Dunia Semakin Sempit (The world Is Getting Narrower)


Sungguh terkejut tatkala bertemu dengan seorang teman di tempat yang berbeda dalam kurun waktu yang singkat. Pada saat berada di bandara Eltari Kupang, kami bertemu dan sesaat setelah itu kami berpisah untuk melanjutkan perjalanan masing – masing. Namun beberapa jam kemudian di Kota Surabaya kami berjumpa kembali secara tidak sengaja di sebuah restoran dimana secara kebetulan memiliki tujuan yang sama yaitu untuk menikmati makan siang. Memang pantas kemudian kami menyebutkan bahwa dunia ini sempit.

Really surprised when I met with a friend in a different place in a short period. At the time when I was in the Eltari Kupang airport, we met and shortly after that we say goodbye to continue on each of our different flight. But a few hours later in city of Surabaya we met again accidentally in a restaurant which coincidentally has the same goal  to enjoy lunch. It is worth mentioning that the world is small.

refleksi3

Sungguh kejadian yang sangat berbeda tatkala berkunjung ke sebuah tempat dan menjumpai hamparan tanah lapang yang kosong. Tatkala ketinggalan sarana transportasi dan harus berjalan kaki pulang ke tempat menginap, maka bumi ini terasa sangat luas.

It’s very different events when visiting a place and find an empty expanse of land. When left by local transportation and have to walk back to a place where I stay, then this world felt very spacious.

refleksi4

Lelah kaki ini melangkah dan terasa sangat sepi seperti dilahirkan didunia ini seorang diri tanpa ada orang yang menemani. Pada saat seperti ini maka saya mampu melihat luasnya bumi.

A Tiring walk and felt lonely such born alone in this world  without anyone to go with. At moment like this then I am able to see the breadth of the earth.

refleksi5

Dunia – dunia baru banyak terbentuk di bumi ini. Coba lihatlah gerombolan ternak yang sedang berteduh dibawah pohon untuk menghindari teriknya matahari yang menyinari bumi ini. Maka dibawah pohon itu menjadi sebuah dunia baru yang sempit.

Many of new world  formed on earth. Try to look at the hordes of cattle that were sheltering under a tree to avoid the heat of the sun shining on the earth. Then under that tree turned into a new world that is narrower.

refleksi6

Sudah dua tahun ini, sebenarnya saya sangat merindukan sebuah keramaian sesungguhnya, namun saya hanya dapatkan pada dunia maya melalui berita – berita penuh sejuta gambar tentang luas dan ramainya dunia. Alangkah indahnya, hidup di dunia yang semakin sempit, namun pengetahuan akan dunia semakin luas, sebab saya bisa berdialog, tukar pendapat, curhat dengan waktu, tempat dan bangsa yang berbeda.

For most two years till now, in fact I missed a real crowd, but I just found it in the virtual world through news – full of  million pictures and hectic of the world-wide. How beautiful, living in a world that increasingly to narrower, but the knowledge of the world is getting wider, because I can make a dialogue, exchange opinions, vent through  time, place and different people around the globe.

refleksi7

Mungkin inilah yang menyebabkan kenapa banyak orang kemudian menyebutkan bahwa dunia itu sempit. Atau manusia yang semakin banyak.  Dunia memang semakin sempit, coba lihatlah air laut meningkat dan makin banyak tanah tenggelam, makin banyak tebing runtuh. Jaman sekarang harga tanahlah yang terus meningkat sepanjang tahun kalau dibandingkan dengan harga barang lainnya. Ya sangat jelas karena dunia semakin sempit.

Maybe this is the cause why a lot of people then said that the world is getting narrower. Or the man are increasing more and more. The world is getting narrower, try to look at rises sea level and more and more land sinks, the more the cliff collapsed. Nowadays the price of the land has continued to increase throughout the year when compared to the prices of other goods. Yes very clear because the world is getting narrower.

Ketut Rudi

Photos by Molina Olivia

Location : Laipori East Sumba

One thought on “Dunia Semakin Sempit (The world Is Getting Narrower)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s