TIPS HEMAT LISTRIK


Hemat, berhemat, penghematan. tiga kata tersebut sering kita dengar untuk urusan listrik dan kelistrikan. Menghemat listrik bukan barang baru tapi banyak dari kita yang tidak melakukannya. padahal ada banyak cara mudah yang dapat kita lakukan untuk menghemat listrik.

1. Gunakan lampu hemat listrik / energi.

Bila memang anda tidak memerlukan kegunaan lampu bohlam secara spesifik seperti untuk menetaskan telur ayam /bebek/itik atau menghangatkan anak ayam/bebek/itik, maka sebaiknya lampu yang anda gunakan diganti saja dengan lampu hemat energi. Pemakaian lampu hemat energi dapat menghemat pemakaian listrik yang cukup signifikan.

2. Gunakan peralatan elektronik yang hemat energi.

Pada saat anda hendak membeli peralatan elektronik gunakan pula pertimbangan bahwa untuk jangka panjang biaya peralatan elektronik hemat energi dapat lebih baik daripada peralatan elektronik yang harganya lebih murah. Sebab bisa jadi total biaya (harga beli alat ditambah biaya operasional atau harga pemakaian listrik) dari peralatan hemat energi akan lebih murah daripada barang murah yang tidak hemat energi. Penggunaan laptop akan lebih hemat listrik daripada komputer PC / desktop. penggunaan layar LCD akan lebih hemat listrik daripada penggunaan monitor digital apalagi analog.

3. Setting peralatan elektronik agar sesuai kebutuhan

Setting semua peralatan elektronik anda agar efektif dan efisien serta sesuai dengan apa yang anda butuhkan.

4. Hindari pemakaian alat elektronik secara bersamaan

Bila memungkinkan, hindari pemakaian alat-alat elektronik secara bersamaan. Bila beban terlalu berat, umumnya saklar otomatis akan berfungsi, kalau istilah awamnya nge-jepret atau anjlok. Alat elektronik umumnya akan membutuhkan tenaga starter dan penyesuaian kembali. Contoh sederhananya: anda sedang bekerja menggunakan komputer dan dokumen anda belum disimpan/save. tiba-tiba listrik mati / padam. Maka tentunya anda harus membuat ulang dokumen atau setidaknya melakukan penyesuaian kembali. Dengan demikian konsumsi listrik sudah pasti akan bertambah banyak.

5. Hindari penyalaan alat elektronik secara bersamaan

Hidupkan alat elektronik satu persatu. Ketika menghidupkan alat elektronik berikan “napas” sejenak untuk tegangan untuk melakukan penyesuaian sebelum anda menghidupkan peralatan listrik yang lain.

6. Matikan atau cabut semua colokan peralatan listrik bila aliran listrik padam

Bila aliran listrik padam atau barang elektronik anda sudah tidak digunakan lagi maka sebaiknya anda putuskan sambungan listrik peralatan elektronik dari jaringan kabel listrik rumah anda. Dengan mencabut, mematikan atau memutuskan sambungan listrik dari peralatan rumah / kantor, maka anda menghindari penyedotan bersamaan / berlebihan yang dilakukan alat-alat tersebut ketika aliran listrik hidup / berfungsi kembali.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s