Kenali Tanaman Yuk ! Bagian 1 “Pohon Kersen” ( Let’s Knowing The Type Of Plant Part 1 “Magnificent Kersen”)


Pohon Kersen Sang Penyedia Makanan bagi Burung dan Kelelawar….(The Magnificent kersen Tree of Food Providers for Birds and Bats.)

Setiap Tanaman menghasilkan daun-daun yang berwarna hijau serta memiliki kemampuan untuk mendaur ulang udara di dunia ini termasuk di sekitar rumah kita sehingga menghasilkan udara yang lebih segar setiap harinya. Namun dibalik pernyataan ini, keberadaan tanaman juga kerap dikaitkan dengan aspek estetika, mistis, atau beberapa jenis tanaman beracun yang mengancam jiwa mahluk hidup lainnya sehingga dengan demikian ada beberapa jenis tanaman atau pohon yang menurut beberapa kelompok orang menyatakan lebih baik dihindari untuk menanamnya di halaman rumah mereka. Dalam Feng Shui bahkan menyebutkan bahwa ada tanaman yang akan berakibat baik atau tidak baik terhadap lingkungan rumah jika ditanam di halaman rumah karena setiap tanaman diketahui memiliki karakter berbeda. Berdasar akan hal ini maka saya mengajak para pembaca dan teman-teman untuk mengenali beberapa tanaman dan kita hubungkan dengan referensi yang ada sehingga menjadikan tanaman sebagai sahabat yang patut kita lestarikan bersama. Go Green !

Each Plant produces green leaves and has the ability to recycle the air in this world including air around of our homes to produce more fresh air every day. But behind this statement, the existence of plants also often associates with aesthetic, mystical, or some other toxic plant species that threatens the lives of other living beings so  there are several types of plants or trees that for some groups argue is better to avoid that plant to grow in their yard. In Feng Shui even mentioned that there are plants that will be good or not good  for home environment when planted in the yard of a house because each plant known to have different characters. Based on this then I would like to invite  readers and friends to recognize some plants and we will connect it with the existing references so as to make every plant as a friend that we should preserve together. Go Green!

pohon gersen3

Pohon Kersen menghiasi pekarangan rumah warga di NTT (Kersen trees adorn homes of residents in NTT)

Kersen atau talok (Muntingia calabura L.) adalah sejenis pohon sekaligus buahnya yang kecil dan manis berwarna merah cerah. Di beberapa daerah, seperti di Jakarta, buah ini juga dinamai ceri. Dalam Bahasa Madura, buah ini disebut baleci. Nama-nama lainnya di beberapa negara adalah datiles, aratiles, manzanitas (Filipina); mât sâm (Vietnam); khoom sômz, takhôb (Laos); takhop farang (Thailand); krâkhôb barang (Kamboja); dan kerukup siam (Malaysia). Juga dikenal sebagai capulin blanco, cacaniqua, nigua, niguito (bahasa Spanyol); Jamaican cherry, Panama berry, dan Singapore cherry (Inggris). Orang Belanda dulu menyebutnya Japanse kers (“ceri jepang”), sehingga menjadi kersen dalam bahasa Indonesia atau ada yang menyebutnya ceri (Wikipedia)

Kersen or talok (Muntingia calabura L.) is kind of tree as well as its small and sweet bright red fruit. In some areas, such as in Jakarta, this fruit is also named cherry. In Madurese, this fruit is called baleci. Other names in some countries are datiles, aratiles, manzanitas (Philippines); Mât sâm (Vietnam); Khoom sômz, takhôb (Laos); Takhop farang (Thailand); Krâkhôb goods (Cambodia); And kerukup siam (Malaysia). Also known as capulin blanco, cacaniqua, nigua, niguito (Spanish); Jamaican cherry, Panama berry, and Singapore cherry (UK). The Dutch used to call it Japanse kers (“Japanese cherry”), so it became kersen in  Indonesian language or some call it cherry (Wikipedia)

Pohon gersen1

Buah kersen atau nama lainnya yang dianugrahkan oleh masing-masing daerah ini tergolong dalam keluarga tanaman yang memiliki buah berukuran kecil yang rasanya manis serta dapat dikonsumsi. Karakteristik Buah kersen muda berwarna hijau muda dan warnanya akan berubah menjadi merah  ketika buah sudah masak. Pohon kersen juga merupakan jenis pohon yang tidak dapat tumbuh tinggi dan besar,  namun pohon ini memiliki ranting-ranting yang lebar dan biasanya digunakan sebagai pohon peneduh jalan dan halaman. Oleh karena banyaknya tanaman ini tumbuh di beberapa tempat maka kayunya sering digunakan sebagai kayu bakar disamping itu juga ciri dari kayunya yang lunak dan mudah kering. Kulit kayunya yang mudah dikupas digunakan sebagai bahan tali untuk kebutuhan manusia. Daunnya juga dipercayai secara turun temurun menjadi obat tradisional seperti sakit kepala dan anti radang.

Kersen fruit or other names  awarded by each region  belong to the family of plants that have small berries that taste sweet and can be consumed. Characteristics of Young  fruit is light green and the color will turn red when the fruit is ripe. The kersen tree is also a type of tree that can not grow tall and large, but this tree has wide branches and usually as a shade trees for road and yard. The large number of these plants grown in some places, then its wood is often used as firewood, besides that it is also because of its soft and dry wood. Easy peeled wood then it used as a rope material for human needs. The leaves are also believed hereditary to traditional medicine such as headache and anti-inflammatory.

pohon gersen2

Selain itu, Kersen juga digemari burung untuk berteduh dan juga sebagai sasaran para kelelawar namun hanya untuk tanaman kersen yang tumbuh liar. Buah pohon Kersen yang disukai manusia menyebabkan burung dan kelelawar berubah menjadi hama dan gemar ditembak atau ditangkap oleh manusia.  Binatang-binatang ini sebenarnya yang memiliki peran aktif dalam membantu penyebaran biji pohon kersen ke berbagai tempat.

In addition, Kersen also favored by birds for shelter and also as a target tree by bat but only for plants that grow wild. Kersen fruit preferred by human then causing birds and bats turned become pests and shoot or captured by humans. These animals actually have an active role in helping the spread of kersen tree’s seeds to various places.

buah gersen

Pohon itu telah berumur lebih tua jauh dari umur saya. Dulu saat saya bermain di Taman Kanak-kanak, pohon ini memayungi saya dan teman-teman bermain dihiasi kicauan burung.  Pohon ini kami jadikan sebagai menara pemantau ketika kami bermain perang-perangan, atau bersembunyi dari serangan musuh. Pohon sebenarnya merupakan saksi bisu bahwa manusia suka bermain perang-perangan sampai terjadi perang betulan.

The tree is older than my age. Once when I played in Kindergarten, this tree was shading me and my friends while decorated by chirping of birds. We made this tree as a watch tower when we played war, or hide from enemy attack. The tree is actually a silent witness that humans love to play warfare until a real war occurred.

 

Article and photos by Ketut Rudi

From many sources

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s