GO GREEN….. Mari hijaukan lingkungan kita


Tinggal di daerah perkotaan yang padat penduduk dan berkurangnya ruang yang ditumbuhi pepohonan sehingga kita merasakan bumi ini semakin panas apalagi ditambah dengan polusi udara yang timbul baik dari kendaraan bermotor maupun sisa-sisa asap pabrik yang semuanya itu membuat ekosistem lingkungan menjadi rusak sehingga tidak menjalankan fungsinya secara optimal.

Oleh karena itu diperlukan kesadaran dari kita semua penghuni bumi ini untuk peduli terhadap lingkungan kita. Tapi, terkadang kita berpikir bahwa untuk mencapai suatu tujuan yang besar harus diperlukan usaha bersama, apalah arti usaha “saya” dibandingkan dengan penghuni bumi yang seolah-olah tidak peduli terhadap kondisi bumi yang kita pijak ini.

Tapi, kalau setiap orang berpikir seperti itu, siapakah yang akan menyelamatkan bumi ini??.

Ayo mulailah dari diri kita sendiri; mulailah langkah awal dengan menghijaukan rumah kita / lingkungan kita. Kalau bukan kita, siapa lagi dan kalau bukan sekarang kapan lagi??. Hanya butuh satu langkah untuk memulai perjalanan beribu-ribu kilometer.

Saya ingin membagi / share pengalaman penghijauan rumah saya. Kebetulan saya menempati rumah yang hampir seluruh ruang sudah terisi oleh bangunan, sedangkan batas antara rumah yang satu dengan rumah yang lain hanya berbatas tembok rumah. Sementara posisi rumah saya berada dijalan utama yang setiap menit dilewati oleh kendaraan bermotor dan daerah yang saya tinggal terkenal dengan kondisi cuaca yang sangat panas. Solusi paling gampang untuk menghindari udara yang panas dan berdebu yaitu dengan menutup rapat-rapat semua jendela dan pintu serta menyalakan pendingin ruangan.

Namun, lama kelamaan cara ini bukan menjadi solusi, maka saya berpikir kenapa yah kita tidak mencoba untuk bertanam???. Tapi dimana harus bertanam??? Lahan yang tersisa sudah sangat terbatas. Maka saya terpikir untuk memanfaatkan lahan yang ada didepan rumah yang sisanya hanya beberapa meter saja serta lahan terbuka yang ada di roof/atap yang tidak digunakan maka mulailah saya menanam Pohon mangga untuk lahan depan rumah (diluar pagar) serta tanaman merambat yang sengaja saya rambatkan menutupi tampak depan rumah saya. Untuk areal roof saya memilih tanaman buah dalam pot atau kita kenal dengan istilah TABULAPOT. Saya memilih tanaman buah yang paling gampang berbuah, seperti Jambu Air, Jeruk dan buah Srikaya / Nona. Tak lupa juga saya menanam bumbu dapur sebagai dapur hidup seperti kemangi, daun kunyit, seledri, daun pandan, daun jeruk serta sayur-sayuran yang gampang tumbuh seperti kangkung, bayam, gedi dan daun leilem. Perlu saya jelaskan bahwa gedi dan daun leilem ini merupakan sayuran dasar untuk makanan daerah asal saya Manado; Gedi merupakan salah satu sayuran dasar untuk bubur manado sedangkan daun leilem untuk campuran masakan seperti ayam isi bulu atau ayam woku.

Menurut kakek nenek bahwa kedua daun ini juga (gedi & leilem) berfungsi sebagai obat melancarkan pencernaan & obat cacing.

Saya menggunakan pupuk organic untuk tanaman-tanaman saya berupa  kotoran hewan dan kompos. Kompos ini saya hasilkan sendiri dari daun-daun kering serta sisa-sisa sampah dapur.

Alhasil, rumah saya hampir tertutup oleh hijaunya tanaman dan meskipun tinggal ditengah padat penduduk, saya masih bisa mendengar kicauan burung pada pagi hari, menikmati lebah, capung serta kupu-kupu yang terbang hilir mudik dan semut rang-rang yang jalan bergerombol ditangkai-tangkai tanaman.

Dibawah ini beberapa jenis tanaman dan hewan-hewan yang ada di lahan sempit rumah saya :

I. Tanaman Buah Dalam Pot (Tabulapot)

tabulapot 1

tabulapot 2

tabulapot 3

II. Dapur Hidup

tabulapot 4

tabulapot 5

tabulapot 6

tabulapot 7

tabulapot 8

III. Tanaman merayap

tanaman merayap

tanaman merayap2

Lingkungan yang gersang berubah menjadi teduh dan indah dipandang

taman

Dari menanam saya mendapatkan berbagai macam manfaat, antara lain :

  1. Tanaman akan menimbulkan hawa lingkungan menjadi sejuk, nyaman dan bersih
  2. Tanaman sebagai penyeimbang alam yakni menjadi tempat hidup untuk satwa seperti burung, lebah, kupu-kupu & capung.
  3. Tanaman menjadi pelindung terhadap debu-debu dan terik matahari
  4. Tanaman dapat menghilangkan stress dan menambah ekonomi keluarga
  5. Tanaman dapat menyalurkan hobi; dan paling penting adalah
  6. Sebagai paru-paru lingkungan rumah, karena tanaman sebagai elemen hijau yang menghasilkan zat yang sangat diperlukan bagi mahluk hidup untuk pernapasan.

Cerita saya diatas ini untuk mengajak semua pembaca agar mau memanfaatkan sisa ruang yang ada sekecil apapun itu namun manfaatnya sangat besar bagi kita serta kelangsungan hidup penerus kita..

Hijaukan bumi ini dengan tangan kita, marilah memulai GO GREEN dari rumah kita. Bertindaklah sebelum terlambat.

 

INI AKSIKU MANA AKSIMU

 

Article And Photo by : Lelly Jeane

Edited by Ketut Rudi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s