Berjalan-jalan di Kota Seperti Di Desa (Traveling around town Feel like in The Village)


Pada suatu hari saya mengajak anak saya berjalan-jalan di sebuah kota di Indonesia yaitu kota Bandung. Kota ini mendapatkan julukan Paris Van Java atau kota Mode. Bandung juga identik dengan kota wisata dan kota kuliner. Akan tetapi saya lebih suka berkunjung ke beberapa taman kota yang terletak di Bandung dan beberapa pusat perbelanjaan untuk melihat keindahan tata bangunan dan pencahayaannya.

One day I took my children to hang around in one city in Indonesia, Bandung. The city mentioned has the nickname of Paris Van Java or city of Fashion. Bandung is also synonymous with the tourism city as a tourist destination and culinary. But in this case I preferred more  to visit several parks located in Bandung city and some shopping malls to see the beauty of the building and lighting system.

 

DSC_0287

Pembangunan di Kota memang cukup pesat. Bahkan dalam hitungan waktu yang cepat mungkin segalanya menjadi berubah. Sebelumnya saya pernah berkunjung ke Kota ini, namun cukup menakjubkan sekarang semuanya sudah berubah cukup drastis. Cukup indah taman-taman kota itu berdiri megah di tengah-tengah kota. Akan tetapi sangat disayangkan hanya ramai pada hari-hari libur saja.

Development in the city is rapid. Even in a matter of time everything may be changing rapidly. Previously I‘ve been to this city, but it is amazing now when found everything have changed  dramatically. Quite beautiful city parks that stands majestically in the center of the city. However, it is unfortunately only peak on holidays only.

 

 

DSC_0477

Di salah satu taman kota dijumpai sebuah tugu Pancasila menjulang tinggi. Sepintas jika duduk di taman dan memandang tugu ini ada rasa nasionalisme yang bertumbuh didalam lubuk hati. Orang-orang dari luar kota sungguh tertegun melihat monumen-monumen ini. Karena di daerah tidak dijumpai monumen-monumen sebesar ini. Kami akhirnya berfoto untuk menyatakan rasa bangga pernah berkunjung ke Kota Bandung.

In one of the parks then met a towering pillar of Pancasila. At first glance when sitting in this park and observing this monument there was a growing sense of nationalism in my heart. I thought that people from out-of-town really stunned to see these monuments. Because the size monuments are not available in suburb area . We finally took pictures to express our pride which have been in  city of Bandung.

 

DSCF0391

Penerangan di dalam supermarket dan pusat perbelajaan juga cukup mewah hal ini ditandai dengan banyaknya etalase-etalase yang menarik. Terlintas di pikiran berapa besar energi yang dibutuhkan untuk penerangan yang cukup luar biasa ini. Orang-orang berlalu lalang memasuki toko itu akan tetapi kami berfoto-foto di depan etalase yang indah. Suatu seni yang indah dan mudah-mudahan kedepannya bisa membuat hiasan seperti ini dirumah kami di desa.

Lighting in every supermarket and dept store also fancy which characterized by the manystorefront that are quite glamorous. Then comes in mind how much energy needed for this incredible adequate lighting is. People passing by entering to the store but we just took pictures in front of a beautiful storefront. A beautiful art and hopefully in the future we could make our home decoration like this in the village.

DSC_0473

Hari berikutnya kita melewati hari dengan melakukan perjalanan menuju ke daerah pinggiran Kota Bandung. Cukup indah hamparan kebun teh yang menghijau. Suhu dingin dan warna hijau di sekeliling membawa nuansa tersendiri. Sejenak kita melupakan hiruk pikuknya Kota. daerah ini juga banyak dikunjungi oleh wisatawan lokal untuk melakukan refreshing dan perkebunan teh memang cukup terkenal di seluruh Indonesia. Orang bilang kalau belum berfoto di Kebun Teh berarti belum pernah ke Bandung. Anak saya senang bermain dan berlari-lari didalam lorong-lorong pembatas kebun teh yang sudah ada.

The next day we passed the day by traveling towards to the outskirts of city of Bandung. Quite a beautiful expanse of verdant tea gardens. Cold temperatures and green color around brings its own nuances. For a moment we forget the hustle and bustle of town. This area is also much visited by local tourists to refresh and  tea plantation is quite popular in Indonesia. People say that if has not been photographed in Tea Gardens means have never been to Bandung. My son loved playing and running around in the alley way of tea gardens.

