Author Archives: anggaafrian

Weekuri Lake, Another Paradise in Sumba


Indonesia…

Beruntungnya saya dilahirkan di negeri ini, beruntung juga bisa menjelajah sampai ke ujung negeri.

weekuri5

Tahun lalu sekitar bulan Juni ada satu tempat indah yang saya kunjungi, yaitu danau weekuri di Kabupaten Sumba barat daya, Provinsi NTT.  Merupakan salah satu danau paling indah di Indonesia, karena begitu pertama kali melihatnya saya yakin pembaca akan langsung jatuh cinta akan keindahannya.

Berawal dari tergiur melihat display picture BBM teman, akhirnya saya niatkan untuk berkunjung ke Sumba barat daya untuk menyaksikannya langsung. Saat itu saya sedang bertugas di Kabupaten Sumba timur, ibukota di Waingapu. Letak danau Weekuri sendiri berada di desa Kalenarogo, Kecamatan Kodi Utara, kabupaten Sumba barat daya. Dapat memakan waktu sekitar enam jam perjalanan dari Sumba timur.

IMG_1886

Sunrise di Kec. Lewa, Sumba timur

Banyak tempat-tempat dengan pemandangan menarik selama perjalanan. Seperti suasana pagi di Kecamatan Lewa, Sumba timur. Menyusuri padang savana yang luas, desa – desa adat di Kecamatan Kodi, Melintasi kampung nelayan di sepanjang pantai Pero. Sampai kepada tujuan kita yaitu Danau Weekuri.

weekuri2

Menyusuri Savana di desa kalenarogo

weekuri6

Saat matahari bersinar terlihat jelas beningnya air danau weekuri. Pukul 16:00 merupakan waktu yang tepat untuk menikmatinya. So, pastikan dengan tepat, waktu tempuh perjalanan anda.

IMG_1942

Dari atas tebing, kita dapat melihat dengan jelas warna kontras hijau dan birunya air, tebing – tebing karang yang menglilingi serta hutan bakau disamping kanan kirinya, kombinasi yang menarik. Ya, seperti yang saya katakan di awal, kalian pasti bakal jatuh cinta ketika pertama kali melihatnya, bisa dibilang weekuri adalah “love at first sight” saya di sumba ^^.

Oleh : Angga Afrian N

Photo : @angganelar

Marine Vessel Power Plant (MVPP)


P.T PLN (Persero) Menyewa 5 buah Pembangkit litrik apung atau Marine Vessel Power Plant (MVVP) dengan nama Karadeniz Powerships Zeynep Sultan yang dipesan dari Karadeniz Powership, Perusahaan asal Turki dengan kapasitas 120 MegaWatt (MW).

mvvp1

Marine Vessel Power Plant (MVPP), Karadenis Powership Zeynep Sultan

Genset besar tersebut dipesan Oleh Presiden Repulik Indonesia, Joko Widodo melalui PLN dalam langkah awal Proyek 35.000 MW demi upaya memperkuat pasokan listrik di beberapa lokasi di Indonesia. Mengingat Indonesia merupakan negara kepulauan, yang terdiri dari lebih dari 17.000 pulau, maka pembangkit listrik diatas kapal merupakan pilihan yang paling tepat.

Kapal buatan tahun 2014 ini disewa selama lima tahun, dengan titik awal koneksi di Amurang, Minahasa selatan, Sulawesi Utara. Selanjutnya PLN akan mendatangkan kapal serupa untuk beberapa lokasi antara lain, Sumatra bagian utara (240 MW), Kupang (60 MW), Ambon (60 MW) dan Lombok (60 MW).

mvvp2

Lokasi terakhir MVVP di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta

Untuk provinsi Nusa Tenggara Timur, khususnya di Ibukota kupang mengalami Defisit daya sebesar 18 MW sampai 20MW pada malam hari. Ditargetkan pada April 2016, 1 (satu) unit MVPP dengan daya 60 MW akan bersandar di perairan bolok, dermaga PLTU Bolok, kupang untuk memperkuat pasokan listrik di wilayah kota Kupang. Listrik dari Pembangkit listrik apung akan diinjeksi melalui Gardu Induk (GI) Bolok dan selanjutnya di salurkan melalui Transmisi 70 kV menuju GI Maufala.

Berikut Spesifikasi dari Marine Vessel Power Plant (MVVP) :

Name: Karadeniz Powership Zeynep Sultan
IMO: 8116051
Flag: Liberia
MMSI: 636015325
Callsign: A8ZZ9
Former name(s):
– Explorer (Until 2011 Jul)
– Smit Explorer (Until 2003 Nov)
– Pavel Antokolskiy (Until 1999 Jun)
Technical Data
Vessel type: Power Station Vessel
Gross tonnage: 19,453 tons
Summer DWT: 8,638 tons
Length: 159 m
Beam: 31 m
Draught: 4.5 m
Engine Specification
Engine type : Medium Speed Engine
Turbine : Steam
Engine : 6 x MAN 18 V 51/60 DF
Fuel: Heavy Fuel Oil (HFO) / Gas

Untuk saat ini dihimbau bagi pelanggan PLN di wilayah – wilayah yang masih mengalami defisit ketersediaan daya untuk dapat memulai lagi program hemat listrik, yaitu dengan mematikan atau mengurangi pengguanaan lampu dan peralatan listrik pada jam 18:00 – 22:00.

PLN Wilayah NTT, khususnya PLN Area kupang optimis dengan tambahan pasokan menjadi 90 MW di tahun 2016 maka masalah ketersedian listrik akan teratasi dan  keluhan masyarakat menyangkut pemadaman listrik jelas akan dapat dihadapi.

