Program Pemerintah Yang Wajib Diikuti Dan Sebagai Syarat Pemasangan Listrik Baru Tarif Subsidi


AYO MENABUNG

Menabung itu Mudah

  • Hanya dengan setoran awal sebesar Rp 500.000,- Anda telah memiliki rekening Tabungan.
  • Pembukaan rekening dapat dilakukan di seluruh Cabang Kantor Bank
  • Penyetoran uang tabungan maupun penarikan dana tabungan dapat dilakukan di seluruh Cabang Bank yang ada.
  • Anda nantinya mendapatkan kartu Debit yang berfungsi sebagai kartu ATM dan kartu debit yang dapat digunakan untuk berbelanja dan pembayaran lainnya di merchant-merchant yang berlogo VISA baik di dalam maupun di luar negeri.
  • Dapat digunakan di jutaan ATM bank anda  baik di Indonesia maupun di luar negeri dan di ATM berlogo ATM BERSAMA serta ATM berlogo LINK.

Persyaratan Mudah

  • Setoran awal minimal Rp. 500.000,-
  • Kartu identitas:
    1. Warga Negara Indonesia: Kartu Tanda Penduduk/KTP*
    2. Warga Negara Asing: Paspor dan KIMS/KITAS/KITAP
    3.  Apabila digunakan untuk membuka rekening Tabungan di luar wilayah KTP setempat maka wajib dilampiri dengan :
    4. Surat Keterangan Domisili atau
    5. Surat Keterangan Kerja

Kenapa Harus Menabung?

Bagi para pekerja, kamu harus selalu siap terhadap berbagai kemungkinan yang akan terjadi. Ketika perusahaan tempatmu bekerja bangkrut dan kamu terpaksa kehilangan pekerjaan. Saat itu, sudah pasti gajimu tidak ada lagi. Tidak ada uang yang akan kamu terima untuk sementara waktu, tetapi pengeluaran sehari-hari tetap terjadi, lalu bagaimana jika ini terjadi? Inilah mengapa kamu harus selalu menabung, yaitu agar kamu memiliki uang simpanan untuk menjaga kelangsungan hidupmu dan mencari pekerjaan yang baru.

Kecelakaan dapat terjadi kepada siapa saja, kapan saja, dan dimana saja, jadi kamu tidak akan bisa memiliki persiapan untuk menghindari kecelakaan, lalu apa yang bisa kamu lakukan? Hanya ada satu hal yang bisa kamu lakukan, yaitu menyiapkan dana untuk menyelesaikan akibat dari kecelakaan itu. Uang adalah hal yang dibutuhkan dalam segala hal, apalagi pada saat kamu tertimpa kecelakaan. Biaya yang dibutuhkan untuk mengobati atau membayar ganti rugi umumnya besar, jadi kamu akan sangat kesulitan jika tidak punya uang. Cara agar bisa menyiapkan dana untuk hal ini adalah dengan menabung. Sudah merasa menabung penting?

Kenapa Harus IKUT BPJS ?

JKN dan BPJS

JKN merupakan kependekan dari Jaminan Kesehatan Nasional yang merupakan program pelayanan kesehatan dari pemerintah dengan sistem asuransi. Dengan demikian natinya rakyat Indonesia yang terdaftar sebagai anggota diwajibkan untuk menyisihkan sebagian uang mereka dalam bentuk asuransi yang menjamin kesehatan mereka dimasa mendatang. Bagi mereka yang dikelompokkan dalam PBI (Penerima Bantuan Iuran) akan ditanggung oleh pemerintah. Maka tidak ada lagi masyarakat yang susah untuk memeriksakan kesehatannya.

BPJS merupakan kependekan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial yang mana terdapat dua jenis yaitu BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. BPJS kesehatan ini sebelumnya bernama PT ASKES dan BPJS Ketenagakerjaan sendiri adalah perubahan dari Jamsostek (Jaminan Sosial Tenaga Kerja).

Cara Daftar BPJS Online

Agar bisa mendaftar BPJS ada dua cara yang bisa ditempuh yaitu mendaftar langsung ke kantor BPJS terdekat dan online. Jika dilakukan secara online maka anda harus mendaftar secara langsung melalui situs resminya http://bpjs-kesehatan.go.id.

