“Banyak Anak Banyak Rejeki” (Many Child Means Many Profit)


Orang berpendidikan dan mapan dalam keuangan kebanyakan memandang anak sebagai beban. Hal ini dilihat dari segi biaya karena biaya hidup untuk membesarkan anak tidaklah sedikit. Di samping itu, mereka juga enggan menikah cepat-cepat dan lebih suka menyendiri. Kalau yang sudah menikah rata – rata memiliki anak yang relatif sedikit dibandingkan dengan Orang yang belum mapan dalam keuangan. Sebagai contoh kecendrungan para nelayan kecil memiliki banyak anak.

Educated  and well finance person views of having children as a burden. It is seen in terms of cost and the cost  for raising a child is not a little one. In addition, they are also reluctant to get married quickly and prefer to be a single. For those who have married  relatively has few children in average compared to those who have not been well established in finance. For example, the tendency of the small fishermen have more children than wealthy man.

banyak anak banyak rejeki2

 

Anak adalah anugerah terindah bagi setiap orang tua. Kehadirannya yang selalu dinanti, tidak hanya menambah “gelar” kedua orang tuanya, dari yang semula hanya sebagai suami dan istri , lalu menjadi ayah dan ibu bagi anak-anaknya, serta menjadikan orang tua dari orang tuanya menjadi kakek dan nenek. Jasa orang tua tidak akan pernah dapat dibalas sampai kapanpun. Salah satu cara membalas orang tua adalah menjadi orang tua. Apabila telah diberikan kesempatan menjadi orang tua maka sebenarnya kita diberikan kesempatan untuk memilihkan lingkungan yang baik untuk anak, membiasakan hal-hal yang baik agar menjadi contoh, berkomunikasi yang positif  dan diskusi tentang berbagai hal, pengawasan dan pemberian sanksi atau hukuman yang mendidik, berdoa di setiap kesempatan.

Children are the most beautiful boon for any parent. Their presence are always expected, and it is not only adding to the “title” of their parents, who originally only called a husband and wife, and changed became father and mother because of their children, as well as making the parents of their parents become grandparents. Parents efforts will never be repaid forever. One way to repay our parent’s effort in our life is by replying to become a parent. Once a person that given the opportunity to become a parent then actually that person is given the opportunity in choosing a good environment for kids, so always run your life in a good manner as an example for kids, such positive communication and discussion about variety of things, supervision and sanctions or penalties that educate, pray in every opportunity.

banyak anak banyak rejeki1

 

Sungguh sesuatu yang menyedihkan tatkala mendengar berita seorang bayi dibuang di tempat sampah oleh kedua orang tuanya yang tidak bertanggung jawab atau bayi yang diculik kemudian dibunuh. Atau penyiksaan bayi oleh pengasuh bayi sampai dengan memperkerjakan anak – anak dibawah umur. Semua orang berharap kelak akan memiliki anak yang berhasil agar menjadi orang tua yang paling berbahagia di dunia. Dan tidak ada satu orang pun yang tega melepas darah dagingnya sendiri setelah “kegilaan manusia” muncul di muka bumi ini. Ikatan batin anak dan orang tua akan selalu ada. Ikatan batin ini tidak hanya dimulai saat memberikan asi tetapi memberikan perhatian dan kasih sayang disetiap harinya karena sang bayi mulai tumbuh sehingga dapat mengenali dan menyadari kasih sayang orangtuanya terlebih pada saat sang bayi mulai tersenyum. Kapan “Kegilaan Manusia” itu muncul?.

It is something horrible when heard news of a baby thrown in the trash by their irresponsible parents, or kidnapped then killed, or babies was tortured by their baby sitter until a story about under age employment. Everyone hopes someday will have a succeed children in order to be a very happy parents in the world. And there is no one who could see their own children in difficult circumstances but then after human madnessappears in this earth, it happened. Bond between the child and  parents will always be there. The bond is not only happening from breastfeeding but also growing at the time parents give attention and affection every day then the baby starts to grow recognize and realize their parents affection especially until the baby starts to smile. When does “the Human Madness” come ?.

banyak anak banyak rejeki3

 

Jika sudah dikaruniai-nya maka hati – hatilah merawat anak itu, sebab mereka adalah generasi penerus pemegang nama baik keluarga. Jauhkan budaya negatif kepada mereka, sebab jaman modern ini sungguh banyak pengaruh yang mampu merusak kaum muda baik berupa pengaruh narkotika dan obat – obatan terlarang, pornografi, dan budaya hidup mewah dan serba instan serta pengaruh negatif lainnya. Tetap dijaga agar kelak sebagai tumpuan kita di hari tua pada saat kita tidak mampu bekerja kembali. Mungkin ini yang diharapkan orang tua kita terdahulu bahwasannya “Banyak Anak Banyak Rejeki”.

When you‘ve been blessed by having a kid then always be careful and caring to your child, because they will be the next generation holding on the family good name. Keep negative culture away from them, because in this modern era there are really a lot of bad influences which probably destroy the souls of young people such the influence of narcotics and drugs , drunk, pornography, and life of luxury and  instantaneous, and many more. They should be maintained well due to their future will be our foothold in the old days when we are not able to work again. Perhaps this was what parents expected on us  that Many Children Means Many Profit In the future“.

 

Article and Photos by Ketut Rudi Utama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s