Cara Mendapatkan Sertifikat layak Operasi Instalasi Listrik Di Kupang


Hubungi : 082236389323 (Bpk. Gregorius A Wara, ST )   melayani pembangunan instalasi, perbaikan instalasi, konsultasi dan pengurusan SLO di tiga Lembaga Teknik Yang ada.

Sertifikat Laik Operasi Wajib Untuk Semua Instalasi Listrik Di Kupang NTT

Putusan Mahkamah Konstitusi (MK), Nomor 58/PUU-XII/2014  tentang permohonan uji materi Undang – Undang Nomer 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan, terkait dengan Pasal 54 ayat (1) dan Pasal 44 ayat (4) tentang Serifikat Laik Operasi adalah wajib dimiliki oleh setiap pelanggan PLN.

Sesuai dengan amar putusan MK, bahwa SLO merupakan syarat yang harus dipenuhi dalam pengoperasian instalasi listrik, maka PLN sebelum mengoperasikan instalasi listrik pelanggannya harus terlebih dahulu mendapatkan sertifikat pemeriksaan instalasi yang dilakukan oleh Lembaga Inspeksi Teknik seperti PT. Jaserindo,  PT. PPILN dan / atau PT. Konsuil dan lain sebagainya seperti dipaparkan pada web resmi DJK ( slo.djk.co.id) yang menyatakan apakah suatu instalasi listrik rumah tangga, Industri atau bangunan telah layak sesuai persyaratan.

Apabila instalasi listrik yang bersangkutan tidak memiliki SLO maka PLN tidak akan mengaliri listrik.

Dengan demikian, apabila oknum tetap mengalirkan listrik untuk instalasi listrik rumah tangga dan terjadi kebakaran akibat kesalahan instalasi yang tidak sesuai dengan PUIL (Persyaratan Umum Instalasi Listrik) maka yang bertanggung jawab atas dampak kerugian yang timbul adalah pemilik rumah itu sendiri.

Lembaga Inspeksi Teknik adalah perusahaan yang telah berbadan hukum Perseroan terbatas yang menjalankan misi ini dengan berbasis teknologi dan telah terintegrasi dengan system DJK dan PT. PLN (persero) dalam hal pemeriksaan dan penerbitan Sertifikat layak Operasi.

PANDUAN PELAKSANAAN INSTALASI DAN PEMERIKSAAN UNTUK TERBIT SLO 

  1. PEMASANGAN INSTALASI

Untuk sementara Pelanggan tidak akan bisa diperiksa oleh Lembaga Inspeksi teknis apabila belum mengerjakan instalasinya dan diharapkan setiap pengerjaan instalasi listrik maka hendaknya memilih Biro Teknik yang telah terdaftar di DJK. Ada banyak biro teknik yang tersedia di Kupang termasuk kami CV Ariston di Kupang. Setelah dikerjakan maka akan mendapatkan gambar teknik seperti tertera pada contoh ilustrasi dibawah.

contoh gambar instalasi

Contoh Gambar Denah Instalasi (Gambar Instalasi) resmi dikeluarkan oleh masing-masing assosiasi dan bergaransi (dimiliki oleh setiap Biro Teknik Yang resmi terdaftar di DJK)

2. PENDAFTARAN DI KANTOR PLN

Setelah mendapatkan SLO maka pelanggan sendiri diharapkan datang ke Kantor PLN melakukan pendaftaran tanpa perantara hal ini dimaksudkan agar data alamat dan nomor telp yang tepat dapat diterima oleh pihak PLN, karena selanjutnya PLN akan melakukan pemeriksaan terhadap jarak rumah anda dari jaringan yang ada, kapasitas gardu yang tersedia di lingkungan rumah anda berada sehingga penyambungan tidak akan menghadapi kendala dan mempermudah pihak PLN didalam melakukan pelayanan.

Tidak ada kata tidak dapat dilayani, namun didalam pelayanan kelistrikan pihak PT PLN (persero) membutuhkan waktu dan dana yang cukup besar didalam pembangunan jaringan untuk menjangkau rumah-rumah masyarakat yang terletak masih jauh dari jaringan. Pihak PLN pasti akan mensurvey setiap lokasi dan melakukan perluasan jaringan yang telah tercantum dalam rencana kerja mereka. Untuk Sertifikat Layak Operasi memiliki tenggang waktu 15 tahun dan sebenarnya bukan hanya untuk penyambungan baru PLN melainkan dengan maksud agar jaringan instalasi rumah yang kita miliki handal, layak dan aman baik untuk berbagai sumber energi lainnya seperti genset dan lain sebagainya.