Syarat-Syarat  Yang Harus disiapkan

Persyaratan daftar BPJS antara yang langsung ke kantor dengan yang online tidak berbeda jauh. Berikut ini adalah persyaratannya:

  1. KK (kartu keluarga)
  2. KTP (kartu tanda penduduk) yang masih belaku
  3. Kartu NPWP
  4. Alamat Email dan No HP anda
  5. Nomor Rekening Penanggung yang digunakan untuk pembayaran Iuran.

Catatan:

Dalam memilih kelas perlu diketahui terutama bagi yang Non-PBI (Bukan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan)

Kelas 1/ orang = Rp 59.500/bulan
Kelas 2/ orang = Rp 42.500/bulan
Kelas 3/ orang = Rp 25.500/bulan

 

PROSEDUR CARA BEROBAT MENGGUNAKAN BPJS

Apakah anda telah memiliki kartu BPJS maka anda bisa menggunakan untuk berobat dan pengobatan anda akan di tanggung oleh BPJS. Selanjutnya  bagaimana prosedur ataupun cara berobat menggunakan BPJS?. Langsung berobat menuju rumah sakit yang telah ditentukan dalam pembuatan kartu BPJS dan melapor di bagian administrasi rumah sakit tersebut. Jika diluar rumah sakit yang ditunjuk, maka ada persyaratan tambahan yang diminta seperti surat keterangan dari kelurahan dan lain sebagainya yang mudah anda urus. tanyakan dan diskusikan langsung kepada admin rumah sakit yang berlogo BPJS. Info lebih lanjut dapat mengklik http://bpjs-kesehatan.go.id. untuk membaca testemonial dan berita-berita terkait.

Kenapa Harus IKUT PROGRAM INDONESIA PINTAR ?

Program Indonesia Pintar (PIP) yang merupakan penyempurnaan dari program Bantuan Siswa Miskin (BSM) telah diluncurkan Presiden Joko Widodo. Anak usia sekolah dari keluarga tidak mampu mendapatkan Kartu Indonesia Pintar (KIP). Mereka diberikan dana tunai dari pemerintah secara reguler.

KIP diberikan kepada anak usia sekolah dari keluarga pemilik Kartu Perlindungan Sosial (KPS) atau Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Mereka yang mendapatkan KIP berasal dari tingkat SD sampai SMA dan yang sederajat.

Karena pembagian KIP dilakukan secara bertahap, maka belum semua penerima KKS mendapatkan KIP. Pada tahap awal, KIP diberikan bersamaan dengan pemberian KKS bagi 1 juta keluarga di 19 kabupaten/kota

Cara Untuk Mendapatkan Kartu Indonesia Pintar (KIP)

Pertama, keluarga penerima KKS membawa KKS dan Kartu Keluarga atau Surat Keterangan dari RT/RW/Lurah/Kepala Desa yang menyatakan anak adalah anggota keluarga KKS ke sekolah/madrasah tempat anak bersekolah atau terdaftar.

Selanjutnya sekolah/madrasah mencatat informasi tentang anak tersebut ke dalam daftar calon penerima KIP dan mengirimkan formulir ke Dinas Pendidikan atau Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota setempat.

Dinas Pendidikan atau Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota lalu mengirimkan rekapitulasi calon penerima KIP ke Kemendikbud/Kemenag. Bagi sekolah di bawah naungan Kemendikbud, operator sekolah wajib memasukkan informasi siswa ke dalam sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Setelah menerima rekapitulasi calon penerima KIP, Kemendikbud/Kemenag akan mencetak dan mengirimkan KIP tambahan ke alamat sekolah atau rumah tangga anak penerima.

Bagi keluarga penerima KPS yang telah menjadi penerima BSM, masih dapat menggunakan KPS dengan cara membawa KPS ke sekolah/madrasah tempat anak bersekolah untuk didaftarkan sebagai penerima KIP.

Anak pemegang KIP dapat mencairkan dana di bank atau kantor pos yang sudah ditetapkan. Besaran dana penerima KIP untuk siswa SD sebesar 450 ribu untuk satu tahun, SMP sebesar Rp 750 ribu untuk satu tahun, dan SMA Rp 1 Juta untuk satu tahun.

Semoga bermanfaat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s