“Papa Mencintaimu Nak” (“Papa Love You Son”)


Kebanyakan orang menyebutkan bahwa “masa kecil adalah masa – masa yang paling bahagia”. Masa – masa penuh dengan canda tawa dan sejuta permainan. Seperti tidak ada beban didalam hidup ini. Masa – masa dimana sebuah masa depan baru mulai dibina dan dibentuk.

Most people said that childhood is the happiest period“. Period full of laughter and million of games. As there is no burden in this life. Period of time when a new future began to be developed and established.

Street Photo1

Usia dini merupakan usia yang efektif untuk mengembangkan berbagai potensi bakat yang dimiliki oleh anak. Upaya pengembangan potensi bakat dapat dilakukan dengan berbagai cara termasuk dalam bermain dan permainan. Pembelajaran untuk anak usia dini hendaknya memperhatikan proses pembelajaran yang menerapkan prinsip  “Pembelajaran yang Aktif, Kreatif, Efektif, Menyenangkan dan Inovatif”. Sebab Anak adalah masa depan kita.

An early age is an effective age to develop on potential talent of children. Potential talent development effort  done in various ways, including in the play and the game. For early childhood learning should pay attention to the learning process that applies the principle of Active, Creative, Effective, Fun and Innovative Learning“. Because Children are our future.

Street Photo

Saya sangat sedih melihat anak – anak menjajakan koran di perempatan jalan. Mereka kehilangan masa bermainnya dan bergabung dikerasnya dunia orang dewasa. Dan orang dewasa yang sangat kejam telah merampas hak anak – anak menjadi dewasa lebih cepat dari waktunya. Ketika saya tanya, anak – anak itu menjawab “Kami mencari uang untuk keluarga “. Dan saya pikir orang tua mereka adalah pemalas, tetapi pikiran saya salah setelah mengetahui ada beberapa orang tua dari anak – anak itu bekerja keras juga namun mendapatkan hasil yang sangat minim untuk memenuhi kebutuhan keluarga sehingga memaksa anak – anak turut serta turun ke jalan mencari uang. Akan tetapi dibalik semua ini, ada juga anak – anak yang turun ke jalan bahkan diperdagangkan oleh oknum yang hanya mencari kepuasan duniawi karena broken home dan kondisi rumah tangga yang tidak harmonis. Saya menoleh ke anak saya yang sedang duduk disebelah kursi kemudi sembari memberikan kecupan terindah. “Papa mencintaimu nak”.

I was very sad to see many children hawking newspapers at the crossroads. They were losing their playing time and joining the adult hard and Taft world. And adults who are very cruel been depriving their children become adults faster than their time. When I asked, some of kid replied We are looking for money for families“. And I think their parents were lazy, but my mind was wrong one after knowing that there were some parents of that kids were working hard too, but get very minimal results to meet the needs of families, forcing their children to take part in the streets looking for money. But behind of all of this, also many children who took to the streets even traded by actors who are just looking for worldly satisfaction, because of a broken home and home conditions were not harmonious anymore. I turned to my son who was sitting next to the driver’s seat while providing the most beautiful kiss. Papa love you son“.

 

 

 

 

 

 

Ketut Rudi Utama

Model : Putu Rias Utama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s