Jaringan Yang Bebas Dari Pohon (Grids Are Free Of Trees)


Listrik sangat berbahaya. Ya … karena itu perlu dilakukan pengawasan dan pemeriksaan secara berkala terhadap jaringan listrik yang ada. Sangat sulit untuk dilakukan, untuk di Indonesia pada umumnya dan NTT khususnya merupakan daerah tropis dengan curah hujan tetap yang menyebabkan tanaman tumbuh di sekitar jaringan dengan cepat. Pohon-pohon yang terlalu dekat dengan jaringan listrik tidak hanya berbahaya bagi orang-orang di sekitarnya, tetapi juga dapat menyebabkan gangguan dan kerusakan pada jaringan listrik serta alat-alat pendukung lainnya yang menyebabkan biaya pemeliharaan tinggi yang dikeluarkan oleh pemerintah. Patahnya ranting ditiup angin atau hujan akan dapat membuat arus listrik putus karena hubungan pendek sehingga memerlukan pemecahan masalah yang lama dalam mencari sumber putusnya arus pada jaringan yang cukup panjang. Oleh karena itu, pemeliharaan rutin sebelum musim hujan datang dilakukan terus menerus selama satu tahun dan menjamin tanpa cabang pohon di dekat jaringan listrik hingga jarak 5 meter baik yang dilakukan sendiri oleh karyawan kantor penjaga PT. PLN (Persero) atau mitra yang ditunjuk. Perlu diperhatikan dalam pekerjaan ini adalah hati-hati terhadap pohon yang menyentuh kabel listrik atau hewan liar dan serangga seperti lebah dan ular hijau. Pekerjaan ini juga menuntut peran serta masyarakat sekitar agar merelakan dahan pohonnya untuk ditebang.

Berikut ini adalah contoh dari gambar dokumentasi pekerjaan kami di desa Baun sebelum dan sesudah perabasan pohon:

Electricity is very dangerous. Yes … therefore necessary to supervise and periodically checking the existing electricity grid network. Very hard to do, for the whole area of Indonesia in general and NTT in particular is a tropical area with a fixed rainfall that caused plants to grow around quickly. The trees that are too close to the power grid is not only dangerous for the people around it, but can also cause disruption and damage to the power grid as well as other supporting tools that lead to high maintenance costs incurred by government. Broken twig causing by the hard blowing wind or rain will able to make the power grid have short or trip. Therefore, regular maintenance before the rainy season comes performed continuously for one year to make sure and warrant without a tree branch near the power grid up to distance of 5 meters either self-inflicted by the guard office employees of PT . PLN ( Persero ) or designated partner . Need to be considered in this work is a caution against the tree that touching directly to the grid lines or watch out wild animals and insects such as bees and  a cult snake. This work also need surrounding community to release their trees to be terminated .

Here’s an example of drawing documentation of our work in the village of Baun before and after:

Sebelum (Before)

P1010210

Setelah (After)

P1010213

P1010215

Sebelum (Before)

P1010301

Setelah (After)

P1010302

Sebelum (Before)

P1010235

Setelah (After)

P1010233

In rural areas, many of the productive plants found along the power grid. Before cutting them need to make approval by the owner of the tree to avoid conflicts. No compensation felling trees along power lines. These productive plants are a source of livelihood for some residents who live along the power grid such coconut trees, chocolate, etc,  so that no logging is done but only trace cleanup . However, if permitted by the owner of the tree, then kill the trees for safety.

 

Article by Ketut Rudi Utama

 

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s