Stop Merokok atau Kurangi Merokok? (Stop Smoking or Reduce Smoking?)


Merokok. Ya, merupakan kebiasaan dalam hidup manusia sejak dulu kala yang sekarang dikampanyekan untuk stop merokok karena berbahaya. Namun masih banyak peminat rokok ini dan boleh dikatakan sudah pecandu berat susah meninggalkannya. Jutaan orang di seluruh dunia masih saja merokok dan ada yang berhasil berhenti merokok sebulan saja namun sebulan kemudian tidak tahan dan meminta sebatang rokok dari sahabatnya. Meski bahaya merokok sudah banyak digaungkan dan dibatasi area merokoknya tapi merokok tidak akan pernah habis di muka bumi ini.

Smoke. Yes, it is a habit in human life since a long time ago which campaigned to stop due to dangerous for life. But there are still many enthusiasts on smoking cigarette and it  said that heavy addicts hard to leave. Millions of people around the world are still smoking and some of them are able to quit in a month but a month later can not stand surrender and ask for a cigarette from his best friend. Although the dangers of smoking has been widely echoed and restricted area made but smoking will never run out on earth.
Stop Merokok 2

Source : Google

Banyak pihak baik perorangan atau kelompok kemudian memberikan cara-cara untuk berhenti merokok bahkan beberapa orang berusaha sekuat tenaga untuk berhenti merokok meski terasa berat untuk menaklukan keinginan merokok yang tinggi.  Sejarah dunia mengenal rokok sebetulnya sudah dirasakan sebelum 4000 tahun yang lalu. Seperti kebiasaan Suku Maya, Aztec, dan Indian yang sering mengunyah dan membakar tembakau yang kemudian dihisapnya. Dari situlah rokok mulai menyebar ke berbagai penjuru dunia dan bahkan sampai dimodifikasi jenis-jenis rokoknya.

Many parties either individuals or groups then provide ways to quit smoking even some people bend over backwards to quit smoking even though it feels heavy to conquer the high desire for smoking. History of the world recognized cigarettes actually been enjoyed before 4000 years ago. Like the Mayan habit, Aztecs, and Indians who often chew and burn tobacco which then smoked. From there then cigarettes began to spread to various parts of the world and even to be modified into many types of cigarettes.

Stop Merokok 1

Source : nosmokingblogzone

Pertanyaannya, mengapa pada zaman dahulu orang tua kita yang sudah lebih awal merokok bahkan rokoknya sangat sederhana namun jarang dijumpai terkena penyakit seperti kanker, bronkitis, sesak nafas, dan penyakit pernafasan lainnya serta berumur panjang?. Stop merokok atau kurangi merokok?. Satu peristiwa nyata bahwasannya para perokok mulai berhenti saat mereka sakit batuk dan tenggorokan serta dada sakit yang tidak tertahankan. Namun saat sembuh merokok jalan terus. Yuk para pembaca yang benar-benar berhasil berhenti merokok, mari share di comment !

The question is, why in ancient times our grandparents who had smoked cigarettes even in very simple way but rarely encountered diseases such as cancer, bronchitis, shortness of breath, and other respiratory illnesses and live long. Stop smoking or reduce smoking ?. One real event that the smokers started to stop when they were coughing and was having sore throat and chest pain. But when cured then some of them start to smoke again. For all readers who actually managed to quit smoking, let’s share in the comment!

 

Article by Ketut Rudi

Advertisements

One thought on “Stop Merokok atau Kurangi Merokok? (Stop Smoking or Reduce Smoking?)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s