Mengupas Profesi Orang….Yang Mana Yang Paling Enak? (Observing People Profession …. Which One is The Best?)


 

Di dunia ini jika kita bagi orang yang ada dan hidup menjalani kehidupan dapat dibagi menjadi 5 (Lima) Jenis Orang. Ini adalah sudut pandang saya sebagai berikut:

1. Profesionalis.

Pengertian profesionalis adalah sekelompok orang yang menekuni satu bidang tertentu atau skill (keahlian) khusus sampai benar-benar ahli dan biasanya orang – orang ini memiliki SIM, Sertifikat Keahlian tersendiri yang orang lain tidak miliki. seperti contoh Dokter Spesialis, Pilot, Engineer, Guru Besar, Notaris dan lainnya. Kehidupan golongan profesionalis sangat menjanjikan. Biasanya mereka bisa meraup penghasilan yang cukup buat kehidupan mereka, serta mudah mencari pekerjaan. Hal ini yang menyebabkan bahwasannya kalau seorang anak kecil ditanya pingin menjadi apa kelak, pasti mereka menjawab pingin menjadi dokter atau Pilot. Karena dibutuhkan orang banyak dan jumlahnya sedikit di Indonesia maka kadang-kadang orang-orang yang berada di golongan ini susah bertemu keluarga dan menikmati hasil kerjanya.

In this world, people who exist and live through life can be divided into 5 (five) Type of People. This is according to my point of view as follows:

1. Professionals.

Understanding professionals is a group of people who pursue a certain field or skills specific to truly expert and usually these kind of people have a license, certificate of their own skills that others do not have. as an example of Physician Specialists, Pilot, Engineer, Professor, Notary and others. Professionals are very promising in their class of life. Usually they can reap sufficient income for their lives, as well as easy to find a job. This causes that  when a child asked what to be in the future, they must answer such become a doctor or a pilot. Because it needed by lot of people and a few people available in Indonesia, sometimes people who are in this group is difficult to meet the family and enjoy their work.

2. Investor

Untuk yang satu ini, biasanya berasal dari keluarga yang berada. Mereka menggunakan uangnya untuk mencari uang. Mereka membuat perusahaan atau membeli saham atau yang disebut dengan komisaris. Kesibukan mereka adalah memilih orang untuk dijadikan manajemen pengelola perusahaannya. Golongan orang ini prosentasenya paling kecil untuk di Indonesia. Resikonya orang-orang ini adalah rugi.

2. Investors

For this one, usually come from families that are rich. They use the money to make money. They create a company or buy shares or called the commissioner. Their activities are selecting people to serve as manager of the management company. This class of people is the smallest percentage available in Indonesia. The risk of these people are losers.

3. Bisnis Owner

Mungkin diantara kita semua telah mengenal kata “Pebisnis”. Untuk menjadi pebisnis tidak diperlukan pendidikan tinggi, melainkan kejelian untuk melihat peluang. Golongan orang ini mampu menggerakan orang yang pintar disuatu bidang untuk mengerjakan suatu pekerjaan. Dan untuk modal kerja mereka menggandeng investor atau pemodal. Jadi yang paling banyak hutang adalah pebisnis. Jadi resikonya jika gagal tidak hanya rugi, tapi bisa-bisa diproses hukum atau buronan bahkan dipukuli tukang tagih hutang. Akan tetapi jika berhasil orang-orang ini akan meraup harta yang banyak. Kuncinya adalah peluang. Orang-orang ini adalah orang-orang yang memiliki keberanian tinggi.

3. Business Owner

Probably all of us have known the word “businessman”. To be a Businessman is not requiring higher education, but the foresight to see the opportunities. This group of people is able to move smart people in the sector of the field  to do a job. And for working capital they hold investors or financiers. So the most indebted is a businessman. So the risk is not losses only, but might prosecuted or even be a fugitive and beaten by debt collector. But if successfully run the job then these people will reap great fortune. The key is opportunity. These people are the ones who have the courage.

