Minum Kopi Dengan Penjual Kopi (Drinking Coffee With The Coffee Sellers)


Pada saat waktu luangku, aku sering menghabiskan waktu itu untuk bersantai sambil duduk – duduk di taman – taman kota. Taman – taman ini memberikan suasana tenang jauh dari kebisingan dan cukup baik untuk menenangkan pikiran atau berkumpul bersama keluarga tatkala menghadapi kondisi jenuh di dalam rumah. Ternyata di masing – masing daerah ada taman kotanya, dan mungkin yang paling luas diseluruh Indonesia adalah “Tugu Monas”. Wajarlah ibu kota Negara.

At my free time, I often spend it by relax sitting in the city parks. These park provides a quiet atmosphere that away from noise and good enough to refresh my mind or gathering with family when facing a saturated conditions in the house. In every City has their own city park or garden, and of course the most widespread city garden or park throughout Indonesia is “Monas”. Of course city park of capital of the State.

penjual kopi bersepeda 4

Saya  paling menggemari minum kopi panas, atau makan bubur ayam dan bakso sehingga pikiran saya ditaman kota pasti ada kedua jenis makanan ini. Disebuah taman kota saya menjumpai seorang penjual minuman keliling. Dengan sepedanya yang sangat sederhana dia pun berkeliling berjualan di taman itu. Sembari membeli kopi susu hangat, sayapun bercakap – cakap dengan penjual itu. Asal penjual itu ternyata dari daerah yang cukup jauh. Dalam sehari dia berhasil menjual sampai dengan 70 gelas minuman hangat seperti kopi, susu, teh dan sejenisnya. Tidak ada perbedaan ramai atau tidak ramai hanya saja kalau sepi pengunjung maka jam kerjanya menjadi tambah panjang. Seperti sebuah target perhari 70 gelas terjual. Dia menuturkan bahwa sebelum bekerja seperti ini, dia telah bekerja di beberapa perusahaan swasta mulai dari sekuriti sampai kepada tenaga marketing. Akan tetapi hasilnya tidak menjawab kebutuhan hidupnya dan bahkan tidak ada perubahan. Bekerja sendiri seperti ini membuat dia merasa nyaman karena segalanya ditentukan oleh dirinya sendiri. Saya bertanya selanjutnya kepada dia apakah dia malu melakukan hal ini atau tidak, dia pun menjawab dengan tersipu – sipu sambil memijat pundakku. “Tidak, saya tidak pernah bertemu orang – orang dikampungku, aku tidak mengenal satupun dari mereka”.

I am most loving to have a hot coffee, or chicken porridge and meatballs.  I thought these foods must be an easy foods to find in the city park. In one of city park I met a mobile coffee seller. With a very simple bike he was selling in around the park. While buying a cup of hot coffee mix with milk, I also gained conversations with the seller. Originally most of the coffee sellers are coming  from a fairly remote area. In one day he managed to sell up to 70 cups of hot drinks such as coffee, milk, tea and others. There is no difference between   peak or low visitors in the park, in a low season  than the long work hours will take by them. As a target of 70 cups sold per day. He said that before running this job, he has experience worked in several private companies ranging from security to the marketing staff. However, the results did not address to the needs of their life and even never changes. Working alone then makes him feel comfortable because everything determined by himself. I then asked him if he was feeling embarrass to do this or not, he replied with a blush  while massaging my shoulders. “No, I have never met anyone from my village, I don’t recognize one of the visitors in the park”.

pedagang kaki lima1

Berarti dapat disimpulkan bahwa pasti dia akan malu jikalau bertemu dengan orang sekampungnya. Selanjutnya keinginan saya untuk menggali lebih dalam lagi tentang kehidupannya dengan mengajaknya terus bercakap – cakap. Ternyata mereka sesama penjual saling mengenal dan menjaga bahkan ada yang memiliki tempat tinggal yang sama. Susahnya masuk taman sehingga harus berusaha mengambil hati sang penjaga dengan memberikan upeti, atau terlibat kejar – kejaran dengan aparat. Mereka pernah mengajukan beberapa alasan untuk menyatakan mereka tidak bersalah dalam hal pekerjaan ini seperti : tidak membuang sampah atau mengotori taman, tidak mengganggu lalulintas, dan tidak menetap seperti pedagang – pedagang kaki lima yang membangun rumah untuk menetap sampai menghabiskan badan jalan, hal tersebut jelas sangat menggangu. Akan tetapi mereka masih merasa ketakutan dikarenakan pernah dalam suatu razia aparat menyita sepeda dan alat – alat berjualan mereka selain menangkap pekerja sex, waria serta pedagang liar seperti mereka, dan mereka menebus atau membayar ke kantor aparat tersebut agar alat – alat mereka dapat diambil.

It can be concluded that he will feel embarrass when met his ​​homeland. Furthermore, my curiosity is increasing to dig deeper about his life by continuing to make more questions. Apparently sellers know and fellow each other even some of them have the same residence. The trouble was when entering the park so they should try harder  to appeal the guards by giving a cup of coffee as a tribute , or ever involved in some chase with authorities. They ever gave the authorities a few reasons to keep selling in the garden and arguing by showing the evidence that they are not guilty by their work such as: never litter or pollute the park, Never interfere with traffic, and never settle a place for selling as the other merchants did who built stalls for selling and even taking part of the road which was causing a traffic jams, it was clearly disturbing. But they still feel fear because once ever in a raid,  officers seized the bike and equipment together with sex workers, transvestite and illegal traders like them, and they then redeem or pay into the apparatus of the authority so the tool can be taken back again.

penjual kopi bersepeda 1

Hari sudah larut malam, akupun membayar kopi yang saya minum. “Kembalian buat abang saja ya” saya memberikan tips kepadanya karena hari yang indah dan mendapatkan cerita baru. Kalau pekerja sex komersial, pengemis dan pengamen itu terasa cukup mengganggu, sampai taman yang indah itu  dijadikan ikon yang negatif dan menjadi terkenal bukan karena keindahannya. Pantaslah beberapa taman yang indah yang ada di Kota itu jarang diminati. Apalagi bakso yang dijual ternyata mengandung formalin, saya menjadi tidak suka makan bakso lagi. Menurut saya kalau taman kota bisa dikelola dengan baik, maka lapangan pekerjaan akan tersedia, lahan untuk hiburan terbuka, serta pemasukan buat negara melalui retribusi ada. Cukup baik bukan?.

It is late in the night,  then I am paying  my coffee bills. “Keep the returns for you brother” I gave tips to him for a wonderful day and got a new story. The commercial sex workers, beggars and busters, they were quite disturbing, until the beautiful garden was used as a negative icon and became famous not because of its beauty. No wonder some of the beautiful parks in the city then become rarely desirable. Moreover, the meatballs were sold turned out to contain formaldehyde, I don’t like to eat meatballs again. I think if the city park could be managed well, then jobs will be available, open land for entertainment, as well as revenue for the country through the existing levy. Good enough, Doesn’t it ?.

 

 

 

 

 

 

Article And Photos  By Ketut Rudi

Location Monas Jakarta

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s