Jam Karet “Sebuah Perumpamaan Terlambat” (Rubber watch “A Parable of Late”)


“Tepat Waktu adalah cara untuk menghormati orang yang menunggumu, usahakan agar selalu menjadi orang yang menunggu orang lain karena secara psikologi Orang yang datang tepat waktu selalu memiliki karisma untuk dihormati”

“On Time is a way to honor those who wait, try to always be the one to wait for someone else because psychologically everyone who arrive on time always has the charisma to be respected

 

di sebuah tempat peristirahatan3

Menjadi orang yang tepat waktu tidaklah mudah, perlu dilatih setiap harinya dalam segala aktifitas sehingga menjadi sebuah kebiasaan dan bahkan menjadi sebuah budaya. Sebuah rapat yang telah dijadwalkan waktunya, maka pesertanya seharusnya sudah berada diruangan rapat minimum setengah jam sebelum waktu rapat dimulai. Untuk membiasakan pesertanya tepat waktu maka pintu ruangan dikunci dan peserta yang terlambat akan tidak diijinkan mengikuti rapat tersebut. Budaya ini ada di negara – negara maju.

Being on time is not easy, need to implement in every day in all of your activities so it becomes a habit and even a culture. A scheduled meeting, the participants should have been ready in the meeting room at least of half an hour before the meeting starts. To familiarize the on time performance then the door of the meeting room locked and participants who are late will not be permitted to take part in the meeting. This culture exists in well established countries.

 

di sebuah tempat peristirahatan1

Jam karet adalah sebuah perumpamaan dari acara yang terlambat. Di Indonesia sering kita jumpai “Jam Karet” ini. Untuk menjadi seseorang yang tepat waktu maka beberapa rintangan yang harus diatasi seperti jarak perjalanan yang jauh, lalu lintas yang padat, jadwal yang sibuk, sampai kepada terlambat bangun dan malas. Apapun alasannya, tepat waktu itu penting untuk dibiasakan. Banyak contoh yang bisa dipaparkan sebagai bukti bahwa tepat waktu itu penting seperti misalnya di tempat kerja, orang yang tepat waktu biasanya dianggap dapat diandalkan dan rajin. Sebaliknya, orang yang datang terlambat dapat memengaruhi pekerjaan orang lain dan mutu produk serta layanan. Jika seorang siswa sering terlambat ia bisa ketinggalan pelajaran dan sulit berprestasi. Datang terlambat untuk memenuhi janji dengan dokter bisa memengaruhi perawatan yang didapatkan. Sangat penting budaya tepat waktu ini mulai diajarkan kepada putra – putri bangsa oleh para orang tua di Indonesia.

Rubber watch is a parable of the late event. In Indonesia, we often meet this Rubber Watch” happened. To be someone who is on time then some of the hurdles to overcome such as travel distance, heavy traffic, busy schedules, up to late wake up and lazy. Whatever the reason, it is important for the on time performance to get used. Many examples could be presented as evidence that the on time is important, such as in the workplace, the on time man is usually consideredĀ  a reliable and diligent staff. Conversely, people who arrive late may affect the work of others and quality of products and services. If a student is often too late they can miss class and difficult to make. Coming late in a doctor’s appointment can affect a treatment. It’s important the on time culture began to teach to the sons and daughters of the nation by the parents in Indonesia.

di sebuah tempat peristirahatan2

Waktu adalah uang dan waktu adalah kesempatan. Seandainya kita tidak tepat waktu maka kesempatan akan hilang. Diibaratkan seperti menemui kekasih hati yang menunggu di pinggir pantai yang indah, bayangkan jika kita terlambat maka laut yang indah itu menjadi tidak kelihatan diselimuti oleh gelapnya malam sehingga suasana menjadi berbeda. Bisa – bisa kita ditampar oleh kekasih hati.

Time is money and time is an opportunity. If we are not on time then the opportunity will be lost. Likened to meet our sweetheart is waiting on the edge of a beautiful beach, imagine if we delayed the beautiful sea it becomes invisible enveloped by the darkness of the night so the atmosphere will be different. Or even we slapped by our sweetheart.

 

 

 

 

Ketut Rudi Utama

Model : Molina Olivia

Location : Ponjok Batu Singaraja Bali

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s