Seminggu Di Pulau Rote “Pulau Terselatan Indonesia” (A Week on the Island of Roti “The southernmost island of Indonesia”)


Indonesia adalah negara kepulauan terbentang dari ujung barat Sabang sampai ujung timur Merauke serta dari utara Talaut sampai Selatan Pulau Rote.  Pulau Rote, banyak dari kita warga Indonesia yang merasa enggan untuk memilih berkunjung kepulau paling selatan Indonesia ini jika disanding dengan pulau-pulau lainnya. Namun wisatawan asing mengakui selain menjadi perbatasan NKRI, pulau yang satu ini juga menyimpan beragam kecantikan alam yang patut Kita saksikan. Pulau Rote, dengan pantai yang bersih, tenang, namun ada juga pantai dengan ombak yang menantang, sehingga sangat pantas jika pulau ini dijadikan sebagai destinasi wisata kelas internasional. Dan saya telah berkunjung ke Pulau ini meski dalam waktu seminggu yang terasa sangat kurang dan selalu ingin kembali lagi. Berikut photo story edisi kali ini bertajuk “Beta Rote”.

Indonesia is an archipelago country stretching from the western end of Sabang to eastern end of Merauke as well as from northern Talaut to the South of Rote Island. Rote Island, many of us Indonesians who feel reluctant to choose on visiting the southernmost island of Indonesia for vacation at the time when compared with other islands. But foreign tourists recognize Rote in addition to the border of NKRI, this island also save a variety of natural beauty that we should see. Rote Island, with its clean, quiet environment beach, but also a beach with challenging waves is availabe, so it is worthy then the island is used as an international-class tourist destination. And I have been to this island even in a week that felt to short and always want to come back again. Here is a photo story of this edition titled “Beta Rote”.

berangkat ke rote 2

Menunggu Antrean Tiket Kapal Cepat ke Rote di dermaga Tenau Kupang (Waiting for Cruise Ship’s Ticket to Roti Island At Tenau Port of Kupang)

berangkat ke rote 3

Menunggu Antrean Tiket Kapal Cepat ke Rote di dermaga Tenau Kupang (Waiting for Cruise Ship’s Ticket to Roti Island At Tenau Port of Kupang)

Kapal cepat Bahari Express dari Kupang ke Rote berangkat setiap hari ke Pulau Rote sebanyak 2 kali sehari khusus melayani penumpang saja, kemudian kapal feri juga melayani mobilisasi barang dan kendaraan jika hendak berkunjung membawa kendaraan dari Kupang namun dalam tenggang waktu tempuh 2 Jam lebih lama dari Kapal cepat yakni kurang lebih 2 jam perjalanan dan dermaga yang berbeda di Pulau Rote. Tiket kapal cepat dapat dibeli langsung di pelabuhan Tenau (gerbang pelabuhan dibuka jam 07.00-08.00) dan di pelabuhan Feri Bolok untuk Kapal Feri. Selain jalur laut, sudah tersedia pesawat udara yang menerbangi jalur Kupang – Rote. Namun saya lebih memilih berlayar dalam kunjungan ke Pulau Rote. Bukan karena harganya yang mana hampir sama dengan harga tiket pesawat udara, namun sensasi menyebrangi laut pukuafu yang menegangkan serta pemandangan yang menakjubkan di sepanjang perjalanan dapat dijumpai.

The Speedy Cruise Ship Bahari Express from Kupang to Rote departs daily  twice a day to serve passengers only, then the ferry boat also serves the mobilization of goods and vehicles for everybody who want to visit the island with their vehicle from Kupang but within the travel time 2 hours longer than the speedy Ship  which is approximately 2 hours cruise and a different pier when arrive in Rote Island. Ticket of speedboats can be purchased directly at Tenau port (port gates open at 07.00-08.00) and at Bolok port for Ferry. In addition to the sea lane, already available aircraft that fly Kupang – Rote route. However I prefer to sail on my visit to Rote Island. It was not because the price which almost the same as the price of air tickets, but the sensation of crossing a thrill of pukuafu sea and stunning scenery along the journey can be found.
berangkat ke rote 1

