55% Pasokan Listrik di Sumba dari Energi Terbarukan


 

Pasokan listrik yang berasal dari energi baru dan terbarukan (EBT) ke pulau Sumba di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus ditingkatkan. Selasa (31/12) lalu Direktur Operasi Indonesia Timur (DIROPIT) PLN Vickner Sinaga meresmikan pengoperasian beberapa pembangkit listrik berbasis EBT (mikro hidro dan surya) di pulau Sumba, yaitu Pusat Listrik Tenaga Mini Hidro (PLTMH) Kamanggih daya 1 x 40 kilo Watt (kW), PLTMH Lapopu daya 2 x 800 kW dan Pusat Listrik Tenaga Surya (PLTS) Salura daya 1 x 150 kilo Watt peak (kWp). Turut diresmikan juga PLTS Semau daya 1 x 450 kWp di Kupang. Pengoperasian PLTMH dan PLTS ini untuk menggantikan pembangkit berbahan bakar minyak yang biayanya mahal.

Dengan beroperasinya PLTMH dan PLTS tersebut maka kini kebutuhan listrik di pulau Sumba mayoritas dipasok dari pembangkit berbahan bakar energi terbarukan (55%). Total beban puncak di pulau Sumba yang terdiri dari empat kabupaten yaitu Kabupaten Sumba Timur, Kabupaten Sumba Tengah, Kabupaten Sumba Barat dan Kabupaten Sumba Barat Daya sebesar lebih kurang 8 Mega Watt (MW).

Hal ini merupakan tahapan perjalanan pulau Sumba menuju iconic island dimana nantinya 100% kebutuhan listrik di pulau ini akan dipasokan dengan energy baru dan terbarukan. Vickner menuturkan, saat ini pasokan listrik yang bersumber energi baru dan terbarukan di pulau Sumba adalah PLTMH Lokomboro daya mampu 2,3 MW, PLTMH Laputi 32 kW, PLTS Bilachenge 480 kWp, PLTMH Kamanggih 40 kW dan PLTMH Lapopu 1,6 MW sehingga total daya energi baru terbarukan sebesar 4,452 MW. Hal ini tentu sangat signifikan dalam menekan biaya produksi listrik. PLN Wilayah NTT dan PLN Area Sumba akan terus mengusahakan penambahan pembangkit non BBM agar terwujud Sumba 100 % EBT pada tahun 2014 dengan memanfaatkan local wisdom.

Pada saat yang sama diserahkan pula penghargaan rekor MURI oleh Museum Rekor Indonesia kepada DIROPIT PLN Vickner Sinaga untuk pelaksanaan 100 % pelanggan dilayani dengan listrik prabayar (listrik pintar) di pulau Sumba yang terdiri dari empat kabupaten dan satu pulau.

Listrik prabayar adalah layanan berlangganan listrik dimana pelanggan memiliki keleluasaan dan kemudahan penuh dalam mengatur penggunaan listrik dan mengatur anggaran biaya listrik sendiri. -PSJ

Sumber : http://www.djlpe.esdm.go.id

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s