Penampilanmu Adalah Senimu (Your Appearance is Your Art)


Dulu saya belum mengerti makna dari penampilan pribadi. Pada saat keluar rumah yang diutamakan adalah kebersihan dan berpakaian rapi apa adanya dan tidak memiliki gaya. Seiring dengan perkembangan jaman, maka banyak acara yang telah saya hadiri sehingga busana dan sikap menjadi hal yang sangat penting. Dari hal ini maka dapat saya simpulkan bahwa penampilanku saat ini adalah yang terbaik untuk ditunjukan kepada setiap orang yang hendak ditemui.  Malahan sekarang saya sedang menjalani hidup di dunia usaha sehingga lega rasanya tidak terikat oleh pakaian seragam sebuah institusi. Pakaian  merupakan karya seni, sehingga harus dipadu untuk menghasilkan tampilan berbusana yang serasi, menarik  dan nyaman dipandang. Suatu karya cipta busana dapat dihargai sebagai karya seni  jika sesuai dan serasi dengan orang yang mengenakannya serta waktu penggunaannya. Busana menjadi bertambah nilai seninya bila dipadu tidak hanya dengan aksesori, tetapi menjadi ”indah” bila yang mengenakan busana tersebut dapat memberikan kesan yang pas dengan desainnya.

I did not care the meaning of personal appearance in the past. At the time when were going out of the house the main priority was cleanliness and simply dressed without a style. Along with the running time, so many events that I have attended so fashion and attitude becomes very important. From this then I can conclude that my current appearance is the best to be shown to everyone. In fact, now I’m living a life in the business world so I am happy not to be bounded by an institutional uniforms. Clothing is a work of art, so it must be combined in order to produce a matching dress, attractive and comfortable. A copyrighted works of fashion can be appreciated as a work of art when appropriate and in harmony with the people who wear it and time of usage. An artistic value of Clothing increases when combined not only with accessories, but to be “beautiful” when someone wear these clothes is able to give the impression that fit with the design.

aku cantik

Setiap daerah memiliki ornamen pakaian yang berbeda dan memiliki arti yang terdapat dalam pakaian adat masing-masing daerah. Contohnya pakaian adat Bali pada dasarnya adalah sama, yakni menunjukan kepatuhan terhadap Tuhan melalui sebuah estetika dan etika. Pakaian ini juga seringkali dipakai untuk membedakan tingkat kasta dan derajat hidup. Di hadapan Maha Pencipta, manusia semua adalah sama derajatnya. Selain sebagai wujud penghormatan kepada sang pencipta, pakaian adat Bali merupakan suatu bentuk penghormatan kepada pengunjung/tamu yang datang. Ini adalah sesuatu yang umum, mengingat jika anda sebagai tamu maka akan merasa terhormat jika disambut oleh pemilik rumah yang berpakaian bagus dan rapi.

Each region has different clothes and ornaments which have meaning that contained in the traditional clothes of each region. For example, the traditional Balinese dress is basically the same, which indicates compliance with the Lord through an aesthetics and ethics. This outfit is also often used to distinguish the level of caste and degrees of life. In the presence of the Creator, all human beings are equal. Aside from a symbol of respect to the creator, traditional Balinese dress is a form of welcome to the visitors / guests. This is something which is common, considering when you as a guest then will be honored if welcomed by homeowners who dressed nice and neat.

aku cantik2

Saya sangat senang melihat keluarga saya berpakaian adat sangat cantik dan mereka sangat senang dirias untuk sebuah upacara adat. Pada saat itu saya berpakaian biasa – biasa saja sehingga saya merasa memiliki derajat yang lebih rendah oleh karena seni berpakaian saya lebih rendah dibandingkan mereka setelah dirias. Akan tetapi begitu mereka berada disebuah supermarket mereka menjadi malu melihat segerombolan remaja muda berjalan – jalan menggunakan pakaian modern yang sangat seksi. Saya hanya bisa berpesan “jangan malu penampilanmu adalah senimu, para tourist saja tidak malu berbikini ria karena mereka hendak berenang”. Pakaian itu memiliki trend yang berubah – ubah sesuai dengan suasana dan keadaan. Namun saya senang orang – orang yang masih mempertahankan pakaian adatnya, oleh sebab itu saya harus menyempatkan diri dan senang menggunakannya dirumah. Lestarikanlah pakaian adat Indonesia!.

I was very happy to see my family with very pretty traditional dress and they were very happy to makeup for a traditional ceremony. At that time I was in plain clothes so I felt a lesser degree compared to them, it was because of my dress was in a lower quality than them after makeup. But once they‘re at supermarket they become embarrassed seeing a swarm of young teenagers walking and wearing a modern very sexy clothing. I can only told don’t be ashamed of,  your appearance is your art, see the tourist just not ashamed on bikini because they want to swim“. Clothes are have a trend that will change in accordance with the atmosphere and circumstances. But I’m glad for those who still retain their traditional clothes, so I should be taking time and happy to use my traditional clothes at home. Preserve Indonesian traditional clothes !.

 

 

 

Articel and Photo by Ketut Rudi Utama

Models : My Family

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s