Embark To Roti Island

berangkat ke rote

Kapal cepat dan lautan tenang, kapal tidak akan berlayar pada saat tertentu tatkala cuaca buruk. (The  Cruise Ship and Calm Sea, ships will not be departed at the time when bad weather comes)

didalam kapal cepat tujuan rote

Tempat duduk yang nyaman (Confortable Seating )

ke rote dengan kapal cepat

Lebih baik duduk di deck luar terbuka dibelakang kapal sehingga mampu menyaksikan keindahan alam….namun beresiko basah terkena pecahan gelombang dan angin kencang menerpa badan…..deck ini adalah smooking area (Better to sit on the outside deck at back side of the ship so able to witness the beauty of nature along the way …. but at risk of wet splashed by wave breaks and strong winds will hit the body ….. this deck is smooking area)

Lautan yang biru serta tampak kurang bergelombang dikarenakan kondisi cuaca  yang sangat baik namun dalam bulan-bulan tertentu tatkala gelombang laut tinggi maka laut menuju pulau Rote adalah laut yang ganas serta bergelombang. Orang Rote menyebutnya Pukuafu yaitu selat yang terletak antara Pulau Timor dan Pulau Rote yang selama ini diketahui banyak orang menakutkan karena gelombangnya. Namun setelah melewati selat Pukuafu maka semua penumpang akan disambut pemandangan indah pantai dan batu Tarmanu.

The blue ocean looks less wavy at that time due to weather conditions were beautiful but in certain months when the sea waves are high then cruising to the island of Rote will pass a vicious and bumpy sea. Rotenese call it Pukuafu is a strait that lies between Timor Island and Rote Island which is known is frightening because of the waves by many people. But after passing Pakuafu strait then all passengers will be greeted by beautiful view of beach and stone of Tarmanu.

pemandangan dengan kapal cepat Rote Kupang7

Panorama Laut Biru (The Blue Sea Panoramic)

pemandangan dengan kapal cepat Rote Kupang6

Laut yang bergelombang dan tampak perahu layar menikmati kondisi ini (The sea was bumpy and a sailboat observed enjoying this condition)

pemandangan dengan kapal cepat Rote Kupang5

Pasir Putih Laut Biru (White Sandy Beach and Blue Sea)

pemandangan dengan kapal cepat Rote Kupang4

Batu termanu terdiri dari dua bongkahan batu yang menjulang di pesisir pantai di Kecamatan Rote Tengah. Konon, menurut legenda masyarakat setempat, dulu kedua batu yang merupakan perwujudan pasangan ini sering berpindah-pindah mengelilingi Pulau Rote. Terlepas dari legendanya, sekarang Batu Termanu merupakan salah satu tempat wisata di Pulau Rote yang cukup menarik untuk anda datangi. (The termanu stone consists of two towering boulders  in the coast of  Central Rote district. It is said, that according to local community legend, long time ago these two stone just like a couple which often move around the island of Rote. Regardless of the legend, now “Batu Termanu” is one of tourist attractions on the island of Rote where is quite interesting for you to come.)

pemandangan dengan kapal cepat Rote Kupang1

Tarmanu adalah batu yang berpasangan (The Stone couple Tarmanu)

Pantai Nembrala, Nah Pantai yang satu ini adalah pantai yang sudah terkenal didunia. Karena selain indah, pantai ini juga memiliki gelombang ombak yang menantang. Selain itu, suasana di pantai ini pun masih alami. Fasilitas dan akomodasi disini ternyata sudah tertata dengan rapih dan lengkap dan bahkan dikelola oleh pemerintah, pihak swasta dan bahkan orang asing.

Nembrala Beach, Well This area is one famous beach side  in the world. Because in addition to it’s beautiful scenary, this beach also have challenging waves. In addition, the environment on this beach is left naturally. The facilities and accommodation here are well organize and complete and even managed by  government, private parties and even foreigners.

villa di nembrala5

Salah Satu Villa di Nembrala Rote (One Example of Vilas in Nembrala Roti Island)

villa di nembrala4

Salah Satu Villa di Nembrala Rote (One Example of Vilas in Nembrala Roti Island)

villa di Nembrala3

Salah Satu Villa di Nembrala Rote (One Example of Vilas in Nembrala Roti Island)

villa di Nembrala

Salah Satu Villa di Nembrala Rote (One Example of Vilas in Nembrala Roti Island)

Sehari di Baa, dan dulunya Kerajaan Baa adalah salah satu dari 19 kerajaan pulau Rote. Di Ba’a inilah tempat dimana kapal cepat berlabuh. Kota Ba’a adalah kota pertama saat berkunjung ke Pulau Rote baik menggunakan Kapal Cepat atau dengan Pesawat Udara. Ibu kota pulau Rote adalah Ba’a sehingga disinilah segala kegiatan administratif pemerintahan berlangsung.