Pada intinya adalah hindari calo dan pembayaran dilakukan disembarang kantor, lakukanlah pada kantor-kantor resmi sebab banyak masyarakat belum mengerti akan hal ini. Mari kita wujudkan NTT bersinar dan tentunya listrik menerangi dan mencerdaskan

Semoga bermanfaat

7 thoughts on “Cara Mendapatkan Sertifikat layak Operasi Instalasi Listrik Di Kupang

  1. Dien

    Good job, tulisan yg bagus, menjadi informasi yang baik buat semua pihak terkait, tentang pentingnya SLO yg mnjamin keselamatan dan keandalan penggunaan listrik.

    Reply
  2. Pingback: Panduan Ikut Tender LPSE (Layanan Pengadaan Secara Elektronik) | PEMBANGUNAN MENERANGI DAN MENCERDASKAN

  3. Rani Septiani

    Pertanyaannya,,?? apabila punya SLO dan terjadi kebakaran apa setiap kerugian diganti oleh penerbit SLO,,?? dan bagaimana jika SLO tersebut ikut terbakar..?? dan berapa Rupiah yang diganti atau berapa Persen (%).

    Reply
    1. CV ARISTON KUPANG Post author

      Slo diterbitkan berdasarkan gambar teknik…..jika ada perubahan instalasi tanpa pemberitahuan maka slo lama dianggap tidak berlaku lagi….dan jika ada perubahan maka dilaporkan utk melakukan perubahan……diharapkan agar slo disimpan karena merupakan surat berharga…..sama halnya dg ijasah….yang jelas kalau ada penyimpangan dari karyawan lembaga inspeksi tek spt tdk melakukan pemeriksaan mohon laporkan ke kantor pusat……

      Reply
  4. JEFRI R. PANGGABEAN

    Tapi anehnya kejadian yang saya alami : Untuk mengurus SLO dengan daya 1.300 dipatok dengan harga Rp 500.000 padahal di website PPILN dan KONSUIL hanya sebesar Rp 85.000. Tampaknya SLO menjadi ajang bisnis yang dimanfaatkan oleh PT, CV, Kontraktor dan yang lainnya. Bukankah lebih baik jika pelayanan SLO tetap dipegang langsung oleh PPILN dan KONSUIL sehingga tidak akan ada lagi pungli dan pengurusan SLO menjadi sangat mahal. Asumsi saya begini, orang PT, CV, Kontraktor dan yang lainnya membeli blangko SLO lengkap dengan nomor seri ke PPILN/KONSUIL kemudian dijual ke masyarakat dengan harga yang lebih tinggi dan tidak wajar. Semoga akan ada perubahan yang lebih baik dikemudian hari

    Reply
    1. CV ARISTON KUPANG Post author

      alur pengurusan SLO …sebenarnya dilaksanakan setelah selesai dilakukannya instalasi dan diterbitkan gambar tekniknya ….Instalasi dilakukan oleh biro teknik yang telah terdaftar di DJK karena biro-biro tekniklah yang merupakan pemilik lahan kerja instalasi yang memiliki tenaga kerja yang bersertifikat SKA atau SKT…..kebanyakan dilapangan instalasi dilakukan sendiri oleh pemilik rumah atau bangunan sehingga pada saat pengurusan SLO kesusahan mendapatkan gambar teknik resmi dari salah satu biro teknik yang telah terdaftar di DJK sebagai bahan pemeriksaan Lembaga Inspeksi Teknik dengan biaya resmi dan dapat diakses di web djk…..mungkin saja 500 rb itu disebabkan oleh biaya pemeriksaan oleh biro teknik karena perusahaannya dianggap yang mengerjakan instalasi tersebut….dan ya siapa yang berani mengakui pekerjaan orang lain tanpa diperiksa terlebih dahulu sebelum diserahkan ke Lembaga Inspeksi Teknik untuk terbit SLOnya…..ini anggapan saja….kalau dikupang sekarang sudah dibentuk Gelis yang merupakan Gabungan Biro Teknik, Lembaga Inspeksi Teknik dan Menandatangani Pakta Integritas bersama PLN sehingga membantu mempermudah pengurusan dan memangkas praktek percaloan…..Trims Atas masukannya semoga bermanfaat…salam

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s