Artikel : Angga Afrian Nelar (Dari berbagai sumber)

Foto:   http://www.milliyet.com.tr/aysegul-ve-zeynep-sultan-yola-cikti/ekonomi/detay/2140504/default.htm

Black Out Pada Jaringan Listrik Dan Penyebabnya


banner iklan 2

Perkenalkan nama saya Angga Afrian Nelar, senang rasanya bisa sharing pengalaman karena ini merupakan tulisan pertama saya di Blog ini.

Mati listrik atau sering disebut “mati lampu” merupakan hal yang tidak menyenangkan bagi banyak orang, terlebih lagi bagi para pelaku bisnis dan industri, atau dalam istilah kelistrikan disebut Black Out. Kenapa Black Out dapat terjadi? apa yang menyebabkan Black Out?

lampu-pijar

Black Out atau padam total adalah keadaan dimana hilangnya seluruh sumber tenaga pada suatu sistem tenaga listrik. Karena proses bisnis PLN yang kompleks dari hulu ke hilir, antara lain dibagi menjadi 3 bagian, yaitu Pembangkitan, Transmisi dan Distribusi, maka kehandalan tiap – tiap sistem harus dipertahankan dan dijaga, agar kontinuitas penyaluran tidak terganggu  dan terhindar dari padam total (Black Out).

Dari pengalaman saya bekerja selama 2 (dua) tahun di Bidang Distribusi PLN, maka saya ingin berbagi agar para pembaca  mengetahui apa saja penyebab – penyebab yang dapat mengakibatkan terjadinya Black Out.

you-tube

Sisi hulu (Pembangkitan dan Transmisi)

              Ketidaksiapan pembangkit merupakan salah satu penyebab padam listrik dari sisi hulu. Pada sistim Pembangkit Interkoneksi atau pembangkit yang saling terhubung satu sama lain, jika ada salah satu pembangkit jatuh maka pembangkit yang lain harus memikul beban pembangkit yang jatuh tersebut. Karena beban yang berlebih maka pembangkit lainnya juga ikut jatuh. Seperti halnya jika ada 2 (dua) orang yang mendayung satu sampan, jika satu orang tidak ikut mendayung maka yang lainnya akan merasa kelelahan akibat beban yang terlalu berat dan akhirnya sampan terbalik dihantam gelombang.

          Untuk memulihkan sistim yang jatuh tadi juga memerlukan waktu, jadi kenapa jika saat terjadi mati listrik diharapkan pelanggan agar dapat bersabar. Contohnya untuk PLTM (Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro) tidak bisa serta merta setelah mati dapat langsung dihidupkan begitu saja setelah terjadi Black Out, oleh karena itu pembaca patut mengetahui suatu PLTM membutuhkan listrik dari pembangkit lain untuk memompa oli, membuka valve, menyalakan instrumen elektronik, dan sebagainya. Biasanya PLTM memerlukan pembangkit yang dapat melakukan Black Start atau pembangkit yang berfungsi sebagai penggerak mula (Prime Movers). Black start dilakukan oleh Generator yang digerakan oleh mesin Diesel yang notabanenya hanya memerlukan accu atau angin untuk melakukan start engine, yang kita kenal sebagai PLTD (Pembangkit Listrik Tenaga Diesel). Kemudian setelah PLTD beroperasi dan menghasilkan listrik, lalu dapat mensupply ke PLTM barulah sistem Interkoneksi dapat berjalan lagi. Selanjutnya tahap penormalan dilakukan agar supply energi listrik dapat tersalurkan sampai ke sisi pelanggan.

Sisi hilir (Distribusi) 

Kehandalan sistim Distribusi sama pentingnya dengan sistim pembangkitan, bak mata uang yang memiliki 2 sisi, keduanya harus berjalan saling mengisi. Motto dari bidang Distribusi yang selalu kami pegang adalah ” pantang padam, jika padam jangan lama, jika sudah menyala jangan padam lagi”.

Melokalisir gangguan agar tidak meluasnya pemadaman adalah tugas bidang Distribusi. Gangguan pada Jaringan Distribusi dapat diakibatkan oleh faktor Eksternal dan Internal.

Faktor Eksternal, antara lain :

  1. Petir
  2. Pepohonan
  3. Pekerjaan/sumber lain
  4. Binatang
  5. Penggalian

Faktor Internal :

  • Dapat diakibatkan oleh kondisi komponen dan peralatan yang terpasang di jaringan, baik karena usia maupun karena kesalahan pemasangan (human error).

Dari beberapa hal diatas, gangguan jaringan yang paling banyak terjadi adalah gangguan yang diakibatkan oleh pohon, mulai dari dahan pohon yang menyentuh jaringan sampai pohon yang tumbang, yang mengakibatkan robohnya jaringan.  Untuk itu selayaknya sebagai sesama pengguna listrik dan selebihnya sebagai insan PLN saya menghimbau agar para pembaca bersama – sama dapat menjaga jaringan listrik yang ada disekitar kita, yaitu dengan tidak menanam pohon dibawah jaringan dan tidak menebang pohon yang ada didekat jaringan tanpa pemberitahuan kepada petugas PLN.

Oleh karena itu pada saat mati listrik atau kalo’ kata orang “mati lampu” para pembaca dapat mengetahui bahwa dibalik semua itu ada orang – orang yang sedang berjuang dan berusaha.

Dari hulu sampai hilir,

Dari pembangkitan sampai Distribusi

Agar listrik dapat menyala kembali.

Artikel oleh Angga Afrian Nelar

dari berbagai sumber
Photo Credit by : MirandaPangestu@Flickr.com

aksesoris