Yang Rajin Pasti Menghasilkan (Diligent Definitely Making Money)


Sebuah ilustrasi dari sahabat saya Andarmuji Aan menyebutkan sebagai berikut :

Coba kita hitung bersama …. sehari mulai beraktifitas pagi hari jam 6 dan selesai sampai jam 2 siang, seorang penjual keliling bernama Mas No mampu menjual 300 – 400 mangkok mie ayam dengan harga Rp10.000 permangkok. Jadi kalau dirata-ratakan 350mangkok x Rp10.000 = Rp 3.500.000 perhari. Dan Mas No membutuhkan modal kerja yaitu sebesar Rp1.500.000 sehingga mendapatkan keuntungan kotor sebesar Rp 2.000.000 dan beroperasi sebulan  25 hari sehingga menghasilkan uang Rp 50.000.000 sebulan. Dengan income sebesar itu masuk ke kantongnya Mas No, maka Level apa ya kalau dia kerja di Kantoran.

An illustration of my best friends Andarmuji Aan provides as follows:

Lets count together …. activity  starts in the morning at 6 and finish until 2 pm, a vendor name Mas No. is able to sell 300-400 bowl of chicken noodle at a price of 10,000 rupiah per bowl. So in average 350 bowl x 10,000 rupiah = Rp 3,500,000 per day produced. And Mas No, he need of working capital in the amount of 1.500.000 which obtain a gross profit of Rp 2,000,000 and operates 25 days a month to make money of Rp 50 million a month. With that income directly to Mas No’s pocket, if yes then what level when he is working at the office.

inspiratif1

Sangat inspiratif dan patut ditiru. Namun dibalik kemudahan hitungan diatas, sudah pasti Mas No memiliki kebiasaan hidup yang berbeda dari orang lainnya. Mas No sudah pasti bangunnya lebih awal dan sudah pasti keluarganya juga demikian untuk mendukung kelancaran usaha Mas No. Di kota-kota besar di Indonesia, rata-rata memiliki penduduk yang rata-rata perantau dan pekerja yang memiliki kebiasaan membeli makanan yang sudah jadi atau lebih cendrung membutuhkan hiburan dengan menikmati makanan di luar rumah. Oleh sebab itu, usaha ini memiliki tingkat keuntungan yang pasti.

Very inspiring and enviable. But behind convenience of the above matter, it is definitely that Mas No has a different habit of life  compared with other people. Mas No is definitely in shape early and certainly his family also have supported his business. In big cities in Indonesia, average populated by migrants and workers  who have habit of having food by buying it in restaurant that  more tends to fulfill the entertainment need so most of them enjoy their meals by buying instead of cooking it by self at their home. Therefore, this kind of business has a definite level of profit.

inspiratif2

Tidak ada uang yang jatuh dari langit, yang ada hanyalah air hujan oleh sebab itu uang bisa dihasilkan apabila mampu mengelola air hujan itu. Dan Jangan percaya kalau ada mesin pelipat ganda uang, namun yang ada hanyalah mesin untuk produksi barang yang kemudian bisa dijual untuk menghasilkan uang yang halal.

No money falling from the sky, there just rain so money could be generated when you are able to manage the rain. And do not believe that there is a money double folding machine , but there are only machines for production of goods than can be sold to generate halal money .

 

 

Article by Ketut Rudi

Photos taken from Andarmuji Aan’s facebook account

Model : Andarmuji Aan

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s