A day at Baa, and formerly the Baa Kingdom was one of the 19 kingdom in islands of Rote. In Ba’a where The Speedy Cruise Ship Bahari Express docked. Ba’a City is the first city visited when travelling to the island of Rote  either by Speedy Cruise Ship or by Aircraft. The capital of the island of Rote is Ba’a so this is where all administrative activities of government take place.

pesisir Baa4

Jalan di pesisir Kota Ba’a (The road on the coast of Ba’a City)

pesisir Baa1

Jalan di pesisir Kota Ba’a (The road on the coast of Ba’a City)

pemandangan dengan kapal cepat Rote Kupang8

Aktifitas nelayan di Ba’a (Fisherman activity in Ba’a)

Masih banyak tempat yang hendak dikunjungi. Menuju ke arah selatan menuju Ti dan Batu tua. Kementerian Perhubungan Republik Indonesia telah mengalokasikan dana melalui APBN 2010 untuk membangun sebuah dermaga di Pantai Batutua, Kecamatan Rote Barat Daya (RBD), Kabupaten Rote Ndao. Selain berfungsi untuk kebutuhan kelautan, dermaga ini dikelilingi oleh pemandangan dan panorama indah selatan Pulau Rote. Dermaga Batutua dibangun untuk kegiatan niaga, bongkar muat barang dan lainnya. Tentunya akan menjadi perhatian bersama pemerintah dan semua komponen masyarakat Rote Ndao agar kelak kedepan menjadi primadona di segala bidang termasuk pariwisata.

There were still many places to visit. Head south towards Ti and Batu Tua. Ministry of Transportation Republic of Indonesia has allocated funds through APBN 2010 to build a pier at Batutua Beach, Southwest of Rote District (RBD), Rote Ndao District. In addition to functioning for marine needs, this pier is surrounded by scenery and beautiful panoramas south of Rote Island. Batutua pier is built for commercial activities, loading and unloading of goods and others. Of course it will be a concern of government and all components of Rote Ndao community so that in future will become prima donna in all areas including tourism.

Dermaga batutua Ti Rote Ndao2

Dermaga panjang di Batu tua yang menjorok ke Laut (The long jetty in Batu Tua jutting into the Sea)

Dermaga batutua Ti Rote Ndao1

Dermaga panjang di Batu tua yang menjorok ke Laut (The long jetty in Batu Tua jutting into the Sea)

panorama dermaga batutua 4

Melihat keindahaan alam dari dermaga Batu tua (Viewing beautiful scenary from pier of Batu tua)

jembatan batutua

Salah satu jalan dan Jembatan di Batu tua (One bridge of Batu tua)

pantai batutua1

Pantai Batu tua (Batu Tua Beach)

panorama Pantai Batutua1

Pantai Batu tua (Batu Tua Beach)

Gula merah adalah gula yang terbuat dari air nira atau legen yang dihasilkan dari pohon kelapa, aren, lontar atau tebu berwarna merah atau cokelat dengan rasa yang manis alami. Pembuatan gula merah yaitu dari Air nira lalu dimasak hingga mengental kemudian dicetak dan didinginkan maka jadilah gula merah. Pulau Rote memiliki hektaran pohon lontar dan kelapa oleh sebab itu selain gula merah, pulau Rote juga terkenal dengan penghasil minuman keras bernama “Sopi” atau tuak. Pemandangan para petani memanjat Pohon Tuak dapat kita jumpai di beberapa tempat di Pulau Rote.

Red sugar is a sugar made of water of sap or legen produced by coconut tree, palm, or red or brown sugar cane  with natural sweet taste. Making of this brown sugar is initially from Sap then cooked until thickened then printed and cooled to be brown sugar. Rote Island has a hectare of palm trees and coconut trees. Therefore, besides brown sugar, Rote Island is also famous for producing liquor named “Sopi” or tuak. The scenery of the farmers climbing the “Tuak Tree” can be found in several places on Rote Island.

