Pantai Dan Kebersamaan (Beaches And Togetherness)


Pada suatu hari, dalam perjalananku menuju ke sebuah tempat di ujung timur Indonesia, aku merasakan suatu hal yang sangat berbeda tidak seperti biasanya. Wajar dalam perjalanan ini aku memiliki sebuah misi yang lain selain bekerja dalam sebuah pembangunan jaringan listrik di daerah Holtekam menuju Skouw  yang berbatasan langsung dengan Papua Nugini. Misi itu adalah bertemu dengan kakakku yang sudah hampir 7 tahun tidak bertemu dikarenakan oleh kesibukan masing – masing. Sebelum melakukan perjalanan aku sudah melakukan komunikasi dengan kakakku yang membuat dia sangat senang dan tidak sabar untuk menunggu kedatanganku. Waktupun terus bergulir dan akupun bertemu dengan kakakku setelah menyelesaikan tugas – tugas utamaku. Sungguh keadaan yang sangat susah dijelaskan. Kakakku mengajak seluruh keluarganya untuk mengantarku berkeliling mengunjungi tempat – tempat yang indah dan sampai kepada sebuah pantai yang indah untuk melepas rindu yang selama ini ada. Dipantai itu kami bercerita mulai dari masa lalu sampai masa depan dan tertawa dalam canda dan sedih mengenang keluarga yang lain yang terpisah di seluruh negeri ini. Aku berterima kasih kepadamu wahai pantai yang indah. Dan aku juga menyaksikan keceriaan keluarga yang lain berbaur dengan masyarakat menikmati suasana pantai yang damai dan tentram.

One day, on my way to a place in eastern of Indonesia, I felt something different than usual. Naturally, in that trip I had an additional mission other than working in an electrical network construction in the area of Holtekam towards to Skouw directly adjacent to Papua New Guinea. The mission was to meet my older brother who is almost 7 years  never meet each other due to our different  busyness. Before traveling I‘ve made preliminary communication to him which made him very happy and impatient to wait for my arrival. The time kept rolling and finally I met my brother after completing my task. It was a very difficult to describe what I felt. My brother took the whole of his family to take me around visiting a beautiful place and up to a beautiful beach for relieving our longing. At that beach then we made a nice conversation from the past to the future and laugh in jokes and sad when telling of another separate families across this country. I thank thee, O beautiful beaches. And I also witnessed other family joy mingle with the community to enjoy the atmosphere of peace and peaceful beaches.

 

Pantai Tablanusu1

pantai Tablanusu2

Pantai Tablanusu3

Pantai Tablanusu4

pantai Tablanusu5

Pantai Tablanusu6

pantai Tablanusu7

pantai Tablanusu8

Pantai Tablanusu9

Pantai Tablanusu10

Sekarang aku sadar bahwa tempat yang paling tepat untuk melepas rindu dan penuh suka cita bersama keluarga adalah alam yang indah. Dari Sabang sampai Merauke dari Talaut sampai Pulau Rote memiliki satu persamaan yaitu sama – sama  memiliki pantai yang indah untuk berpiknik dan berekreasi bersama keluarga yang penuh dengan keceriaan. Akan tetapi setelah kita kembali ke kota maka akan kembali lagi kepada situasi berkompetisi dan bersaing satu sama lainnya untuk memenuhi kebutuhan duniawi serta masalah akan datang kembali bertubi – tubi. Syukur Negeri ini memiliki beribu – ribu pantai yang indah, artinya memiliki beribu – ribu surga di bumi untuk memenuhi kebutuhan surgawi dan kembali mempersatukan kami. Namun aku tidak mengerti kenapa surga itu murka tatkala bencana yang datang dari airlaut memusnahkan segalanya termasuk keindahan pantai itu seperti terjadi di beberapa daerah di muka bumi ini. Apakah itu menandakan bahwa manusia tidak peduli lagi dengan keberadaan pantai yang indah itu?

Now I realize that the most appropriate place for up to do and full of joy with family is a wonderful nature. From Sabang to Merauke from Talaut to Rote Island have one thing in common which is the same that having a beautiful beach to picnic and relax joyfully with the family. But after we returned to the city it will be back again to the situation of competition and compete with each other to meet the basic needs and the problem will come again insistently and repeatedly. Gratitude The country has thousands of beautiful beaches, it means having thousands of heaven on earth to meet  of our heavenly need and re-unite. But I do not understand why heaven was angry when disaster comes from sea destroying everything including the beauty of the coast as happens in some areas in the face of this earth. Whether does it signifies that man no longer concerned about the presence of the beautiful beaches?

 

 

 

 

 

Ketut Rudi Utama

Photo by : Ketut Rudi , Molina Olivia

Location : Tablanusu Beach District Depapre Kab. Jayapura

Dedicated to my brother Ketut Ari Utama

2 thoughts on “Pantai Dan Kebersamaan (Beaches And Togetherness)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s