Adat Kabupaten Malaka Nusa Tenggara Timur (Tradition Of Malaka Regency East Of Nusa Tenggara)


banner iklan 2

Kabupaten Malaka adalah salah satu kabupaten di provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Malaka merupakan hasil pemekaran dari Kabupaten Belu yang disahkan dalam sidang paripurna DPR RI pada 14 Desember 2012 di gedung DPR RI tentang Rancangan UU Daerah Otonomi Baru (DOB). Selain memiliki potensi alam, beberapa daerah memiliki keindahan alam dan budaya  yang dapat dijadikan sebagai tempat strategis untuk promosi pariwisata di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), salah satunya adalah adat dan tari-tarian di Malaka. Kabupaten Malaka letaknya yang strategis berbatasan dengan Negara Republik Demokratik Timor Leste. Kabupaten Malaka ini memiliki sejumlah potensi wisata yang layak dijual kepada wisatawan, baik domestik maupun luar negeri.

The district of Malacca is one districts in the province of East Nusa Tenggara, Indonesia. Malacca is the result of division of Belu Regency which ratified in plenary session of House Representatives on December 14, 2012 at the Parliament building deployed on Draft of Law on New Autonomous Region (DOB). In addition to natural potential, some areas have natural and cultural beauty that  used as a strategic promotion of tourism in East of Nusa Tenggara Province, one of which is custom and dance in Malacca. The Malacca Regency is strategically next to the Democratic Republic of East Timor. This district has a number of potential place worthy promoted , both for domestic and abroad.

acara adat di Malaka 2

Tebe Bei Mau 2017, Photo By Adi Shahib and Petrus Klau Lua

acara adat di malaka 6

Custom Uniform for Woman In Malaka, Photos by Adi Shahib and Petrus Klau Lua

acara adat di Malaka 1

Tebe Bei Mau 2017, Custom Uniform Of Men In Malaka, Photo By Adi Shahib and Petrus Klau Lua

Satu upacara adat di Malaka dengan  tarian tradisional khas daerah di Malaka,NTT menambah kasanah budaya Indonesia yang anggun bernama Tebe Bei Mau dan tariannya bernama Tebe-tebe dan Likurai . Upacara adat Ini adalah sebuah ritual tahunan masyarakat setempat. Upacara ini  dalam rangka memperingati Bei Mau dan Bei Bui sebagai lambang manusia pertama di Bumi (Adam&Hawa). Tari-tarian dilakukan bersama-sama membentuk formasi lingkaran.

A traditional ceremony in Malacca accompanied by a typical local dance in Malacca, definitely is adding to elegant of Indonesian culture called Tebe Bei Mau and a dance called Tebe-tebe and Likurai. This Traditional ceremony  is an annual ritual of the local community. This ceremony commemorates Bei Mau and Bei Bui as the first human symbol on Earth (Adam & Eve). Dances performed together in a circle formation.

acara adat di malaka 5

Adi and Petrus Klau Lua Joined the event

acara adat di malaka 4

Adi Shahib

Article by Ketut Rudi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s