GAMBARAN SINGKAT INSTALASI LISTRIK


 

JENIS INSTALASI LISTRIK
Menurut Arus listrik yang dialirkan
1.Instalasi Arus Searah (DC)
2. Instalasi Arus Bolak-Balik (AC)
Menurut Pemakaian Tenaga Listrik
1. Instalasi Penerangan (Cahaya)
2. Instalsi Tenaga (Mesin-mesin Listrik)

Menurut Tegangan yang digunakan
1. Tegangan Rendah (110 V, 220V, 380V)
2. Tegangan menengah (20 kV)
3. Tegangan Tinggi (30, 70, 150 kV, 250 kV)
4. Tegangan Ekstra Tinggi (500 kV, 750 kV, 1000 kV)

Perangkat Hubung Bagi (PHB)
adalah perangkat yang digunakan pada instalasi listrik agar sistem dapat bekerja dengan aman dan handal sebelum didistribusikan ke beban-beban

Komponen PHB
Box Panel PHB
Pengaman Beban Lebih (MCB, MCCB, ELCB dll)
Pengaman Hubung Singkat (Fuse/Sekering)
Saklar (Switch)
Komponen Indikator (lampu, AVO meter)

Gambar PHB:

Gambar PHB Instalasi Besar:

Gambar MCB (Pengaman Lebih)

Gambar MCCB dan ELCB (Pengaman Lebih) lebih sensitif dari MCB:

PengamanHubungSingkat
Sekering atau Fuse
Mengamankan rangkaian dari terjadinya SC baik pada rangkaian maupun beban
Cara kerja :
Apabila terjadi kelebihan muatan listrik atau terjadi hubungan arus pendek, maka secara otomatis sekering tersebut akan memutuskan aliran listrikdan tidak akan menyebabkan kerusakan pada komponen yang lain.

Penghantar Listrik (Conductor)
Penghantar listrik berfungsi menyalurkan daya listrik dari satu titik ke titik lain
Penghantar yang digunakan untuk instalasi listrik adalah penghantar berisolasi dan terbuka
Bahan penghantar untuk kabel listrik umumnya digunakan Aluminium (Al)dan tembaga (Cu)
Untuk tembaga kemurnianya sekitar 99,9% dan Aluminium 99,5 %

JENIS KABEL INSTALASI LISTRIK
Dalam pemasangan instalasi listrik ada beberapa jenis kabel yang sering digunakan diantaranya : NGA, NYA, NYM, NYY, NYGbY, NYRGbY
Untuk kabel yang dipasang ditempat yang aman dan ditanam didalam dinding (inbow) : NGA, NYA, NAYA
Untuk kabel yang ditanam dalam tanah : NYY,NYGbY, NYRGbY

NYA:

NYM:

NYY:

NYAF:

NYFGbY:

NYRGbY:

NYCY:

MENGHITUNG LUAS PENAMPANG KABEL

PENTANAHAN (GROUNDING)
Pentanahan: suatu tindakan pengamanan dalam instalasi listrik yang rangkaianya ditanahkan dengan cara mentanahkan badan peralatan/instalasi yang diamankan
Groundingmenggunakan elektroda pentanahan yang ditanam dalam tanah, atau memanfaatkan pipa saluran air dari logam yang masih aktif
Tujuanya: menghindari tegangan sentuh peralatan akibat akibat tegangan induksi dari tegangan AC dan putusnya alat pengaman

JENIS ELEKTRODA PENTANAHAN
Elektroda Pita, terbuat dari hantaran berbentuk pita, berpenampang bulat atau hantaran pilin, ditanam dgn dangkal
Elektroda Batang, terbuat dari pipa atau besi baja profil yang dirancang dalam tanah dengan kedalaman 1,5 –6 m
Elektroda Pelat, terbuat dari pelat logam dan ditanam tegak lurus dalamtanah pada kedalaman 0,5 –1 m, ukuran elektroda ini 1 x 0,5 m

SISTEM GROUNDING TERPADU
Menangkap Petir
Menyalurkan Petir
Menampung Petir
Proteksi Grounding
Proteksi Jalur Power
Proteksi Jalur Data
Sistem ini dikenal dgn dengan “SIX POINT PLAN”

Sumber:

HASBULLAH, S.Pd. MT
TEKNIK ELEKTRO
FPTK UPI

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s