Jalan Dari Moru Menuju Desa Halerman Alor Barat Daya (Road Of Moru To Halerman South West Of Alor)


Click this link to watch video !

Meskipun tantangan PLN sebagai perusahaan listrik Negara dalam melistriki seluruh wilayah Indonesia silih berganti bermunculan mulai dari akses jalan menuju desa-desa yang hendak dilistriki dengan kondisi yang sangat sulit dilalui kendaraan dan cuaca hujan angin sangat mempengaruhi terlaksananya pembangunan, namun saat ini sudah berjalan proses pembangunan jaringan listrik di NTT dan salah satunya adalah Jaringan Listrik di Alor Barat Daya.

Even though so many challenges faces by PLN as a state electricity company in order to provide electrical needs to all over Indonesia area such access road to reach the villages  with  very difficult road conditions to pass by vehicle and rainy weather greatly affect on the implementation of development, but until present time it has been running on the process of electricity network development  in NTT and one of them is the Power Network development in Southwest of Alor.

Road To Alor Barat Daya 2

Road To Alor Barat Daya 4

Pembangunan diawali dengan mobilisasi material menuju lokasi pembangunan. Ruas jalan di Kecamatan Alor Barat Daya berlubang-lubang. Kondisi ini  dapat menghambat arus lalu lintas setempat sehingga desa-desa yang ada tentunya mengalami hambatan dalam beraktifitas sehari-hari serta mengelola hasil bumi yang ada didesa-desa tersebut. Tidak semua ruas jalan di Alor Barat Daya ini rusak, namun pada beberapa titik dalam keadaan rusak parah.

Development starts with the mobilization of material to the construction site. Road segment in Southwest of Alor is hollow. This condition can hamper the local traffic flow so that they are certainly experiencing on barriers in daily activities and manage the existing crops in those villages. Not all roads in Southwest Alor are damaged, but at some point in a state of severe damage.

Road To Alor Barat Daya 1

Road To Alor Barat Daya 3

Road To Alor Barat Daya 16

Dapat dijumpai dalam perjalanan terdapat beberapa proyek pembangunan jalan baik dilakukan oleh warga setempat atau pemerintah. Beberapa jalan rabat beton bahkan sudah terbangun dari program-program pemerintah yang telah dicanangkan langsung di desa-desa setempat.

Also found on the way there are some road development projects either done by local residents or  government. Some concrete rebound roads have even been built through government programs that have been proclaimed directly in the local villages.

Road To Alor Barat Daya 22

Road To Alor Barat Daya 15

Road To Alor Barat Daya 17

Road To Alor Barat Daya 7

Saat hujan maka semua operasional akan berhenti akibat kondisi jalan yang tidak memungkinkan. Kendaraan baik roda empat atau roda dua yang melintas harus berhati-hati agar tidak terjadi tambrakan. Tabrakan bisa terjadi apabila pengendara hendak menghindar dari lubang di badan jalan. Warga setempat mengakui, sudah belasan tahun ruas jalan itu belum diperbaiki. Sementara angkutan publik yang tersedia adalah jenis kendaraan Toyota hardtop yang telah dimodifikasi dan warga menyebutnya “Panser”.

When  rain comes then all operations will stop due to road conditions that are not possible. Vehicles either four-wheeled or two-wheeler that passes must be careful to avoid a collision. Collisions can occur at the time when  rider wants to avoid a hole in the road body. Locals admit that already dozen years the road has not been fixed yet. While public transportation available is a modified Toyota hardtop type and residents call it “Panzer”.

Road To Alor Barat Daya 9

Road To Alor Barat Daya 8

Tentunya semua pihak berharap agar semua elemen dan komponen pemerintah utamanya camat, desa dan lurah, serta masyarakat untuk terus mendukung dan menjaga asset PLN agar kedepannya pembangunan terlaksana sesuai dengan harapan. Dan sudah pasti membutuhkan anggaran dan waktu yang lebih agar dapat terlaksana. Untuk membuka daerah terisolasi di Indonesia memang diperlukan pembangunan akses jalan raya, ketersediaan air dan listrik serta program-program lanjutan sehingga desa-desa yang ada dapat berkontribusi untuk Indonesia baik dari segi pemanfaatan hasil bumi dan penyediaan sumber daya manusia dari desa setempat untuk bersama-sama bekerja di era MEA ini. Team pembangunan telah berbaur dengan masyarakat dan saling menginspirasi.

Of course, all parties hope that all elements and components of government primarily are head of local region called camat, desa and lurah, and community to continue to support and maintain PLN’s asset in the future development so it will be done as expected. And definitely need more budget and time to make it done. To open up isolated areas in Indonesia, it is necessary to build road access, availability of water and electricity as well as advanced programs so that existing villages can contribute to Indonesia both in terms of utilization of crops and the provision of human resources from local villages to contribute in this era of MEA. The development team has mingled with the community and inspired each other.

 

 

 

Article and Photos by Ketut Rudi

Supporting :

Heru Margono Hp. 082143987589 / 081333324261 call him for any transportation needs in Indonesia (Malang Indonesia)

Click this link to watch video !

Advertisements

One thought on “Jalan Dari Moru Menuju Desa Halerman Alor Barat Daya (Road Of Moru To Halerman South West Of Alor)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s