Minum Kopi (Coffee break)


Pada awalnya minum secangkir kopi hanyalah aktivitas mengisi waktu luang dan tempat untuk beristirahat dari kondisi jenuh. Namun perkembangannya minum secangkir kopi menjadi sebuah gaya hidup. Komunitas minum kopi ini telah melahirkan sebuah subkultur baru yaitu komunitas warung kopi. Oleh sebab itu, dijaman sekarang sebuah warung kopi didirikan dengan latar belakang komunitas tersebut. Selanjutnya, komunitas warung kopi ini, membentuk kultur dan aktualisasi komunitas dalam berbagai sektor kehidupan, misalnya ekonomi dan sosial.

At the beginning cup of coffee was just accompanying people’s activity on their break  and a place to rest from their saturated condition. But the development of drinking a cup of coffee have changed into a lifestyle. This coffee drinking community has spawned a new subculture called coffee shop community. Therefore, in this era coffee shop established by a background of this community. Furthermore, this coffee shop community, is shaping the culture and community life in various sectors of life, such as economic and social.

 

minum kopi1

Bagi sebagian pecinta kopi, menikmati secangkir kopi mungkin hal yang biasa dilakukan di waktu senggang dan bisa dilakukan dimanapun. Namun bagi kalangan tertentu menikmati kopi bukan hanya bagaimana merasakan sensasi manis dan pahit, tetapi bagaimana muatan yang menyertai aktifitas itulah yang akan berdampak lebih besar lagi. Misalnya para eksekutif muda akan menikmati secangkir kopi dengan menjalankan aktifitas dengan relasi bisnisnya. Begitu juga dengan mahasiswa, menikmati secangkir kopi hanya bermakna jika dilakukan di warung kopi yang diselingi dengan diskusi kecil.

For some coffee lovers, enjoy a cup of coffee maybe a common practice in leisure time and can be done anywhere. However, for certain circles enjoying coffee not just sensation of how sweet and bitter taste of a coffee, but what about the topic that accompanies the activities that will have an impact even greater. For example, young executives will enjoy a cup of coffee with the running activities with business relationships. So also the same situation with students, enjoying a cup of coffee is only meaningful if it done in a coffee shop that is interspersed with little discussion.

minum kopi2

Dalam satu hari, bahkan dalam satu ketika (moment) kita hidup dalam ratusan persoalan yang menyesaki pikiran dan hati. Tak sempat lagi untuk merenungkan atau menghayatinya. Dalam situasi dan posisi seperti ini, sebenarnya manusia senantiasa dalam keadaan yang gamang dan labil. Semua terasa kritis dan emergensial. Inilah situasi kejiwaan yang tidak menyadari posisi dan dirinya sendiri, mudah diinfiltrasi dan diintervensi di tingkat personal, komunal, bahkan nasional.

In one day, even in a while (moment) we live in hundreds of issues crowding to our mind and heart. No longer had a time to contemplate or to live them. In such situation and place that in fact people always in a state of nervous and unstable. All tasted critical and emergence. This is a psychological situation of human which is not aware of their own place will easily infiltrate and inter-vent at the level of personal, communal, and even national.

minum kopi3

Bekerja dengan pikiran lebih berat dibandingkan dengan otot, oleh sebab itu semakin tinggi posisi jabatan anda yang menuntut lebih banyak kinerja otak sehingga mungkin saja rentan terserang penyakit. Semua masalah pasti ada jalan keluarnya.

Working with mind is heavier than muscle, the higher the place of your job that requires more brain power which may be vulnerable to disease. But there is always a way out of every problem.

minum kopi4

Pernyataan itu benar adanya akan tetapi akan menjadi berbeda tatkala kita sedang menghadapi sebuah masalah seolah – olah tidak ada jalan keluarnya. Berat atau tidaknya masalah yang dihadapi oleh seseorang ditunjukan oleh raut wajahnya.

The statement above is true but will be different when we are facing a problem as if there is no way out. Weight or whether the problems faced by a person indicated by the look on their face.

 

minum kopi5

Meski sambil minum kopi di rumah kopi, masalah itu tidak akan pernah hilang dari kepala kita. Coba buktikan masuk ke salah satu rumah kopi maka akan banyak dijumpai orang – orang berkumpul mendiskusikan berbagai permasalahan yang dihadapi.

Although over a cup of coffee at the coffee house, the problem will never disappear from our heads. Try to prove by entering to one of the coffee house then you will find many people  gathered to discuss the problems faced.

 

 

 

 

 

 

Artikel dan Foto :Ketut Rudi Utama

Dari berbagai sumber

Model : Robert dan Molina Olivia

Lokasi : Kopi Tiam Jayapura

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s