Alun-alun Karanganyar Solo Indonesia


Mungkin anda pernah mengunjungi sebuah tempat seperti lapangan luas yang berada di tengah – tengah sebuah kota. Ya alun – alun orang – orang biasa menyebutnya. Setiap kota mempunyai lapangan di tengah kota. Di negara lain tidak ada hal semacam ini dan disebut taman kota yang mana keberadaan taman kota juga ada hampir disetiap kota di Indonesia. Jaman dahulu alun-alun ini digunakan untuk acara kemiliteran dan acara – acara tertentu penjajah, namun sekarang sudah berbeda atau telah dimanfaatkan dan memiliki fungsi di sebuah kota. Pada umumnya digunakan untuk aktifitas sehari – hari seperti berdagang atau tempat bermain. Salah satu alun-alun ini adalah Alun-alun Karanganyar Di Solo.

Maybe you’ve visited a place just like a vast field located  in the middle of a city. Yes “alun-alun” what ordinary people call it. Each city has a vast field in the center of town. In other countries there is no such thing and  called a city park where the existence of city parks also exist in almost every city in Indonesia. In the past time this square was used for military events and certain occasions of colonizers, but now it is different or has been utilized and has a function in a city. Generally used for daily activities such as trading or playground. One of these alun-alun is Alun-alun Karanganyar In Solo.

alun-alun karanganyar solo1

Ronde Seller

Di alun-alun ini dapat dijumpai penjual makanan dan  salah satunya adalah menjual “Ronde”. Wedang Ronde (atau sering disingkat hanya “ronde”) merupakan minuman tradisional asli dari Jawa selain jamu dan dawet. “Wedang” dalam Bahasa Jawa berarti “minuman”. Sedangkan Ronde adalah adonan khusus yang terdiri dari campuran tepung beras dan gula merah berbentuk bulatan-bulatan dan dibagian dalamnya berisi kacang yang dihancurkan. Untuk membentuk Wedang Ronde, adonan ronde ini dicelupkan ke dalam air jahe yang masih panas. Sangat baik dinikmati pada saat malam untuk melawan suhu yang dingin.

In this alun-alun also found food stalls and one of them is selling “Ronde”. Wedang Ronde (or often abbreviated only “ronde”) is a traditional beverage from Java other than herbs and dawet. “Wedang” in Javanese means “beverages”. While Ronde is a special dough consisting of a mixture of rice flour and brown sugar in the form of spheres and inside contains of softened beans. To make Wedang Ronde, all ingredients dipped in hot ginger water. Very well enjoyed at night to fight cold temperatures.

alun-alun karanganyar solo6

Sama halnya pada jaman dahulu, sekarang ini alun – alun digunakan untuk berkumpulnya masyarakat di kota tersebut. Sering kali juga di gunakan untuk acara keagamaan. Sejarah alun – alun menurut Van Romondt pada tahun 1986. menyebutkan bahwa alun – alun merupakan halaman rumah yang luas untuk para penguasa. Jika pada jaman dahulu penguasanya adalah raja – raja kini penguasa tersebut bisa saja Presiden, Bupati dan lain sebagainya.

Similarly, in past times, now the city square (alun-alun) is used for gathering for people in the city. Often also used for religious events. The history of alun-alun according to Van Romondt in 1986, was mentioning that alun-alun is a vast home yard for  rulers. If in past times the rulers were the kings now the ruler could be President, Regent and so forth.

alun-alun karanganyar solo3

Alun alun merupakan tempat atau ruang terbuka untuk kota yang memiliki filosofi yang khas dan sekarang sudah dikelola oleh pemerintah. Jadi alun-alun sebenarnya telah menjadi salah satu identitas bagi kota-kota.

Alun Alun is a place or open space for a city that has a distinctive philosophy and now managed by the government. So alun-alun actually has change to become one of the city identities.

alun-alun karanganyar solo5

alun-alun karanganyar solo2

Sekarang pada hari-hari biasa pun, alun-alun ini masih jadi magnit para warga untuk sekedar melepaskan penat, bercanda ria bersama keluarga atau sahabat dan sekaligus berolah raga dengan menyewa mobil lampu yang sebenarnya digerakkan dengan jalan dikayuh bersama mengelilingi lapangan. Tentunya dengan harga murah namun bermanfaat bagi semua.

Now even on an ordinary day, this alun-alun still become a magnet for citizens just to release tired, joking fun with family or friends and at the same time doing exercise by rent a light car that actually driven by paddling together around the field. Of course with cheap price but useful for all.

alun-alun karanganyar solo4

Alun-alun Kabupatan Karanganyar tepat berada di depan Kantor Bupati Karanganyar, di Jl Lawu No. 385. Alun-alun ini adalah ruang umum terbuka serbaguna yang dapat digunakan oleh masyarakat luas. Sering dipakai untuk bermacam kegiatan, baik resmi oleh Pemerintah Daerah ataupun kegiatan umum oleh masyarakat, perseorangan atau kelompok. (Dikutip langsung dari : http://www.karanganyarkab.go.id)

The Karanganyar regency field located directly in front of  Karanganyar Regent’s Office, on Lawu street No. 385. This square is a versatile open space that can be used by public. Often for various activities, whether authorized by  Local Government or public activities by the community, individuals or groups. (Quoted directly from: http://www.karanganyarkab.go.id)

 

 

 

Article by Ketut Rudi

Location : Alun-alun Karanganyar Solo Indonesia

Advertisements

11 thoughts on “Alun-alun Karanganyar Solo Indonesia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s