang Cibal And Bangka Ara Village With Working Unit LISDES NTT)


Bagian pertama klik disini ! (Click here for Part I!)

Berikut adalah dokumentasi selesainya pembangunan Jaringan dan Gardu Distribusi di Desa Compang Cibal dan Desa Bangka Ara Kecamatan Cibal Kabupaten Ruteng NTT :

Here is the documentation of completion on the grid and Distribution Substation development in the village of Compang Cibal and Bangka Ara, Cibal  Ruteng District of NTT:

keadaan lokasiKeadaan Lokasi (Condition of project’s site)

keadaan lokasi2Keadaan Lokasi (Condition of project’s site)

kondisi daerah3Keadaan Lokasi (Condition of project’s site)

tiang11Mobilisasi Tiang dari Surabaya ke Lokasi (Pole mobilization from Surabaya to site)

penyebaran tiang1Distribusi tiang ke atas bukit (Placing iron pole above the mountainous land)

DSC01011Distribusi tiang ke atas bukit (Placing iron pole above the mountainous land)

DSC01012Distribusi tiang ke atas bukit (Placing iron pole above the mountainous land)

DSC01015Distribusi tiang ke atas bukit (Placing iron pole above the mountainous land)

DSCN2380Penarikan konduktor (Stringing on conductor)

DSCN2372Penarikan konduktor (Stringing on conductor)

kecil1Pendirian Tiang 9 Mtr (Erecting the 9 meters iron pole)

DSCN2407Pemasangan Cross Arm (Cross arm installation)

material1Pengangkutan Material Ke Lokasi (Materials mobilization)

material2Pengangkutan Material Ke Lokasi (Materials mobilization)

kecil2222Pemasangan Cross Arm (Cross arm installation)

reo1Pengangkutan Material Ke Lokasi (Materials mobilization)

DSC01017Pendirian Tiang 11 Mtr (Erecting the 11 meters iron pole)

perabasan1Penebangan Pohon ( Trees Avoidance)

perabasan2Penebangan Pohon ( Trees Avoidance)

perabasan3Penebangan Pohon ( Trees Avoidance)

perabasan4Penebangan Pohon ( Trees Avoidance)

perabasan5Penebangan Pohon ( Trees Avoidance)

perabasan6Penebangan Pohon ( Trees Avoidance)

perabasan9Penebangan Pohon ( Trees Avoidance)

perabasan 2Penebangan Pohon ( Trees Avoidance)

DSC01020Jaringan Baru  (New Grid of Middle voltage )

arde1Arde JTM (Middle voltage grounding)

jaringan1Jaringan Baru dan JTR Underbuild (New Grid of Middle voltage and under built of low voltage)

jaringan2Jaringan Baru dan JTR Underbuild (New Grid of Middle voltage and under built of low voltage)

jaringan3Jaringan Baru dan JTR Underbuild (New Grid of Middle voltage and under built of low voltage)

jaringan4Jaringan Baru dan JTR Underbuild (New Grid of Middle voltage and under built of low voltage)

jaringan5Jaringan Baru dan JTR Underbuild (New Grid of Middle voltage and under built of low voltage)

jaringan6Jaringan Baru (New Grid of low  voltage)

jaringan7Jaringan Baru dan JTR Underbuild (New Grid of Middle voltage and under built of low voltage)

jaringan8Jaringan Baru dan JTR Underbuild (New Grid of Middle voltage and under built of low voltage)

jaringan9Jaringan Baru dan JTR Underbuild (New Grid of Middle voltage and under built of low voltage)

jaringan10Jaringan Baru dan JTR Underbuild (New Grid of Middle voltage and under built of low voltage)

jaringan12Jaringan Baru (New Grid of Middle voltage)

jaringan13Jaringan Baru (New Grid of Middle voltage)

jaringan14Jaringan Baru (New Grid of Middle voltage)

jaringan15Jaringan Baru (New Grid of Middle voltage)

jaringan16Jaringan Baru (New Grid of Middle voltage)

jaringan17Jaringan Baru (New Grid of Middle voltage)

jtm jtr underbuilt3Jaringan Baru (New Grid of Middle voltage)

jtm1Jaringan Baru (New Grid of Middle voltage)

jtm2JTM Baru (New Grid of Middle voltage)

jaringan jtm akhirJTM Akhir (End Grid of Middle Voltage )

jtr di cibal3JTR Baru (New Grid of low voltage)

jtr di cibal4JTR Baru (New Grid of low voltage)

jtr di percabangan2JTR Baru (New Grid of low voltage)

jtr di cibalJTR Baru (New Grid of low voltage)

jtr selesaiJTR Baru (New Grid of low voltage)

jtr selesai2JTR Baru (New Grid of low voltage)

jtr selesai3JTR Baru (New Grid of low voltage)

jtr selesai4JTR Baru (New Grid of low voltage)

jtr selesai5JTR Baru (New Grid of low voltage)

kabel melintasi sawahJTR baru menyebrang sawah (New Grid of low voltage crossing rice field)

section 1JTM Baru (New Grid of Middle voltage)

konstruksi a1JTM Baru (New Grid of Middle voltage)

konstruksi a2 part2JTM Baru (New Grid of Middle voltage)

konstruksi a2JTM Baru (New Grid of Middle voltage)

tiang jtr akhirJTR Baru (New Grid of low voltage)

trackschoor1JTM baru (New Grid of Middle voltage)

tm murniJTM Baru (New Grid of Middle voltage)

travo1Travo baru 1 Unit Untuk melayani 2 desa (Developing 1 Unit of Step down Transformation to serve 2 villages)

travo2Travo baru 1 Unit Untuk melayani 2 desa (Developing 1 Unit of Step down Transformation to serve 2 villages)

DSC01026Foto pengukuran bersama  (Commissioning test)

DSC01027Foto Pengukuran bersama (Commissioning test )

bersama bapak desa bangka araFoto bersama Wakil PT. PLN (Persero) Wilayah NTT Rayon Ruteng  dan Bapak Desa (Joint Photo with representative of PT. PLN (Persero) Wilayah NTT Rayon Ruteng and Chief of Village )

Semoga kebutuhan listrik di desa tersebut dapat dipenuhi dan terima kasih kami ucapkan kepada semua pihak yang berpartisipasi dalam memperlancar proses pembangunan ini.

Hopefully the electricity needs in that village immediately met and we thank to all those who participated in expediting the process of development.

Terselenggara atas kerjasama (Held in coöperation ) :

CV. Ariston

PT. Makmur Jaya

PT. Sutrakabel Intimandiri

Bank BTN Cabang Kupang

Satker Lisdes NTT