Nira

Hasil penampungan Nira dalam sehari (Result of Sap In A Day)

pohon Nira

Pohon Tuak banyak di Pulau Rote ( Alot of Palm Trees In Rote)

Cara Memetik Nira

Cara menampung Tuak di Pohon Nira (How to accommodate sap in Palm Tree’s flower)

Cara Memetik Nira 1

Petani Nira sedang melakukan aktifitasnya (farmer on his daily duty)

Cara Memetik Nira 2

Petani Nira sedang melakukan aktifitasnya (farmer on his daily duty)

cara memetik Nira 3

Petani Nira sedang melakukan aktifitasnya (farmer on his daily duty)

petani Nira

Petani Nira sedang melakukan aktifitasnya (farmer on his daily duty)

Gula Air

Gula Merah hasil produksi pohon Nira (Red Sugar Palm tree result)

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, saya harus membeli bahan-bahan makanan di pasar tradisional. saya sangat senang pasar tradisional ini tetap bertahan selain menjadi tempat pemenuhan kebutuhan sehari-hari juga menjadi tempat pertukaran dan perjumpaan warga-warga desa di Rote dan tidak hilang digerus oleh toko besar, mall dan hypermarket, yang biasanya rakus memonopoli seperti di kota-kota besar. Bahan makanan fresh tanpa bahan pengawet dan terutama nasi yang dihasilkan dari beras yang fresh, orang rote menyebutnya “beras mol”.

To meet my daily needs, I had to buy groceries in traditional markets. I was very pleased that this traditional market remains exist as  a place of gaining daily necessities as well as a place of villagers exchange and encounter in Rote and not lost crushed by big stores, malls and hypermarkets, which are usually greedy monopolizing as in big cities . Fresh food without preservatives and especially rice produced from fresh rice, the rote people call it “beras mol”.

pasar Baa2

Pasar Tradisional di Ba’a (Traditional market of Ba’a)

pasar Baa1

Pasar Tradisional di Ba’a (Traditional market of Ba’a)

Pasar Ikan Baa1

Pasar Tradisional di Ba’a (Traditional market of Ba’a)

pasar Ikan Baa2

Pasar Tradisional di Ba’a (Traditional market of Ba’a)

Pemilik ternak yang masih membiarkan hewannya bebas berkeliaran di mana saja baik di komplek perumahan, jalan-jalan dan juga di sekitar komplek perkantoran. Hewan ternak tersebut akan kembali ke pemiliknya dengan hanya mendengar teriakan atau suara khas para pemilik ternak. Di Rote disebut “Koak” atau berteriak. Sebuah keunikan tersendiri namun mesti hati-hati dijalan sebab banyak ternak berkeliaran di jalan. Tapi memberikan nuansa tersendiri dari sebuah warisan Budaya.

Animal owners who still allow their animals to roam freely anywhere in the housing complex, the streets and also around the office complex. The livestock will return to its owner by only hearing the shouts or  typical sounds of livestock owners. In the Rote called “Koak” or shout. A uniqueness but must be careful in the street because many cattle roam the streets. But it gives its own feel of a Cultural heritage.

Koak babi 1

Babi berjalan Pulang ke pemiliknya (Pigs were returning home to it’s owner)

koak babi 2

Babi berjalan Pulang ke pemiliknya (Pigs were returning home to it’s owner)

koak babi 3

Babi berjalan Pulang ke pemiliknya (Pigs were returning home to it’s owner)

domba

Domba ( Shaun the sheep)

kerbau di rote3

Kerbau Rote (Rote’s Bufallo)

Domba dan kambing 1

Peternakan di Rote tanpa kandang tapi aman pencurian (Ranch in Rote is without cage but safe from theft)

Domba Rote

Peternakan di Rote tanpa kandang tapi aman pencurian (Ranch in Rote is without cage but safe from theft)

Oeseli memiliki pantai yang bersih dan masih alami, belum banyak tercemar oleh tangan-tangan jail manusia. Pantai yang letaknya tersembunyi ini memiliki ombak yang cukup tenang, sehingga Anda akan nyaman berenang di pantai ini. Selain memiliki pantai yang indah dan mempesona, di tempat ini Anda juga dapat menikmati perkampungan sekitar yang banyak berprofesi sebagai petani rumput laut. Untuk mencapai pantai ini Anda bisa berangkat dari Nemberala menggunakan mobil dengan jarak sekitar 20 kilometer atau sekitar memakan waktu sekitar 1 jam perjalanan.
Oeseli has a clean and unspoiled beach, not much contaminated by human hands. This hidden beach has a fairly calm wave, so you will be comfortable swimming in this beach. In addition to having a beautiful and charming beach, in this place you can also enjoy the village around with a lot of local people as seaweed farmers. To reach this beach you can depart from Nemberala by car with a distance of about 20 kilometers or approximately takes about 1 hour drive.
Pulau Do'o Rote Ndao