DSCF0435

Perjalanan dilanjutkan kembali sampai ke suatu daerah bernama Ciater. Ciater adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Ciater merupakan pemekaran Kec. Jalan Cagak. Di Desa Ciater berlokasi obyek wisata pemandian air panas alam yang cukup ramai di kunjungi pengunjung. Menurut saya, kolam air panas ini adalah yang terbaik yang pernah saya jumpai karena kolam air panas berlokasi di daerah yang dingin. Beda dengan kolam air panas di daerah lainnya berada pada daerah yang panas juga.

The journey continued to an area called Ciater. Ciater is a district in Subang Regency, West Java Province, Indonesia. Ciater is a division of the district. In the village of Ciater found a sight of natural hot springs. crowded visited by visitor. In my opinion, this hot tubs is the best that I ever visited  as the hot tubs located in a cold area. Different to the other hot pools are mostly located in a hot  area as well as the hot of water.

DSCF0488

Pada saat pagi hari, paling enak berolahraga di Kebun Binatang yang terletak ditengah kota Bandung. Hutan yang rimbun dan jalan-jalan setapak yang memutari hutan tersebut. Beraneka ragam satwa di dalam kerangkeng menyambut kita beserta keluarga. Satwa-satwa itu bisa dilihat secara langsung dan dapat diajarkan kepada anak-anak sehingga anak-anak menyayangi alam sejak dini. Tiba-tiba anak saya berteriak ” Papa burung-burung itu kelaparan, papa harus mencari makanan buat mereka”. Saya hanya bisa menjawab ” Ya Nak ada petugas yang memberi mereka makan Nanti saat kita pulang”. Dalam hati mudah-mudahan benar adanya.

At the time in the morning, most delicious exercise conducted in Zoo located in downtown Bandung. Lush forests and trails that circled the forest. We are welcomed by a wide assortment of animals in the cage. The animals that can be seen directly, and can be taught to children so that the children will tend to love nature from an early age. Suddenly my son shouted Papa that  birds are starving, papa had to find food for them“. I can only answer Yes son there are officers who‘ll feed them when we get home“. Inwardly hopefully true.

_IGP0348

Ekspresi bahagia terpancar di keluarga semua. Berjalan-jalan di tengah-tengah kebun binatang memberikan manfaat yang cukup banyak. Hidup sehat memang dengan berolah raga yang cukup akan tetapi berolah raga di alam yang rindang dengan pepohonan yang banyak lebih baik dan tidak membutuhkan biaya yang cukup tinggi.

Happy expression came over all the family. Walking in the middle of the zoo was providing much benefits. Healthy life is to have enough exercise but exercising in natural shade with trees that are better and didn’t need a high cost.

 

_IGP04272

Hutan ini dikelilingi oleh gedung-gedung menjulang tinggi dan pemukiman penduduk. Anak saya berteriak lagi “Papa apakah nanti dibangun rumah sampai di hutan ini?”. Saya hanya bisa menjawab ” Tidak nak, nanti tanah longsor dan Banjir”.

This forest is surrounded by high-rise buildings and residential areas. My son shouted again Papa later, will that building up to these forest ?”. I can only answer No son, beware of landslides and floods“.

 

_IGP0476

Hanya penjahat lingkungan hidup yang berani membuang sampah sembarangan. Sendainya semua tertib pasti semuanya menjadi bersih. Anak saya mengingatkan saya kembali ” Papa jangan buang sampah sembarangan nanti kuda nil mati airnya beracun”. Saya hanya bisa menjawab “Ya Nak.. Nanti kita kasi tau petugas untuk membersihkannya”.

Only environmental littering criminals who dare  littering the environment. If all people are obeying the regulations then it must be cleaned everywhere. My son reminded me again “Papa does not litter later hippopotamus died of toxic water“. I can only answer Yes son .. Later we will remind the officers to clean“.

_IGP0455

Usaha-usaha untuk menjaga kota tetap alami patut mendapat pujian. Kota juga membuat warganya menjadi sosok yang berubah. Tidak memiliki uang sangat sulit tinggal dan hidup dikota. Tidak ada yang geratis di Kota kecuali kentut. Saya akan menabung lagi agar kelak bisa berjalan-jalan ke Kota yang lebih besar. Apakah kehidupan di sana sama saja?

Efforts to keep the city remains naturally should be commended and rewarded. City also made change to a person attitude. No money is definitely will be very difficult to stay and live in the city. Nothing free in town except  fart. I‘ll saving up again for someday in the future I am able to visit a greater city. Is there life in the same way?

_IGP0334

Burung merak itu cukup terlatih. Pada saat pengunjung datang dia mengembangkan ekornya.

Peacock was adequately trained. By the time a visitor comes he developed his tail.

Article And Picture By : Ketut Rudi Utama

Me and My Familly in Bandung Indonesia

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s