Menggenggam Dunia (I Got The Whole World In My Hand)


Disebutkan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, komunikasi artinya adalah “Pengiriman dan penerimaan pesan atau berita antara dua orang atau lebih sehingga pesan yang dimaksud dapat dipahami”. Ada banyak bentuk komunikasi yang menandakan bahwa manusia adalah makhluk sosial yaitu tidak dapat hidup tanpa manusia yang lainnya. Meski orang bisu atau orang buta juga melakukan komunikasi yang sama halnya dengan orang normal.  Dalam berdoa manusia juga berkomunikasi dengan diri sendiri dan kepada yang maha kuasa atau biasa disebut dengan intrapersonal. Seiring dengan perkembangan jaman, dan teknologi yang semakin maju, cara berkomunikasi yang beragam, serta semakin boomingnya sosial media menjadi salah satu contoh nyata perkembangan dalam dunia komunikasi. (Wikipedia)

Mentioned in Indonesian dictionary, that communication means, “Sending and receiving messages or news between two or more people to make the message can be understood“. There are many forms of communication which indicates that humans are social beings that can not afford to live without the other. Although the dumb or blind people also do communication as well as normal people. In terms of praying, communication also occur between self and the almighty or commonly referred to interpersonal. Along with the development, and the technology is more advanced, diverse ways of communication, as well as social media increasingly booming as one obvious example of developments in the world of communication. (Wikipedia)

Yunik Andayani's Facebook

Di era modern ini, seorang anak sibuk ber-chatting dengan temannya melalui handphone miliknya ketimbang berbicara dengan saudaranya saat acara keluarga sedang berlangsung. Kadang kemajuan teknologi ini juga membuat seseorang menjadi kurang peka dengan ekspresi saat sedang berkomunikasi dengan lawan bicaranya. Dengan keberadaan mobile phone apalagi yang sudah tergolong smart phone, maka benar adanya bahwa dunia ada digenggaman kita. Semua dapat dilakukan hanya dengan menekan tombol- tombol yang ada. Namun harus berhati – hati dalam menggenggam dunia, karena dunia sudah semakin tua tidak secantik orang yang menggenggam dunia itu.

In the modern era, child seem so busy on chatting with their friends via  mobile phone and not talking to their brother or sister when the family event is in progress. Sometimes these technological advances also make a person less sensitive on expressions while communicating with the interlocutor. With the presence of mobile phones especially smart phones, then it‘s true that we got the world in our hand. All  done simply by pressing the button. But it must be careful in grasping the world, because the world is getting older not as pretty as those who hold this world.

 

 

 

Article by Ketut Rudi

Photo by : Yunik Andayani

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s