Menikmati Keindahan Pulau Do’o dari Oeseli (The amazing panorama of Do’o Island observed from Oeseli)

Pulau Do'o Rote Ndao 2

Menikmati Keindahan Pulau Do’o dari Oeseli (The amazing panorama of Do’o Island observed from Oeseli)

panorama oeseli 1

Oeseli

Selain keindahan pantai, terdapat keindahan hutan mangroove dan dijumpai banyak species kera dan burung hidup didalamnya. Hanya butuh kesadaran warga untuk tidak melakukan perburuan burung di Pulau Rote. Sebenarnya satwa-satwa tersebut adalah sebuah potensi dan keindahan.

In addition to the beauty of the beach, there is a beauty of mangroove forest and found species of apes and many species of birds live in it. It only takes citizens awareness not to do bird hunting on Rote Island. Actually these animals are a potential and a beauty.

Hutan bakau di Oeseli 4

Hutan Mangroove di Oeseli (Mangroove forest of Oeseli)

Hutan bakau di Oeseli 1

Hutan Mangroove di Oeseli (Mangroove forest of Oeseli)

Hutan bakau di Oeseli 2

Hutan Mangroove di Oeseli (Mangroove forest of Oeseli)

Hutan bakau di Oeseli 3

Hutan Mangroove di Oeseli (Mangroove forest of Oeseli)

Hutan bakau di Oeseli 5

Hutan Mangroove di Oeseli (Mangroove forest of Oeseli)

Hutan bakau di Oeseli 7

Hutan Mangroove di Oeseli (Mangroove forest of Oeseli)

Hutan bakau di Oeseli 6

Hutan Mangroove di Oeseli (Mangroove forest of Oeseli)

Hutan bakau di Oeseli 8

Hutan Mangroove di Oeseli (Mangroove forest of Oeseli)

rumput laut di nembrala2

Cara tradisional menjemur Rumput Laut (The traditional way of drying Seaweed)

rumput laut di nembrala1

Cara tradisional menjemur Rumput Laut (The traditional way of drying Seaweed)

Dermaga feri ada di Pante Baru kurang lebih 1 Jam dari Ba’a. Dan satu lagi dermaga yang berada di Rote Timur yakni Papela yang digunakan pada saat cuaca tidak memungkinkan. Tempat ini banyak dijumpai aktifitas Nelayan sedang mempersiapkan kapal-kapal kecil mereka. Dan di Rote dapat dijumpai banyak tenaga-tenaga trampil dan mereka mengerjakan segala kebutuhannya sendiri. Cuma sangat disayangkan segala kebutuhan harus didapatkan dari Kota Kupang.

The ferry dock is in Pante Baru less than 1 Hour from Ba’a. And one more dock is located in the East of Rote “Papela” which is important at the time when weather is not possible. This place is often found activity of local Fishermen who are preparing their small ships. And in Rote where we can found many skilled personnel and they do all their own needs. Just very unfortunate that all needs must be obtained from the city of Kupang.

dermaga pantai baru3

Aktifitas di Dermaga Feri Pante Baru (Activities at Pante baru Ferry Pier)

dermaga pantai baru2

Aktifitas di Dermaga Feri Pante Baru (Activities at Pante baru Ferry Pier)

Dermaga Pantai Baru1

Aktifitas di Dermaga Feri Pante Baru (Activities at Pante baru Ferry Pier)

Sebuah danau alami bernama Danau Tua berlokasi di daerah Busalangga Dengka merupakan salah satu penahan air dan digunakan sebagai tempat penggembalaan ternak warga setempat. Ada banyak embung yang telah terbangun dengan maksud dan tujuan yang sama. Terdapat hamparan sawah tadah hujan di Busalangga yang berwarna kuning menandakan kering dan akan produktif kembali saat musim hujan tiba. Namun warga pulau Rote merupakan warga yang giat hal ini ditandai oleh giatnya para petani memikul air dan menyiram tanamannya.

