Kedermawanan Adalah Tentang Kasih Sayang, Bukan Biaya (Generosity is about compassion, not fees)


banner iklan 2

Banyak tulisan bertemakan kemanusiaan pada jaman sekarang ini bermunculan dengan maksud mendorong setiap manusia untuk berusaha memberikan pertolongan kepada mereka yang tidak mampu. Di sekitar kita memang pada kenyataannya ada banyak orang yang menjalani hidup mereka dengan ekonomi di bawah rata-rata. Untuk mencukupi kebutuhan pokok saja seperti makan dan minum sangatlah sulit, apalagi untuk memenuhi kebutuhan lainnya. Orang-orang yang tidak mampu ini kemudian disebut dengan  fakir miskin atau anak terlantar.  Mereka ada berbaur dengan kita semua di dunia ini.

Many article today on human-themed writings have sprung up with intention of encouraging every human  to try on providing help to those who can not afford. Around us in fact many people who live their lives with economies below average. To meet basic needs such as eating and drinking is very difficult thing to do, especially to meet other needs. These incapacitated people are then referred to as poor or abandoned children. They are mingling with us all in this world.

mengajari anak

Seorang Ayah Berusaha Mengajari Anaknya Membuat Topeng agar kelak anaknya memiliki keahlian untuk menjalani hidup ini (A Dad is Trying to Teach His Child to Make a Mask Art so that later his son has the skills to live this life)

Apabila salah satu dari kita, saya atau para pembaca ingin membantu atau menolong orang yang kesulitan secara ekonomi, baik itu fakir, miskin, anak yatim, jompo/lansia, penyandang cacat, dan lain sebagainya, maka hendaknya dilakukan dengan cara yang baik dan mendidik. Memberi uang kontan, membuka jalan atau cara yang lainnya kepada orang yang membutuhkan memang harus dilakukan namun tepat sasaran. Banyak yang mencari uang atau sumbangan atas nama bantuan kepada orang lain tapi menipu. Akan lebih baik lagi jika memberikan sesuatu yang berguna agar bisa berubah menjadi lebih baik. Seperti diibaratkan memberikan pancing daripada memberi ikan, supaya bisa mencari ikan sendiri untuk kebutuhannya sehari-hari. Kedermawanan Adalah Tentang Kasih Sayang, Bukan Biaya seperti pada ilustrasi artikel ini.

If one of us, me or all of you reader wants to help or try to change an economically difficult person, such the poor, the orphan, the elderly, the disabled, etc., it should be done in a good and educational way. Giving cash, creating a better way or other way to that kind of people indeed must be done but directly on target. Many are looking for money or donations in the name of helping others but actually they are cheating. It would be even better to give something useful to change for  better life. Likened to giving a fishing rod and not giving a fish, to find their own fish for their daily needs. Generosity Is About Love, Not fees as illustrated in this article.

 

 

Article by Ketut Rudi

Photos by Lelly Jeane

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s