PT. PLN Area Kupang Mulai Menggunakan Tiang Beton Di Kota Kupang (State Electrical Company PT. PLN Kupang Area Starts Using Concrete Pole In Kupang City)


PT PLN (Persero) Area Kupang, kembali melaksanakan  progam KHS (Kesepakatan Harga Satuan) untuk beberapa paket proyek pekerjaan khusus Jasa Konstruksi dan Pemeliharaan Jaringan Distribusi serta pelayanan penyambungan terhadap pelanggan baru yang akan dikerjakan sampai tahun 2017 mendatang . Pekerjaan berada di wilayah kerja Area Kupang yang dibagi menjadi beberapa Zona termasuk Pulau  Rote, Kalabahi, Semau dan Sabu.

PT PLN (Persero) Area Kupang, re-implement the  KHS (agreement On Unit Price) program for some their special work projects of Construction and Maintenance on Distribution Network as well as building new network for new customers that will be run until the year 2017. The project scope is in Kupang Area which divided into several zones, including the island of Rote, Kalabahi, Semau and Sabu.

tiang-beton6

Dalam proyek tahun ini, satu hal  baru untuk pertama kalinya dilakukan di kota Kupang yakni penggunaan Tiang Beton untuk setiap pembangunan Jaringan Baru. Meski dari beberapa survey dan analisa oleh rekanan menyatakan bahwa Tiang Beton tergolong berat untuk direalisasikan, akan tetapi beberapa lokasi telah berhasil dibangun menggunakan Tiang Beton.

In this year project, a new thing for the first time conducted in Kupang is the usage of Concrete pole for any New Network development. Despite of some surveys and analyzes by vendors mentioning that the  Concrete Poles usage is a heavy thing to realize, but some locations have  built successfully using Concrete Pole.

tiang-beton5

Kondisi tanah berkarang adalah kendala utama keterlambatan proses pendirian tiang beton yang memiliki bobot lebih dari 1 ton ini. Disamping itu kendala akses jalan yang sempit juga menjadi faktor penghambat untuk mobilisasi ke tempat pendirian. Begitu pula kendala dalam pengadaan material lainnya selain Tiang diperlukan waktu untuk pengiriman menuju ke Kupang via expedisi laut. Hampir semua material dibeli dari Surabaya atau Jakarta.

Rocky soil conditions are major constraints which causing delay in the process of erecting concrete poles that weighs more than 1 ton. Besides, the narrow access of roads are also becoming a problem for mobilization to the place of set up. Similarly, to  material other than poles for its procurement process which needed time on its delivery to Kupang shipping via sea expedition. Almost all  material purchased from Surabaya or Jakarta.

tiang-beton4

Keterbatasan sarana dan prasarana yang tersedia memaksa para pekerja di dunia kelistrikan sebagai mitra kerja PLN di kupang untuk lebih jeli dalam membuat kerjasama kepada pihak-pihak yang mampu  untuk bekerja bersama-sama menyelesaikan program ini. Disisi lainnya PLN menerapkan peraturan perundang-undangan yang baru yakni melayani semua pelanggan yang telah dinyatakan layak instalasinya oleh Lembaga Inspeksi Teknis dengan menunjukan Sertifikat Layak Operasi yang juga sedang dirancang dan disosialisasikan ke semua pelanggan baik melalui asosiasi, lembaga inspeksi teknis dan PLN.

Limited facilities and infrastructure then forcing all parties in electrical world in Kupang as partners of PLN to be more observant in making coöperation to the other parties who are able to work together to complete this program. On the other hand, PLN has implemented their operation to comply with legislation that serves all of  new electrical customers who have declared worthy on their installation by  Technical Inspection agencies through Eligible operations Certificate which also being designed and disseminated to all customers through associations, technical inspection agencies and PLN.

tiang-beton3

Tingginya permintaan pasang baru di Kota Kupang merupakan sebuah indikasi bahwa Kota Kupang sedang mengalami pertumbuhan. Seiring dengan pertumbuhan ini diharapkan sejalan dengan penerapan program keselamatan kerja dan ketepatan waktu pelayanan pelanggan. Sebuah tantangan berat yang sedang dihadapi baik medan yang rumit serta tanah karang yang sangat susah di gali namun program ini setidaknya sudah berjalan sama halnya dengan daerah lainnya di Indonesia.

The high demand for electrical in Kupang is a sign that city of Kupang is growing. Along with this growth expected in line with  implementation of safety programs and the timeliness of customer service. A formidable challenge facing by all parties in electrical both complex terrain and  coral ground, which very difficult to dig but  at least this program has run as well as other regions in Indonesia.

tiang-beton2

Tentu masih banyak kendala yang dihadapi di lapangan. Namun patut disyukuri meski kondisi tanah berkarang, kami Cv Ariston Kupang masih sanggup mengerjakan program ini demi terpenuhinya kebutuhan listrik dengan memberikan sumbangsih berupa pencapaian upaya efektifitas pembangunan, dalam hal ini adalah meringankan biaya pemeliharaan kedepannya mengingat penggunaan tiang besi akan menambah beban pemeliharaan dikemudian hari dikarenakan oleh mudahnya tiang besi mengalami kropos oleh hawa laut sebagai karakter semua pulau di NTT.

Of course there are still many obstacles met in the field. But thankful despite the condition of rocky soil, we Cv Ariston Kupang are still having ability in working on this program for the sake of answering on requirement of electricity and to give  the effort of effectiveness in terms of maintenance,  in this case is the ease of future maintenance costs because the usage of iron pole will add future maintenance cost higher due to the ease of iron pole experiencing weaker porous by sea as the character of all  islands in NTT.

tiang-beton1

Pelaksanaan Program KHS tahun 2016 memang masih ditemukan banyak kekurangan, dan belajar dari pengalaman ini diharapkan agar tahun 2017, implementasi program ini bisa berjalan lebih baik lagi. Oleh sebab itu diperlukan sebuah system yang baik dan tidak saling menyalahkan namun saling memudahkan.

KHS Program Implementation in 2016 still found many shortcomings, and learning from this experience then expected that by 2017, implementation of this program could be run better. Therefore, we need a better system and not to blame each other but help each other.

 

 

 

Ketut Rudi

Photos by Simon Banamtuan

Supported by KTS (Concrete Pole Manufacturer), Trafindo (Transformer Manufacturer), And Merindo (Cable Manufacturer)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s