Belajar Melayani Dari Seorang Receptionist (Learning How To Serve From A Receptionist)


Pelayanan yang baik, itulah sebuah kunci keberhasilan produk jasa seperti dalam dunia pariwisata. Siapa saja yang dilayani dengan baik maka mereka akan senang artinya pelayanan yang baik mampu menimbulkan sebuah kepuasan bagi pemakai jasa atau sebuah produk. Minggu ini saya menginap pada sebuah hotel bukan hotel berbintang dan mendapatkan sebuah pelajaran berharga dari seorang receptionist yang memberikan pelayanan prima yang memuaskan.

Good service,  is a key to the success of products such services in the world of tourism. Anyone who served well then they will be very happy and it means that good service is having ability on building a satisfaction for every users of a service or a product. This week I stayed at one hotel and sure not a five-star hotel but got a valuable lesson from a receptionist who provide me satisfactory excellent service .

receptionist3

Diibaratkan seperti sungai maka pelayanan yang bermutu itu dimulai dari hulu ke hilir yaitu mulai dari cara penyampaian informasi yang jujur dan menarik, menyambut setiap tamu yang datang termasuk saya dengan senyuman dan salam meski hari telah larut malam, melayani segala kebutuhan saya sebagai tamu selama menginap di hotel itu, mengantarkan saya beserta tamu-tamu yang ada untuk membeli cendera mata serta menjelaskan sejarahnya, sampai tata cara menyampaikan selamat berpisah untuk kembali kerumah. Pelayanan standar ini juga dibubuhi sebuah kata manis untuk mengingatkan saya agar berkunjung kembali ke hotel tersebut.

Likened to a river then quality of services starts from upstream to downstream, ie starting from the delivery of information that is honest and charming, welcoming every guest that comes included me with a smile and a greeting even though it was already late at night, serving all of my needs as a guest during my stay the hotel, drove along the guests were there to buy souvenirs and explain its history, until the ordinance expressed of saying goodbye to return home. The standard of service was also laced with a sweet word for reminding me to come back to stay again at the hotel.

receptionist1

Berbagai strategi tentu sudah diberikan pada pelaku pariwisata termasuk pelayan-pelayan hotel itu baik oleh pemilik hotel maupun pemerintah melalui Dinas Pariwisata dan sekolah-sekolah perhotelan dan periwisata sehingga standar pelayanan terhadap seorang tamu terbentuk.

Various strategies exactly have been given to tourism employee including the servants of that good hotel where I stayed both directly by the hotel owners and the government through the Department of Tourism and schools of hospitality and tourism related until the standard of service to the guests formed.

receptionist2

Namun seperti kota-kota besar lainnya masih saya jumpai pelayanan – pelayanan yang boleh dikatakan kurang memuaskan sehingga pelayanan oleh karyawan hotel dan beberapa tempat pelayanan publik masih belum merepresentasikan tingkat pelayanan sebuah daerah secara menyeluruh.

But like other big cities then I still encountered services that was arguably to less than satisfactory so the best service by the hotel employees and some public services were not representing a level of service of an area thoroughly.

receptionist4

Senyum adalah hal yang terindah, Kesediaan melayani dengan ramah untuk orang-orang yang membutuhkan informasi nampaknya tidak menjadi prioritas kerja para petugas informasi khususnya bagi mereka yang bekerja di kantor-kantor pemerintahan. Hal ini terjadi karena mereka belum menyadari bahwa pelayanan adalah faktor paling penting dalam menyelesaikan segala urusan seperti pada dunia pariwisata. Dan yang paling jelek adalah wajah-wajah cantik memikat hati namun memberikan pelayanan palsu seperti enggan untuk melayani. Dan sudah pasti karena mereka sering dilayani pada saat-saat menginap disebuah hotel berbintang yang memberikan pelayanan prima bak seorang raja.

Smile is the most beautiful things, willingness to serve friendly for people who need information does not seem to be a priority in the work of the officers of information, especially for those who work in government offices. This happens because they do not realize that service is the most important factor in resolving all  matters such in the world of tourism. And the worst is pretty captivating faces but providing false services just like reluctant to serve. And it is definitely because they are often served at times they stayed at five star hotels that provide excellent service like a king.

 

 

 

Ketut Rudi

Location Surabaya Indonesia

Models : Laras and Friend Receptionist of Metro House Surabaya

One thought on “Belajar Melayani Dari Seorang Receptionist (Learning How To Serve From A Receptionist)

  1. Pingback: A trip to Kidwelly – Antony M Copeland

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s