Ikanfoti Amarasi Nusa Tenggara Timur


Bukit  tandus  Ikan  Foti  nan  sepi,  tepatnya diwilayah Kampung Marena, Desa Oerantium, Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang 30 menit dari Kota kupang  dulunya terkenal dengan   tempat  pemusnahan uang oleh bank BI, namun sekarang mulai menjadi tempat sepi yang indah untuk dunia photography.

Barren hills of Ikanfoti a lonely place on the earth, precisely the region of Marena , Oerantium Village, District of West Amarasi, Kupang 30 minutes from city of Kupang was once famous for money extermination area by BI Bank, but now is starting to become a lovely quiet place for the world of photography.

ikamfoti 3

Bukit  Ikan Foti,  sangat tandus, jalan melintasi lokasi  bukit  gersang ini,  sepi  dan mudah longsor, ditumbuhi poho-pohon Pinus hutan dan semak-semak. jalan ini adalah salah satunya jalan menuju Desa Baun dimana terdapat asal makanan khas Pulau Kupang yaitu Sei.

ikan Foti hill, is very desolate, and road that across this barren hillside is quiet and easy to landslides, covered by pine tree forests and shrubs. This road is the one and only road to Baun village where  typical food of Kupang come from  name Sei.

ikamfoti 4

Tampaknya bukit ini tidak cocok digunakan untuk area bercocoktanam. Kondisi alam dilokasi ini adalah mencerminkan kondisi tanah dataran Timor pada umumnya yaitu tanahnya  putih, banyak lembah  dan  penuh  dengan  longsoran  tanah.

It seems that the hill is not suitable for horticulture area. Natural conditions at these locations is reflected to soil conditions of Timor island  in general, ie the white land, filled with many valleys and landslides.

ikamfoti 2

Memang dulunya tempat ini sudah pasti menakutkan tatkala menyaksikan lembah Ikan Foti serta kondisinya juga sepi, cukup jauh dari pemukiman warga sekitar 500 meter dari desa Oben menuju Baun.

Indeed, once this place is definitely hurts when witnessing valley of ikan Foti and its condition is too quiet, far enough away from the residential area about 500 meters from the village of Oben towards to Baun.

Ikamfoti 1

Namun seiring perkembangan jaman dan ramainya lalu lintas menuju perkotaan maka lambat laun tempat ini tidak menakutkan lagi. Saya sangat menikmati suasana sepi tempat ini dan berada pada tempat yang hampir mengering berwarna kuning.

But with the changing times and the bustling traffic towards to urban then gradually the place is not scary anymore. I really enjoy the quiet atmosphere of this place and  a place that had almost dried yellow color.

 

 

Article and Photos by Ketut Rudi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s