A natural lake named “Danau Tua” located in Busalangga Dengka area is one of water retention and used as a place for local livestock grazing. There are many artifical lakes that have been built with the same purpose. There is a rain-fed rice field in Busalangga which is yellow and dry, and will be productive again in the rainy season. But the citizens of the island of Rote is a vigorous citizen this is marked by the enterprising of farmers carrying water and watering the plants.

Danau Tua Dengka3

Danau Tua tempat penggembalaan Ternak (The Old Lake of Animal Grazing)

Kuda Di Rote1

Danau Tua tempat penggembalaan Ternak (The Old Lake of Animal Grazing)

Danau Tua Dengka2

Danau Tua tempat penggembalaan Ternak (The Old Lake of Animal Grazing)

Danau Tua Dengka1

Danau Tua tempat penggembalaan Ternak (The Old Lake of Animal Grazing)

Hutan jati di Rote 1

Hutan Jati di Rote (Teak Forest in Rote)

busalangga1

Hamparan Sawah Tadah Hujan di Busalangga (Rice Fields of Rainfed Fields in Busalangga)

busalangga2

Hamparan Sawah Tadah Hujan di Busalangga (Rice Fields of Rainfed Fields in Busalangga)

PEMBANGUNAN infrastruktur di wilayah perbatasan Tanah Air menunjukkan perkembangan menggembirakan selama dua tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi), termasuk di Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur. Pulau terletak di ujung selatan Tanah Air ini berjarak sekitar 40 mil dari Ibu Kota NTT, yaitu Kupang. Ruas jalan nasional yang membelah Rote sudah di-hotmix sejak 2015 atau satu tahun kepemimpinan Jokowi dan pembangunan Bandar Udara CH Saudale sudah dilaksanakan meski belum seramai tempat-tempat lainnya (Sumber : media Indonesia.com)

The development of infrastructure in the border region of the country shows an encouraging development during the two years of President Joko Widodo (Jokowi) leadership, including on Rote Island, East of Nusa Tenggara. The island is located at the southern tip of the country is about 40 miles from the capital city of Kupang. The national road segment that divides Rote has been developed in hotmix condition since 2015 or one year of Jokowi’s leadership and the construction of CH Saudale Airport has been implemented although not yet as busy as other places (Source: media Indonesia.com)

Bandara DC Saudale2

Airport CH. Saudale

Bandara DC Saudale1

Airport CH. Saudale

di Airport DC Saudale

Ojek -ojek di Parkiran Airport CH. Saudale (Motorbike taxi in Airport Parking of CH. Saudale)

Tidak cukup rasanya seminggu berada di Rote. Dan saya bangga dapat mengunjungi pulau ini. Saat perjalanan kembali ke Kupang saya tak henti-hentinya menyanyi lagu “Mai falie” yang artinya mama panggil anak-anak jangan lupa untuk kembali pulang.

It does not quite feel like a week in Rote. And I am proud having a chance to visit this island. On my way back to Kupang I kept singing “Mai falie” which means mama calling children do not forget to go back home.

Pohon Tua di Oebela Dengka

Pohon Tua di pinggir Jalan (Old Trees along The road)

Pohon reo di sepanjang jalan ke Nembrala Kecamatan Dela

Kondisi Jalan di Rote ( Road condition in Roti Island)

pohon kelapa di Rote

Pohon Kelapa Nan Indah (Beautiful Coconut Trees)

Pulau Rote adalah sebuah pulau di Indonesia, bagian dari Provinsi Nusa Tenggara Timur Kepulauan Sunda Kecil. Menurut legenda, pulau ini mendapat namanya secara tidak sengaja ketika seorang pelaut Portugis yang hilang tiba dan bertanya kepada seorang petani di mana dia berada. Dia menyebut ” Beta Rote” ( Saya Rote) (Wikipedia)
Rote Island is an island of Indonesia, part of the East Nusa Tenggara province of the Lesser Sunda Islands. According to legend, this island got its name accidentally when a lost Portuguese sailor arrived and asked a farmer where he was. He said ” Beta Rote”  I Am Rote (Wikipedia)

 

 

Article and Photos by Ketut Rudi

Supporting Team :Yudi Gland And Yaffet Horo

 

Karya ini saya dedikasikan untuk menunjang program “Desa Online” yuk jelajahi Indonesia!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s