Seperti Bunga Pisang (Such a Banana Flower)


“Tidak selamanya sesuatu yang runcing itu adalah tajam”.

Something that is pointy does not always sharp“.

 

bunga pisang1

Timbul sebuah pertanyaan dibenak saya, apakah orang ini bahagia atau tidak?. Orang yang saya maksud adalah orang desa yang saya temui berdiri di sebuah supermarket megah di sebuah kota dengan pakaian tradisionalnya kelihatan ragu – ragu dan takut untuk masuk ke supermarket itu. Tanpa alas kaki kelihatan sangat lugu dan penuh rasa ingin tahu yang cukup tinggi. Dia pun memberanikan dirinya untuk masuk dan langsung diusir oleh petugas security yang sedang berjaga dengan alasan mungkin bisa menggangu karena berpenampilan seperti seorang pengemis.

A question then rose in my mind, whether this person happy or not ?. I mean a villager who I have met stood in the front of  supermarket in a town with an old fashioned traditional dress such in doubt and fear to go inside the supermarket. Barefoot and observed very innocent and full of high curiosity. He also encouraged himself to enter and immediately expelled by a security officer who was manning for the reason that may be disturbing the environment because he look like a beggar.

 

bunga pisang5

Kita sering berfikir bahwa orang – orang yang hidup dipedalaman itu menderita. Malahan menurut saya setelah mereka mendapatkan akses untuk menuju moderenisasi maka mereka akan menuju kepada suasana yang menderita. Konflik sering terjadi antara penduduk asli dengan pendatang. Pendatang memandang bahwa penduduk asli sebuah tempat adalah pemalas. Bukannya malas melainkan mereka sebelumnya hidup sejahtera tanpa bekerja keras untuk melewati hidup bersama alam. Uang membuat mereka berkompetisi dan akhirnya terjadi konflik.

We often think that people who live in somewhere inland are suffering. In fact, I think once they get access to towards modernization, they will move to the suffering atmosphere. Conflict often occurs between the natives and the migrants. Newcomer considers that the natives of a place is a slacker. Instead of lazy but they were before living well without working hard to get through their life with nature. Money makes them compete and ultimately conflict.

 

bunga pisang2

Oleh sebab itu jangan menilai seseorang dari penampilannya. Dalam bahasa Inggris disebutkan “Don’t judge the book from it’s cover”. Kadangkala orang yang memiliki harta yang berlimpah belum tentu mereka bahagia seperti orang – orang yang hidup dipedalaman tanpa fasilitas yang modern akan tetapi mereka memiliki cadangan makanan yang banyak dan intinya adalah menikmati tidur yang nyenyak dimalam hari dan menikmati sebuah rasa yang susah untuk diungkapkan tatkala melihat seluruh keluarga berkumpul saling berpelukan pada saat terlelap tidur penuh dengan kasih sayang. Seperti bunga pisang yang memiliki ujung – ujung bunga yang runcing padahal ketika diraba selembut kapas bukan setajam duri bunga mawar.

Therefore, do not judge people by their appearance. In English it says “Do not judge the book from it’s cover“. Sometimes people who have a lot of treasure is not necessarily  as happy as people who live inland without modern facilities but they have plenty of food reserves and the point is to enjoy a good night’s sleep and enjoy a taste that is difficult to be disclosed when seeing a whole family gathered hugging each other at the time of falling asleep filled with affection. Such as banana flower has a pointy tip but when touched as soft as cotton is not as sharp as thorns of roses.

 

 

 

 

Ketut Rudi Utama

Photo by : Molina Olivia

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s