Refleksi Akhir Tahun, Memperbaiki Segala Sesuatu Yang Retak (End of Year Reflection, Fix Everything Cracks)


Tahun ini akan segera berakhir, semua kalangan mulai sibuk untuk  menyambut pesta awal tahun baru dan mengucapkan selamat tinggal kepada tahun yang akan segera berakhir. Dibalik kesibukan ini tentu semua orang memiliki sebuah pemikiran yang sama yaitu melupakan segala hal-hal yang tidak baik yang telah dilewati dan mulai merencanakan segala sesuatu yang lebih baik dari tahun yang telah dilewati.

This year will soon be over, all walks of life began to busy on welcoming the new year’s party and saying goodbye to the year that soon will coming to an end. Behind this flurry of course everyone has a similar idea about  the new year is to forget all the things that are not good that has been passed through and start planning everything better than the year that has passed.

warna untukmu1

Menyongsong tahun baru ini, kita harus melakukan perenungan kembali. Artinya melakukan intropeksi diri, apa saja telah dibuat selama ini? Bagaimana cara untuk meningkatkan kehidupan yang lebih baik lagi dari apa yang telah dicapai selama ini. Mengingat kembali apa saja yang belum diperbuat dan yang sudah dilakukan. Kadangkala kita tidak sadar telah melakukan banyak hal yang tidak baik dan tidak berbuat yang terbaik. Kadangkala kita juga sering lupa untuk melakukan amal kebajikan dan curang terhadap orang lain, bahkan melakukan perbuatan maksiat melanggar janji suci sebuah pernikahan. Atau telah berbuat sesuatu yang merugikan orang banyak bahkan merugikan negara.

Welcoming the new year, we must do reflection back. It means self introspection, what has been created during this year? How to improve life better than what has achieved so far. Recalling what has not been done and has done. Sometimes we do not aware of having done a lot of things that are not good and did not do the best. Sometimes we too often forget to give and  cheating the other person, even do immoral acts violating the sacred promise of a marriage. Or has done something that was hurting a lot of people even harming the country.

warna untukmu2

kehidupan ini diibaratkan menulis sebuah buku. Setiap sebuah tahun berakhir maka sebuah judul dalam kehidupan seorang manusia akan berakhir atau berlanjut kepada episode selanjutnya. Tentu saja tiap-tiap orang memiliki judul yang berbeda-beda. Namun ada dua hal yang setiap akhir tahun ada yaitu  “Kepuasan” atau “Keputusasaan.”  Jadi apa judul bukumu tahun depan?

This life is like writing a book. Every year ends, a title in a man’s life will end or continue to the next episode. Of course, each person has different title of life. But there are two things that every  year-end exist are “Satisfaction” or “Despair.” So what is the title of your book next year?

 

 

 

Article and Photos by Ketut Rudi

Location Saka Waingapu

Models Unknown

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s