4. Employee Atau Karyawan

Golongan ini paling banyak jumlahnya di Indonesia. Mereka bersekolah dan menempuh jenjang pendidikan hanya agar mendapatkan pekerjaan di suatu perusahaan. Hidup golongan orang – orang ini adalah dari Gaji. Kehidupan mereka tergantung dari Pasak dan Tiang. Seperti contoh seorang karyawan dengan gaji 5 Juta, maka hidupnya paling tinggi 5 juta atau dibawahnya agar bisa menabung. Dan jika lebih tinggi maka mereka memiliki kartu kredit alias hutang. Memiliki istilah Tanggal Tua dan Sering terjadi power sindrome jika kena PHK atau pensiun.

4. Employee Or Employee

The most numerous group in Indonesia. They go to school and take education just to get a job in a company. The life of these group of people are from their salary. Their lives depend on the Stake and Poles (a parable of income and expenses). For example of an employee with a salary of 5 million, the highest of his lifestyle is 5 million or below in order to save money. And if higher then they have a credit card or debt. They have a term of difficult date and Frequent face a power syndrome condition if laid off or retired.

5. Religi

Orang yang berada digolongan ini adalah orang-orang yang tidak lagi mengharapkan harta sepanjang hidupnya. Hanya didedikasikan untuk pelayanan umum ke Tuhan. Contohnya Ulama, Biksu, Pastoor, Pendeta dan lainnya.

5. Religious

People who are belonging to this group are people who no longer expect a treasure in all of their life. Only dedicated to public service to the Lord. For example Cleric, Monk, Pastor,  and others.

Dijaman modern ini, bahkan dijumpai golongan orang yang sudah mengkombinasi jenis-jenis profesi diatas. Sebagai contoh menjadi karyawan investasi yang paling mudah dilakukan adalah membeli tanah yang harganya naik tiap tahunnya dibandingkan membeli mobil yang harganya terus merosot ke bawah. Ada banyak karyawan sambil bekerja dikantor mereka berjualan barang, makanan atau multilevel. Ada orang-orang religi yang masuk TV untuk acara atau iklan bahkan releginya jadi hilang karena ketenaran dan hartanya. Kalau kita bertanya dalam hati…digolongan mana kita?…yang perlu diingat dalam profesi diatas jangan menjadi profesi yang jahat. Sebagai contoh dokter mal praktek, pengacara bayaran yang membenarkan yang salah, dukun cabul, koruptor, guru yang ga pernah masuk kantor, pemuka agama yang berbuat asusila, anggota dewan yang tidur dalam rapat, mungkin banyak lagi…..bahkan profesi menjadi perampok, pencuri, copet yang tidak jelas ada di golongan mana. Karyawan makan gaji buta, penjual narkoba dan human traficking…wah dunia sudah gila…….yang intinya hanya untuk mencari kedamaian hati. Ingat Mati tidak membawa apa-apa melainkan apa yang akan ditulis di batu Nisan.

In this modern era, among those who have found combining the above types of professions. For example, an employee, investment is most easily done by buying land that the price goes up each year compared to purchasing a car which the price continues to slump down. There are many employees work at the office while they were selling goods, food or multilevel. There are religious people who entered the TV advertising for the event or even their religion side is lost because of fame and fortune. If we ask ourselves … which group are we? … To keep in mind that the above professions should not be in a bad profession. As an example of malpractice doctor, a bribed lawyer who confirmed the wrong as a good one, shaman obscene, corrupt, teachers who less entered the office, religious leaders who do immoral thing, board members are sleeping in the meeting, probably many more ….. even profession to be a robber, thieves, pickpockets who are not clear in which group. Employees who are receiving a salary without working, drug dealers and human trafficking … well world gone mad ……. the point is only to find peace of life. Remember Dead does not bring anything except what will be written in tomb stone.

 

 

Salam

Ketut Rudi

Photos : From many sources

 

2 thoughts on “Mengupas Profesi Orang….Yang Mana Yang Paling Enak? (Observing People Profession …. Which One is The Best?)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s