Setiap Anak Bisa Menjadi Terbaik Yang Mereka Bisa (Every Child Can Be the Best That They Can Be)


In English please read  “Every Child Can Be the Best That They Can Be” by Thomas Armstrong, Ph. D, Director of American Institute of Learning & Multiple Intelligence Expert, USA. 

Sekarang saya telah menjadi orang tua dan mungkin saja sama halnya dengan saya bahwa orangtua merasa cemas apakah anak mereka pintar. Melihat kepintaran sang buah hati, tentu banyak orang tua termasuk saya akan berpatokan pada angka I.Q atau kemampuan untuk membaca dan menulis dengan baik, atau kepandaian dalam matematika atau sains. Dalam lamunan saya kembali ke masa lalu waktu saya berada dibangku sekolah dasar bahwa sebenarnya ada bermacam-macam jenis kepintaran dan saya bukanlah orang yang pintar dalam matematika, menghafal atau lebih tepatnya tergolong berada pada peringkat paling akhir disekolah. Lantas kenapa sekarang saya harus memaksa anak untuk menjadi juara 1 dikelasnya?.Dan kenapa saya merasa cemas akan hal ini?.

Anak SD 3

Kid’s are learning in every step they take

Yuk kita simak hasil penelitian dari Dr. Howard Gardner dari Universitas Harvard di Amerika Serikat menunjukkan bahwa sebenarnya ada bermacam-macam jenis kepintaran. Melalui Kepintaran Majemuk (Multiple Intelligences), ia menyatakan bahwa setidaknya ada delapan cara untuk menjadi pintar. Menurut Dr. Gardner, setiap anak memiliki delapan kepintaran tersebut, namun masing-masing memiliki “kecenderungan” untuk lebih baik dalam beberapa jenis kepintaran dibanding yang lain. Berikut adalah delapan cara anak-anak dapat mendemonstrasikan kepintaran mereka menurut Dr. Gardner:

Kepintaran Linguistik (Word Smart): Kepintaran yang melibatkan kemampuan berbahasa. Anak dengan kemampuan linguistik yang menonjol akan menyukai aktivitas membaca, menulis, senang berbicara dan bercerita, atau mendengarkan cerita.

Kepintaran Logika-Matematika (Number Smart): Anak dengan kepintaran ini akan tertarik dengan angka, matematika, sains, logika seperti sebab dan akibat, dan/atau yang menanyakan pertanyaan “kenapa” seperti “kenapa langit itu biru?”

anak SD 1

Scott and Flag Semaphore

Kepintaran Visual-Spasial (Picture Smart):  Kepintaran yang melibatkan kepekaan mengobservasi dan kemampuan  berpikir dalam gambar. Anak dengan kepintaran visual-spasial yang menonjol dapat membayangkan bentuk-bentuk geometri atau tiga dimensi dengan lebih mudah. Ciri-ciri lainnya anak tertarik dengan gambar dan citra, menyukai seni, memiliki imajinasi yang bagus, atau senang bermain dengan bangun susun (seperti lego dan puzzle) dan menggambar.

Kepintaran Kinestetik (Body Smart):  Melibatkan kemampuan mengontrol gerakan, keseimbangan, ketangkasan dan keanggunan dalam bergerak. Anak dengan kepintaran kinestetik akan suka menciptakan barang dengan tangan mereka sendiri, suka olahraga, menari atau drama, dan/atau suka menyentuh barang untuk mempelajarinya.

Kepintaran Musik (Music Smart):  Kepintaran yang melibatkan kemampuan berpikir atau mencerna musik,  menggunakan musik sebagai sarana berkomunikasi, menginterpretasikan bentuk dan ide musikal, serta menciptakan pertunjukan dan komposisi yang ekspresif. Anak sensitif terhadap suara, struktur musik dan ritme. Anak akan suka bernyanyi, mendengarkan musik, menghafal banyak lagu, dan bergerak sesuai ritme. Dia juga kemungkinan pintar memainkan alat musik.

Kepintaran Interpersonal (People Smart):  Anak dengan kepintaran interpersonal akan memiliki kemampuan memahami dan berkomunikasi dengan orang lain, serta melihat perbedaan orang lain dari segi suasana hati, temperamen dan motivasi. Anak juga  cenderung lebih baik dan mudah menjalin interaksi sosial sehingga mempunyai banyak teman. Anak sangat sensitif atau empati terhadap perasaan orang lain sehingga dapat mudah memahami apa yang dirasakan atau diinginkan orang lain. Selain itu, dia juga menunjukkan kualitas kepemimpinan.

Kepintaran Intrapersonal (Self Smart):  melibatkan kemampuan kemampuan anak untuk memahami diri sendiri, mengetahui siapa dirinya, dan apa yang ingin ia lakukan. Anak dapat memahami bagaimana reaksi diri terhadap suatu situasi dan memahami situasi seperti apa yang sebaiknya dihindari. Anak dengan kepintaran ini cenderung senang bermain sendiri, memiliki hobi/kegemarannya sendiri, mengetahui ingin menjadi apa ketika sudah tumbuh dewasa, dapat mengkomunikasikan apa yang dia rasakan secara akurat, memiliki rasa kepercayaan diri, dan mampu mengarahkn diri sendiri dalam berbagai situasi.

anak SD 4

The Patient Of Kid’s Teacher

Kepintaran Naturalis (Nature Smart):  berkaitan dengan kemampuan merasakan bentuk dan  menghubungkan elemen yang ada di alam. Anak-anak dengan kepintaran naturalis yang menonjol memiliki ketertarikan yang besar terhadap lingkungan alam sekitarnya, termasuk binatang. Oleh karena itu anak lebih suka memilih untuk berada di alam terbuka daripada di dalam ruangan, menyukai binatang, dapat mengenali tanaman, suka mengumpulkan daun atau serangga atau barang dari alam lainnya, dan/atau sangat peduli dengan lingkungan hidup (kesadaran ekologis).
Semoga bermanfaat :

Sumber : inspiring article by parentingclub.co.id

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s