Menjauh Dari Keramaian (Stay Away From Crowd)


Penduduk dunia ini sepertinya semakin lama semakin banyak dan hal ini dapat diilustrasikan sebagai berikut: Dahulu kala seorang kakek hanya memiliki dua orang putra dan selanjutnya tanah yang Ia miliki dibagi menjadi dua bidang yang sama luas untuk anak-anaknya dan demikian terjadi terus menerus sehingga sebidang tanah yang luas berubah menjadi pemukiman penduduk yang sangat padat. Berdasar kepada ilustrasi ini maka secara umum di dunia ini tahun depan diperkirakan jumlah penduduknya bisa mencapai tujuh milyar jiwa dan lebih dari empat milyar dari penduduk dunia tinggal di Asia, dan Indonesia merupakan negara berpenduduk terbesar ke-4 dengan jumlah penduduk mencapai sekitar 240 juta jiwa. Dengan jumlah sebanyak itu, bisa dibayangkan hampir-hampir tidak ada lagi tempat yang sepi terutama di kota-kota besar.

The world population seems increasingly numerous and this can be illustrated as follows: Once upon a time, a grandfather only had two sons and a wide land that he owned split into two same wide areas  for his sons and this occur continuously so that the piece of wide land turned into very dense residential population. Based on the illustration then generally in the world population next year estimated to reach seven billion people and more than four billion of the world population lives in Asia, and Indonesia is the most populous country no 4 in the world with  population of approximately 240 million people. With so many of people, then one can imagine that almost no longer a lonely place, especially in big cities.

menjauh dari kerumunan2

Kemanapun kita pergi dikota besar, kita hampir selalu berpapasan dengan orang lain dan bahkan tidak saling mengenal satu dengan lainnya. Selalu menemukan kerumunan banyak orang dan terbesit sebuah pikiran bagaimana semua orang itu mencari nafkah. Suasana macet di jalan raya, antrian di depan loket kereta api, lokasi parkiran yang penuh disaat hari kerja, semua ini menunjukkan betapa padatnya kota-kota besar saat ini yang boleh dikatakan dunia semakin padat.

Wherever we go in big city, we almost always cross paths with others and even do not  know each other. Always find a crowd of people and flashed an idea about how all that people run their live. Traffic jam on the highway, the queue in front of the train counter, full parking at the working day, all of this shown that how crowded big cities today which are arguably the world is getting crowded.

menjauh dari kerumunan1

Coba kita bandingkan pada saat berada ditempat sepi. Atau berdoa kehadapan Tuhan dalam keadaan sepi dan hening. Sudah pasti sebuah keadaan yang berbeda. Oleh sebab itu setiap orang sebenarnya membutuhkan waktu untuk menjauh dari keramaian dan sebenarnya untuk mendapatkan sebuah kedamaian rasa.

Let us compare at the time when being lonely at a deserted place. Or praying to God in a state of quiet and silence. It is definitely a different condition. Therefore, every person actually need time to get away from crowd and actually to get a sense of peace.

 

 

Article And Photos by ketut Rudi

2 thoughts on “Menjauh Dari Keramaian (Stay Away From Crowd)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s