Mencintai Yang Berlebihan “Excessive love”


Suatu pagi saya sedang berada diruang tunggu sebuah rumah sakit, aku bertemu dengan seorang nenek tua yang tampak bersedih sedang menunggu suaminya yang terbaring koma di salah satu ruangan di rumah sakit ini. Sudah sebulan lamanya dia bersama anak – anaknya sedang bergantian menjaga perawatan suaminya itu.

One morning I was out of a hospital waiting room, I met by an old woman who looks sad was waiting for her husband who lay dead in one of the rooms in this hospital. It’s been a whole month she was with her children being alternately keeping her husband’s care.

 

santa 9

Kami pun bercakap – cakap dan saya sendiri tidak bisa memberikan solusi apa-apa. Hanya menjadi pendengar yang baik serta disela – sela percakapan saya hanya bisa memberikan motivasi – motivasi kecil untuk menguatkannya. Saya membayangkan diri saya suatu saat akan menghadapi hal ini. Suatu kewajaran bahwa setiap orang berupaya mempertahankan hidup orang – orang yang dicintainya. Sebulan tentunya waktu yang sangat lama untuk sebuah perawatan di rumah sakit. Kita bisa menduga pasti membutuhkan biaya yang cukup mahal.

Then  a conversation on us made, and I was not able to give any solutions. Just being a good listener as well as I interrupted the conversations  by a little motivation to strengthened her. I was imagining myself one day will deal with this. A fairness that everyone is trying to keep alive all people  they loves. A month is certainly a very long time for a hospital stay. We can surmise certainly must a significant financial cost.

“Jika saya meninggalkan anak dan istri saya selama tiga hari, maka pasti saya siapkan kebutuhan mereka untuk tiga hari tanpa keberadaan saya, tapi bagaimana jika saya pergi untuk selamanya?”. Berbahagialah jika menjadi orang tua yang telah memberikan ilmu kemandirian untuk anak -anak dan keluarganya.

If I leave my wife and son for three days, then I definitely need to prepare them for three days without my presence, but what if I was gone forever?”. Blessed if being a parent who has given independence skill to their children and families.

 

santa 10

 

60 tahun lamanya kebersamaan nenek itu bersama suaminya. Memang akan sangat susah melupakan kenangan 60 tahun itu, kenangan yang cukup lama akan tetapi semua orang pada akhirnya akan kehilangan semua kenangan itu. Terbaring sakit, linglung tua renta tidak berdaya, itulah akhir sebuah kehidupan. Oleh sebab itu saya tidak mau mati terlalu tua, sebab umur itu membutakan mataku, telingaku menjadi tuli, dan tubuh tidak berdaya lagi, akan tetapi jiwaku masih mempertahankan hal – hal duniawi itu. Jangan pernah mencintai sesuatu itu secara berlebihan!.

60 years old living together with her husband. It would be very hard to forget the memories of 60 years, the memories are long enough but everyone will eventually lose all their memory. Bedridden, elderly helpless days, that’s the end of a life. Therefore I do not want to die too old, because the age of blinding my eyes, my ears become deaf, and helpless body, but my soul is still maintaining the worldly things. Never love anything that is excessive!

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Ketut Rudi Utama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s