Duri Dalam Daging ( A Thorn In The Flesh)


Sebuah pribahasa “Bagai duri dalam daging” adalah Sesuatu yang selalu membuat hati menjadi tidak senang. Ya setiap orang pasti merasakan hal ini dimana saja kita berada. Di tempat kita bekerja sebagai salah satu contohnya selalu saja ada rekan kerja, pimpinan atau yang lainnya membuat diri kita menjadi merasa tidak betah didalam bekerja. Di dalam sebuah keluarga juga demikian.

A proverb Like a thorn in the fleshis something that always makes us unhappy. Yes, each person have ever experienced on this situation wherever we are. In our working office for an example is always a co-worker, leaders or something else who made us feel uncomfortable  in working. In a family happened too.

duri

Oleh sebab itu, hati – hatilah menyikapi akan hal ini. Ketika saya menjadi seorang pemimpin, saya pernah mendapatkan salah satu karyawan saya merasa tertekan  oleh prilaku rekan kerjanya. Hal ini terjadi hampir setiap saya tidak ada dikantor. Suatu waktu bawahan saya ini berani mengutarakan masalahnya kepada saya sehingga saya mengetahui bahwa dia sedang tertekan. Saya pun mempertemukan beberapa karyawan saya yang bermasalah itu dan selanjutnya hari-hari kembali berjalan normal. Maka dari kejadian ini saya mengambil sebuah ilmu penting bahwa bila seseorang memiliki sikap “sungguh terlalu” dan meremehkan kita maka  bicaralah pada orang itu secara pribadi atau memberanikan diri melaporkannya kepada orang lain sebagai penengah atau pelindung anda. Hal ini adalah hal yang penting kita lakukan. Ini juga dapat kita jadikan sebagai tanda atau isyarat, bahwa kita sama sekali tak nyaman dengan tingkah lakunya.  Banyak orang mengundurkan diri akibat dari hal ini sampai kehilangan pekerjaan.

Therefore, be careful to address this issue. At the time I became a leader, I ever got one of my employees felt pressured by the behavior of his partners. This happens almost every time when I was not at my office. One time then he dared to express the problem to me so I knew that he was depressed. Then I met some of my employees in a personal meeting to solve the problem and the next day returned to normal. So from this incident I took an important knowledge that if someone had a “really too” behavior and underestimate on us then talk to that person personally or dared to report it to others as a mediator or your protector. This is an important thing to do. It also  made as a sign or signal, that we are not at all comfortable with others behavior. Many people resign as a result of this case until losing their jobs.

 

 

Ketut Rudi Utama

Photo by : Molina Olivia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s