Menjadi Manusia Ber “Performa” Tinggi (Sebuah Teori Cara Mengukurnya dan Meraihnya)


Manusia adalah mahluk tertinggi diantara semua mahluk didunia. Setiap manusia memiliki kekuatan untuk menghasilkan suatu karya yang luar biasa atau yang disebut dengan “Human Performance” performa manusia atau hasil kerja manusia.  Sebagai contoh disebuah kota besar banyak dijumpai beraneka ragam jenis manusia dari beraneka ragam suku bangsa berlalu lalang dalam hiruk pikuknya kegiatan manusia di berbagai bidang. Seandainya diatas kepala manusia terdapat suatu indikator yang menyebutkan jumlah harta atau hutang yang dimiliki, sedih atau senang, tujuan mereka berlalu lalang pasti kita terheran-heran menyaksikan hal ini atau lebih-lebih bisa melihat apakah manusia itu baik atau buruk mungkin akan lebih membuat kita tambah syok..syok..syok.

keramaian pasar baru jakarta

Manusia sama saja diibaratkan kendaraan yang berlalu lalang dijalan raya, kalau diperhatikan kendaraan-kendaraan tersebut memiliki perbedaan – perbedaan atau persamaan – persamaan seperti persamaan merk, perbedaan kecepatan, atau perbedaan kualitas kendaraan baik itu tingkat kenyamanannya dan lain sebagainya. Saya paling senang mengamati kendaraan-kendaraan tersebut dari kejauhan dan sungguh kasihan jika melihat salah satu mobil mogok ditengah jalan.

keramaian kendaraanKendaraan mogok diibaratkan manusia yang tidak berguna dalam perjalanan hidupnya dan kendaraan yang paling besar diibaratkan manusia yang mampu memenuhi kebutuhan banyak orang dan mobil yang paling cepat nyaman dan mewah dapat diibaratkan manusia yang berperforma tinggi dan mahal harganya serta digunakan oleh orang-orang besar. Kalau ditanya kepada setiap manusia sudah tentu tidak ada yang memilih menjadi mobil yang mogok di tengah jalan. Akan tetapi tanpa disadari bahwa manusia  pernah terjadi dalam hidupnya mengalami seperti mobil mogok tersebut dan untungnya ada montir atau jalan untuk keluar dari permasalahan yang ada.

keramaian manusiaDari gambar diatas bisakah kita menilai kalau diibaratkan kendaraan yang manakah mobil mogok?. Bingung bukan, Ya sudah tentu kebahagiaan itu bukan saja dihitung dari jumlahnya uang atau bagusnya baju atau yang lainnya. Belum tentu para petani itu diibaratkan sebuah mobil mogok. Lalu bagaimana caranya agar teori kendaraan dan manusia ini menjadi bermanfaat mari kita cermati bersama-sama dan secara seksama dalam waktu yang sesingkat-singkatnya sehingga berguna bagi semua bentuk yang bernama “Manusia” itu.  Mari kita tuliskan secara Matematis agar mudah untuk diingat sebagai berikut :

PM = f A x f M

(Dibaca:  Performa Manusia adalah fungsi dari Ability atau kemampuan serta fungsi dari motivasi manusia itu)

fA = fP + fPK + fPP

(Dibaca: Fungsi Ability adalah fungsi Pendidikan ditambah fungsi pengalaman kerja serta fungsi dari pergumulan positif di dalam kehidupan seorang Manusia)

Nah dari rumus diatas ternyata Para petani tersebut memiliki performa yang cukup baik mereka memiliki pengalaman bertani yang cukup lama turun temurun dari nenek moyangnya dan memiliki motivasi dan kemauan yang cukup tinggi dikarenakan oleh tekanan – tekanan didalam keluarga seperti pemenuhan kebutuhan hidup serta yang mereka memiliki standar hidup yang biasa-biasa saja. Akan tetapi mereka tidak memiliki sebuah hasil yang cukup tinggi dalam hal material karena mereka dibodohi oleh tengkulak-tengkulak yang ada atau tuan-tuan tanah yang ada karena kaum ini memiliki ability yang tinggi di dunia bisnis pertanian. Kaum yang memiliki ability tinggi ini biasanya memiliki latar pendidikan yang tinggi atau pengalaman kerja berbisnis yang cukup banyak. Kalau saja banyak manusia yang memiliki ability yang tinggi dan mau memajukan ekonomi secara makro niscaya kehidupan disuatu tempat itu akan sangat baik.

Pada gambar kedua, seorang foto model kelihatannya sangat elegan dan profesional wajah menawan pintar dan oleh orang pintar mendandani si foto model dengan gaun jas yang cukup menawan sehingga si manusia model ini kelihatan seperti memiliki performa yang cukup tinggi. Dalam kehidupannya si foto model sering betengkar dengan pasangan hidupnya karena terlambat pulang dan kedapatan selingkuh dan gaya hidup yang semakin meningkat yang akhirnya membawa masalah dalam hidupnya. Dia sering terlambat ke kantor atau sering menolak job order yang akhirnya dia memiliki performa yang jelek. Apalagi prilaku stressnya membawa dia ke Narkoba, Sex bebas dan hal-hal yang lainnya yang sifatnya pelarian dari masalah. Banyaknya manusia seperti ini mungkin menurut saya sebagai penyebab ramai dan semaraknya bisnis Narkoba, Prostitusi dan dunia glamour.

Berikut kita simak bersama sebuah contoh sebagai berikut:

keramaian manusia1Anak SMA diatas (Foto hanya sebuah contoh bukan kenyataan)  Mengalahkan Sarjana-sarjana itu dan bahkan bisa memimpin sarjana – sarjana itu dikarenakan karena dia memiliki performa yang cukup tinggi. Meski tamatan SMA dia memiliki segudang pengalaman kerja segudang prestasi dan segudang pergaulan positif dalam hidupnya serta keberanian secara emosi tidak pemalu dan berani untuk maju. Serta yang terpenting dia memiliki kemauan yang cukup tinggi, tidak mengharapkan uang tetapi prestasi dan loyalitas yang tinggi serta keluarga yang harmonis. Akan tetapi sayangnya kadang dunia tidak adil karena orang-orang seperti ini kerap memiliki penghasilan yang pas-pasan untuk di Indonesia. Tapi kita salut orang-orang seperti ini bagaikan bunga ditaman, bagaikan air digurun dan bagaikan kendaraan besar yang berguna untuk mengangkut lebih banyak muatan dan menjadi Manusia yang berperforma tinggi.

Teman ini hanya sebuah teori, mungkin bisa dicermati dan dikembangkan lebih dalam lagi. Semoga bermanfaat dan jangan bersedih jika menjadi mobil mogok karena ada banyak bengkel-bengkel dengan tenaga-tenaga yang mampu memperbaikinya. Jangan menjadi mobil mogok dan diperbaiki menjadi kendaraan modifikasi yang mengganggu ketertiban lalu lintas atau biar mudah dimengerti maksud saya menjadi Manusia ber ” performa tinggi akan tetapi bermoral rendah mementingkan kepentingan sendiri dan merusak bangsa.

candle in the dark

Orang yang memiliki performa yang tinggi, diibaratkan sebuah lilin didalam kegelapan….Namun pada saatnya lilin itu akan mati dan dia telah menerangi sebuah ruangan yang gelap (Ketut Rudi)

 

 

 

 

Ketut Rudi Utama

Photos From Google except The candle Light By El Ndjukambani

 

2 thoughts on “Menjadi Manusia Ber “Performa” Tinggi (Sebuah Teori Cara Mengukurnya dan Meraihnya)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s