Berhenti Sejenak (Take A Rest For A While)


Didalam sebuah perjalanan, jika kita merasakan lelah maka yang paling penting dilakukan adalah berhenti sejenak.

In a journey, when we feel tired, the most important thing to do is to take a rest for a while.

merenung1

Diibaratkan seperti sebuah ember, akan selalu memiliki batas kemampuan menampung air. Manusia tidak terbuat dari besi baja atau sebuah robot yang bisa berjalan terus – menerus tanpa henti. Oleh sebab itu yang paling penting dilakukan adalah berhenti sejenak.

Likened to a bucket, will always have a limit on its ability to hold water. Humans are not made of steel or a robot that can walk on – relentless. Therefore, the most important thing is  to take a rest for a while .

menunggu pagi1

Berhenti sejenak, legakan nafas dan beristirahat untuk melanjutkan kembali perjalanan hidup yang panjang. Dalam istirahatku ini, aku bisa melihat kebelakang dan mengucap syukur bahwa aku berhasil melewati ganasnya perjalananku. Akankah perjalananku selanjutnya lebih berat lagi?. Sebuah mysteri, aku tidak bisa menjawabnya.

Stop for a moment, take a relief breath and rest to resume a life long journey. In this resting time, I can look back and thank God that I made it through my ferocious journey. Will my next journey become heavier?. A mystery, I can not answer it.

 

 

 

 

 

Ketut Rudi Utama

Model : Fiz Nol Tiga

2 thoughts on “Berhenti Sejenak (Take A Rest For A While)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s